Advertorial Product Review Review & Contest Tips & Opinion

Cara Merawat Mesin Cuci Agar Awet dan Tahan Lama

Merawat mesin cuci adalah pekerjaan yang wajib kita lakukan apabila benar-benar sangat bergantung pada mesin ini. Saya termasuk salah seorang yang sangat terbantu dengan mesin cuci. Kalau enggak ada mesin cuci, wah bisa hancur dunia persilatan emak-emak, hehe. Sudah pasti, waktu banyak yang terbuang hanya untuk mengkucek-kucek dan membilas pakaian. Belum lagi, tenaga terkuras dan pastinya jadi capek setelah mencuci. Padahal, pekerjaan menjemur dan menyeterika pakaian masih menanti.

Sejauh ini, setelah menikah, saya baru sekali mengganti mesin cuci. Mesin cuci pertama saya rusak karena kesalahan teknis khas orang awam huhuhu. Waktu itu saya beli mesin cuci saat baru saja jadi pengantin baru. Mesin cuci yang saya beli pertama kali adalah mesin cuci satu tabung. Saya pikir enak, tinggal cemplung-cemplungin pakaian-pakaian yang kotor, lalu setting tombol supaya bisa mencuci, membilas, dan mengeringkan sendiri. Ternyata, waktu itu saya kelupaan memperhitungkan posisi kran yang agak jauh dari tempat saya meletakkan mesin cuci, akibatnya selang bawaan mesin cuci tidak bisa saya pakai karena terlalu pendek. Sehingga, saya terpaksa memasang selang lain dan mengisi air secara manual ke mesin cuci. Itulah penyebab kerusakan mesin cuci saya. Dahulu, sempat minta tolong tukang service mesin cuci untuk memperbaikinya, tapi ternyata dana yang diperlukan untuk mengganti alatnya cukup besar. Akhirnya, mesin cuci itu saya buang, karena saat itu saya juga bingung mencari tukang loak yang mau menampungnya.

Setelah mesin cuci pertama saya rusak, saya membeli mesin cuci baru. Kali ini saya membeli mesin cuci dua tabung saja. Alasannya, supaya kalau ada pakaian yang terpaksa saya cuci pakai tangan bisa tinggal masuk ke alat pengeringnya saja tanpa perlu mencuci dan membilas sebelumnya. Sangat berbeda dengan mesin cuci pertama saya yang enggak bisa jika hanya dipakai mengeringkan saja. Harus melalui tahap mencuci dan membilas dahulu bau bisa dipakai untuk mengeringkan. Sekarang mesin cuci yang kedua ini alhamdulillah sudah bertahan tiga tahun lebih di rumah saya. Semoga awet-awet, aamiin.

Nah, kali ini saya mau sharing mengenai cara merawat mesin cuci agar awet dan tahan lama. Berikut adalah beberapa cara yang bisa kita lakukan supaya mesin cuci kita di rumah bisa awet dan tahan lama:

Bersihkan mesin cuci sesering mungkin

Sebaiknya bersihkan langsung mesin cuci setelah selesai menggunakannya. Minimal dilap dengan lap kering. Untuk noda-noda bekas pakaian yang luntur dapat kita bersihkan menggunakan cairan pembersih dan lap. Bersihkan filter mesin cuci minimal seminggu sekali. Hal ini untuk menghindari pakaian terkena kotoran yang sebelumnya telah menempel/ tertampung di filter mesin cuci.

Pastikan menggunakan mesin cuci sesuai dengan petunjuk penggunaannya.

Supaya mesin cuci bisa awet dan tahan lama tentu saja yang paling penting adalah menggunakan mesin cuci sesuai dengan buku manual/ petunjuk penggunaannya. Seperti yang saya ceritakan sebelumnya, mesin cuci pertama saya rusak karen saya tidak memasang selang bawaan dari mesin cucinya. Akibatnya saya tidak menggunakan fitur pengatur air otomatis mesin cuci, melainkan saya menggelontorkan air secara manual ke mesin cuci. Sehingga mesin cuci saya rusak, deh. Lalu, saat mesin cuci bekerja, sebaiknya janga mengotak-atik tombol mesin cuci. Misalnya saat si mesin cuci sedang mencuci/ membilas jangan iseng memutar/ memencet ulang tombolnya. Sebaiknya biarkan mesin cuci bekerja sesuai waktu yang sudah kita setting sebelumnya, baru kalau mau mencuci/ membilas lagi kita putar/ pencet lagi tombolnya.

Kalau mesin cucinya top loading atau front loading sebaiknya juga jangan iseng membuka penutupnya. Pastikan mesin selesai bekerja dulu, baru kita buka penutupnya. Jika, kita membuka tutup mesin cuci tiba-tiba maka khawatir alat pengatur otomatisnya akan rusak. Kalau sudah begitu, biaya service-nya bisa jadi malah lebih mahal dibandingkan jika kita membeli mesin cuci yang baru.

3

Masukkan pakaian kotor sesuai kapasitas mesin cuci

Kadang karena alasan supaya lebih cepat waktu mencuci, seringkali kita memasukkan banyak pakaian kotor ke mesin cuci sampai kadang melebihi kapasitasnya. Hehe, saya akui kadang saya melakukannya, apalagi kalau sedang terburu-buru karena mau melakukan aktivitas lain Untungnya, suami saya cukup bawel mengingatkan saya untuk membagi pakaian kotor ke dalam beberapa kloter untuk dicuci. Sebaiknya memang jangan memasukkan pakaian kotor ke dalam mesin cuci. Jika kita terlalu banyak memasukkan pakaian kotor ke dalam mesin cuci maka yang terjadi adalah:

  • Boros air karena kita terpaksa memenuhi tabung dengan air karena saking banyaknya pakaian kotor yang harus terendam air.
  • Kotoran dari pakaian akan terjebak di pakaian-pakaian tersebut.
  • Kerja mesin cuci menjadi berat.

Oleh sebab itu, penting bagi kita untuk mengetahui batas dari kapasitas volume dari mesin cuci yang kita pakai.

2

Cek pakaian kotor yang dimasukkan ke dalam mesin cuci.

Sebelum memasukkan pakaian kotor, sebaiknya kita mengecek apakah ada uang logam, kertas, tissue, atau benda-benda lain di dalam saku. Terutama benda-benda yang keras seperti logam. Sebab benda-benda tersebut dapat merusak kerja mesin cuci.

Masukkan sabun cuci atau detergen sesuai takaran

Siapa yang suka memasukkan banyak detergen melebihi takaran ke mesin cuci, hayoohh? Dulu, saya suka begitu, hahaha. Dulu, saya mengira kalau makin banyak detergen yang kita masukkan ke dalam mesin cