Health Health Tips Kids Health Product Review Review & Contest Tips & Opinion

Mata Mudah Lelah Saat Menatap Layar Gadget? Coba Atasi dengan Mengkonsumsi Vitamin Mata Eyevit

Mata yang mudah lelah bisa jadi bukan penyakit, melainkan salah satu akibat dari penggunaan gadget, seperti smartphone, laptop, komputer, dan lainnya dalam jangka waktu lama. Sebagaimana yang pernah saya alami.

Tampak merah, berair, dan perih adalah gejala mata lelah.

Kebetulan, pekerjaan saya sebagai freelance content writer mewajibkan saya berada di depan layar laptop selama berjam-jam. Suatu waktu, saat sedang mengetik seperti biasanya, saya merasa kepala saya pusing, pandangan jadi kabur, dan mata agak berair.

Hedeehh, pusing nih kepalaku, apa minusku nambah ya, Yah?” Keluh saya kepada suami.

Mungkin aja, sih. Besok aja cek di optik, sekalian ganti kaca mata,” saran suami saya.

Ternyata, setelah saya periksa ke optik, mata saya enggak bertambah kok minusnya. Menurut mbak yang memeriksa mata saya di optik, kemungkinan besar mata saya lelah karena terlalu lama menatap layar laptop.

Mengapa mata bisa lelah jika menatap layar gadget?

Bukan hanya menatap layar laptop atau komputer saja, sih, yang bisa membuat mata seseorang menjadi mudah lelah. Saya pernah membaca suatu artikel, bahwa terlalu sering menonton televisi, melihat terus ke layar smartphone, atau bahkan bermain game, juga bisa menyebabkan mata menjadi lelah.

Hal tersebut bisa terjadi karena mata kita terpapar oleh sinar biru dari layar gadget yang sehari-hari kita pandangi. Apakah yang dimaksud dengan sinar biru itu? Sinar biru adalah sebuah sinar yang tampak dengan panjang gelombang pendek, sekitar 415 sampai 455 nm dan memiliki tingkat energi yang tinggi.

Terlalu sering menatap layar gadget bisa membuat mata menjadi lelah.

Sinar biru sebenarnya merupakan salah satu jenis visible light yang tergolong berbahaya bagi mata manusia. Jika mata manusia sering terpapar sinar biru ini, maka akan mengakibatkan degenerasi pada retina mata.

Selain itu, kalau misalnya nih, malam-malam kita begadang menghadap layar monitor, ternyata itu juga berbahaya. Berdasarkan artikel yang saya baca, ternyata sinar biru bisa mengakibatkan penurunan produksi hormon melatonin, yakni hormon pengatur siklus tidur seseorang.

Saat mengetahui informasi tersebut saya langsung berpikir, “Bisa jadi, memang penyebab saya kesulitan tidur saat malam selama ini adalah karena kebanyakan menatap layar laptop atau smartphone, kali ya?”

Jadi, teman-teman yang malam hari kesulitan tidur juga seperti saya, sebaiknya jauhkan gadget dari tempat tidur ya. Kalau bisa juga, jangan mengejar deadline malam-malam 😀 .

Selain sinar biru, hal lain yang berpotensi membuat mata mudah lelah saat menatap layar gadget, terutama laptop atau komputer adalah radiasi medan elektromagmetik. Menurut artikel yang saya baca, begitu kita menyalakan laptop atau komputer, maka alat tersebut akan memancarkan radiasi medan elektromagnetik.

Radiasi elektromagnetik ini sangat mempengaruhi kesehatan organ kepala, terutama pada mata. Itulah sebabnya, menurut teori, kebanyakan orang yang setiap hari bekerja sepanjang waktu di depan layar komputer memakai kaca mata.

Ciri-ciri mata lelah

Bagaimana sih ciri-ciri mata lelah karena terlalu lama menatap layar gadget? Sebenarnya, ciri-ciri mata lelah udah saya singgung saat saya memulai artikel ini tadi, yakni antara lain:

Mata merah

Jika kita terlalu lama melihat ke arah layar gadget, maka mata bisa menjadi kering. Akibatnya mata mengalami iritasi dan terlihat kemerahan.

Mata gatal bahkan kadang perih

Iritasi pada mata juga menyebabkan mata menjadi gatal, bahkan terkadang cenderung perih.

Mata berair

Seringkali kita menganggap mata berair karena sedang melakukan “pembersihan sendiri” terhadap mata. Padahal. jika mata sudah berair maka itu tandanya iritasi sudah parah.

Pandangan menjadi kabur atau enggak fokus

Mata yang sudah sangat lelah biasanya akan melihat objek seolah menjadi berbayang-bayang.

Kepala sakit/ pusing

Jika mata menjadi kabur atau enggak fokus, biasanya berpengaruh ke kepala. Area kepala, bahkan sampai bahu dan punggung bisa menjadi ikut sakit.

Berbagai cara mengatasi mata lelah

Jika teman-teman sudah mengalami ciri-ciri atau gejala mata lelah karena terlalu sering menatap layar gadget, maka saran saya sebaiknya lakukan hal-hal berikut ini:

Sesuaikan posisi dan tampilan layar gadget

Letakkan layar monitor persis di depan kita dengan jarak satu lengan. Usahakan bagian atas layar monitor terletak agak di bawah mata/ pandangan kita.

Sebaiknya atur tampilan layar smartphone atau laptop atau layar monitor lainnya dengan settingan yang nyaman untuk mata. Jangan terlalu terang ataupun terlalu redup.

Sering-sering berkedip

Buat teman-teman yang bekerja di depan layar laptop atau komputer terlalu lama, maka saat mata terasa kering dan perih, usahakan untuk sering-sering berkedip. Mengedipkan mata bisa melembabkan dan me-refresh mata.

Posisikan dokumen secara tepat

Kalau, misalnya teman-teman mengetik dengan cara menyalin dari buku atau dokumen, maka sebaiknya letakkan dokumen tersebut dengan document holder. Sehingga, nanti posisinya terletak di samping laptop atau komputer di antara keyboard dan layar monitor.

Sebaiknya, buku atau dokumen tersebut jangan diletakkan di meja, supaya kita enggak sering-sering memindahkan pandangan antara monitor dengan menunduk melihat dokumen. Soalnya kalau terlalu sering berpindah pandangan seperti itu, maka mata akan menyesuaikan lagi dengan posisi layar monitor. Akibatnya, kepala dan leher akan ikutan pegal.

Istirahatkan mata

Untuk menghindari mata lelah, saat bekerja menghadap laptop atau komputer, pakai aturan 20 menit. Jadi, 20 menit melihat layar monitor, lalu gantian 20 menit lagi melihat objek lain yang agak jauh dari pandangan, setelah itu 20 menit balik lagi melihat layar monitor.

Batasi waktu menggunakan gadget

Ini penting, nih. Terutama buat anak-anak ya teman-teman. Sebaiknya jangan sering-sering dipegangin gadget. Kalaupun diizinkan bermain gadget, maka batasi waktunya. Maksimal setengah sampai satu jam, gitu.

Gunakan obat tetes mata

Jika mata terasa kering banget dan iritasi, teman-teman bisa menggunakan tetes mata atau pelumas mata. Tapi, sebaiknya ats petunjuk dokter ya, teman-teman. Soalnya ada beberapa obat tetes mata yang mengandung bahan pengawet atau antibiotik tertentu, yang bisa memperparah kondisi iritasi mata.

Minum vitamin mata

Dari artikel yang baca, saya mengetahu kalau ciri-ciri atau gejala mata lelah akibat sering menatap layar gadget bisa dicegah atau disembuhkan dengan vitamin mata yang mengandung buah bilberry. Salah satu vitamin mata yang saya tahu terbuat dari buah bilberry asli adalah vitamin mata Eyevit . Seminggu terakhir saya sudah mengkonsumsi vitamin ini.

Review vitamin mata Eyevit

Eyevit merupakan vitamin untuk kesehatan mata yang sangat direkomendasikan untuk orang-orang yang sering mengalami mata lelah akibat terlalu sering menatap layar gadget. Bisa dikatakan bahwa Eyevit ini vitamin mata era digital, lha.

Vitamin mata Eyevit terdiri dari dua macam varian produk.

Apa saja kandungan Eyevit? Eyevit memiliki kandungan sebagai berikut:

  • Bilberry: Menurut penelitian, buah ini memang berkhasiat menyembuhkan masalah pada mata. Buah ini mengandung antioksidan yang sangat powerful, sekitar 20x Vitamin C dan 50x dari Vitamin E.
  • Lutein: Merupakan senyawa karotenoid yang terkenal untuk penyembuhan penyakit mata. Senyawa ini juga sangat berkhasiat mencegah katarak.
  • Zeaxanthin: Senyawa karotenoid untuk mata yang berfungsi melindungi mata dari sinar biru. Dalam 15 hari pemakaian, bersama dengan Lutein, akan bisa memperjelas penglihatan mata.
  • Beta Karoten dan Rethinol: Bahan-bahan yang terkandung dalam sayuran dan buah-buahan yang sangat bagus untuk memelihara sel kornea mata.
  • Vitamin E, Selenium, dan Zinc: Tidak diragukan lagi, sudah banyak penelitian yang menyebutkan bahwa zat-zat ini sangat bermanfaat untuk kesehatan mata.

Vitamin mata Eyevit, sudah melewati berbagai uji klinis sebelum beredar di pasaran, antara lain:

Uji klinis manfaat formula Eyefit dalam memperbaiki kondisi mata setelah terpapar oleh layar gadget.

Uji klinis formula Eyevit dalam memperbaiki kesehatan mata.

Uji klinis Manfaat Anthocyanin Glycosides dibandingkan dengan Plasebo. Anthocyanin Glycosides terbukti mampu memperbaiki penglihatan pada malam hari, mengurangi kelelahan mata, dan meningkatkan penglihatan pada saat kondisi gelap.

Studi penggunaan dosis tinggi Anthocyanin Glycosides dengan respon Electrophysiologi pada pasien Miopia. Efeknya membuat penglihatan jadi lebih jelas.

Uji klinis efek formula Eyevit dalam meningkatkan daya amplitudo (adaptasi mata melihat benda dekat dan jauh) akomodasi pada berbagai jenis Miopia (mata minus).

Uji klinis suplementasi Eyevit terhadap subjek dengan gejala mata lelah. Terjadi penurunan yang signifikan terhadap gejala mata lelah pada subjek yang mengkonsumsi Eyevit.

Uji klinis suplementasi Eyevit meningkatkan kemampuan penglihatan setelah dalam jangka panjang terpapar layar gadget.

Dari berbagai uji klinis dan studi yang telah dilakukan, bisa disimpulkan bahwa vitamin mata Eyevit berkhasiat untuk:

  • Menangkal radikal bebas dari sinar biru yang dapat merusak sel-sel mata seperti radiasi yang dipancarkan layar gadget, komputer atau TV.
  • Mencegah terjadinya katarak.
  • Mempertajam penglihatan mata.
  • Mempercepat adaptasi dalam gelap.

Eyevit yang diproduksi oleh PT Lapi Laboratories Indonesia ini terdiri dari dua macam varian produk, yakni: Eyevit Kaplet dan Eyevit Syrup. Eyevit Kaplet untuk dikonsumsi oleh orang dewasa, sedangkan Eyevit Syrup untuk anak kecil atau orang dewasa yang tidak kesulitan mengkonsumsi kaplet.

Lho, bisa buat anak-anak juga? Iya, bisa banget. Anak-anak zaman sekarang kan enggak bisa dipungkiri suka main gadget. Anak-anak mulai usia satu tahun sudah bisa minum Eyevit Syrup ini.

Sebaiknya batasi waktu anak-anak bermain gadget atau lebih baik tidak sama sekali.

Aturannya, kalau buat anak-anak usia 1-3 tahun bisa minum Eyevit Syrup 1-2 kali sehari dengan takaran ½ sendok teh. Sedangkan, untuk anak yang berusia 3 tahun ke atas dianjurkan minum 1-3 kali sehari dengan dosis 1 sendok teh.

Kalau aturan konsumsi Eyevit Kaplet untuk orang dewasa adalah 1-3 kali sehari sebanyak 1 kaplet. Namun, jika orang dewasa tersebut susah menelan kaplet, maka bisa juga meminum Eyevit Syrup dengan takaran 2-3 kali sehari sebanyak 2 sendok teh.

Jangan khawatir, produk Eyevit ini aman dikonsumsi, kok. Selain lulus berbagai uji klinis, Eyevit ini juga sudah terdaftar resmi pada Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI). Teman-teman bisa mengecek sendiri di website BPOM RI http://cekbpom.pom.go.id/ tinggal masukkan nomor registrasi:

  • Eyevit Syrup: POM SD 071 632 361
  • Eyevit Kaplet: POM SD 031 509 071

Saya sudah mengkonsumsi Eyevit Kaplet selama seminggu terakhir dan sempat icip-icip Eyevit Syrup, saat memberikannya ke anak saya. Menurut saya, Eyevit Kaplet itu ukurannya pas. Cuma sebesar kancing baju yang standar aja. Sehingga memudahkan kita, orang dewasa, untuk menelan atau mengkonsumsi kaplet ini.

Konsumsi Eyevit 2-3 sehari bisa mencegah mata lelah akibat terlalu lama berada di depan layar gadget.

Sedangkan, Eyevit Syrup, rasanya mirip-mirip sirup berry-berry-an gitu. Teman-teman, terutama ibu-ibu yang pernah meminumkan obat penurun panas untuk anaknya pasti paham rasanya. Manis buah bilberry dan anak-anak pasti suka rasanya. Anak saya saat meminum sirup ini juga enggak komplain pahit atau gimana gitu, sih.

Setelah seminggu terakhir mengkonsumsi Eyevit, saya merasakan bahwa:

  • Penglihatan mata saya lebih tajam dan jelas.
  • Mata saya jadi enggak mudah lelah saat berada agak lama di depan layar monitor laptop.
  • Saya sudah mulai jarang merasa pusing saat melihat layar monitor laptop, terutama pada malam hari.

Menurut saya, vitamin mata Eyevit ini memang cocok dikonsumsi oleh orang-orang yang bekerja sepanjang waktu di depan layar gadget mereka. Selain itu, vitamin mata Eyevit ini juga cocok dikonsumsi oleh anak-anak yang sering melihat smartphone atau menonton televisi. Eh, tapi, teman-teman, saran saya tetap batasi ya anak-anaknya memegang/ menonton gadget. Eman-eman kalau masih kecil, sudah berkacamata.

Itulah beberapa cara untuk mengatasi mata yang mudah lelah saat menatap layar gadget beserta review vitamin mata Eyevit. Semoga berguna buat teman-teman yang matanya sering merasa lelah, terutama setelah bekerja seharian di depan layar gadget.

Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan mata ya teman-teman! Sebab “Mata adalah jendela dunia” yang sangat berperan penting dalam kehidupan kita.

April Hamsa

Note: Semua sumber data uji klinis berasal dari website Eyevit.

47 Comments

  1. Doni Nurdiansyah 19 September, 2017
    • April Hamsa 19 September, 2017
  2. lianny hendrawati 19 September, 2017
    • April Hamsa 19 September, 2017
  3. Alma Wahdie 19 September, 2017
    • April Hamsa 19 September, 2017
  4. andyhardiyanti 19 September, 2017
  5. April Hamsa 19 September, 2017
  6. Utie adnu 19 September, 2017
  7. Okti 20 September, 2017
  8. Mei Wulandari 20 September, 2017
  9. Nurul dwi larasati 20 September, 2017
  10. mpo ratne 20 September, 2017
  11. Katerina 20 September, 2017
  12. Eni rahayu 21 September, 2017
    • April Hamsa 22 September, 2017
  13. Helena 21 September, 2017
    • April Hamsa 22 September, 2017
  14. Dewi Nuryanti 21 September, 2017
    • April Hamsa 22 September, 2017
  15. Shine 21 September, 2017
    • April Hamsa 22 September, 2017
  16. miramiut 22 September, 2017
  17. lendyagasshi 22 September, 2017
  18. Amelia Fafu 25 September, 2017
  19. Ivonie 28 September, 2017
  20. fajar siagian 29 September, 2017
  21. Oky Maulana 29 September, 2017
  22. Jiah 29 September, 2017
  23. Masirwin | Lomba Blog 29 September, 2017
  24. Rhoshandhayani KT 29 September, 2017
  25. Bang Angga 29 September, 2017
  26. Marfa 30 September, 2017
  27. zefy 30 September, 2017
  28. Kang Alee 30 September, 2017
  29. Widya Herma 30 September, 2017
  30. Yesi Intasari 30 September, 2017
  31. Dikki cantona putra 30 September, 2017
  32. Siti mudrikah 30 September, 2017
  33. Nurul Fitri Fatkhani 30 September, 2017
  34. Sandzarjak 30 September, 2017
  35. Refika artari 30 September, 2017
  36. Yulia 30 September, 2017
  37. Diah Kusumastuti 30 September, 2017
  38. Ruziana 30 September, 2017
  39. Anindita Ayu 6 Oktober, 2017

Leave a Reply

Instagram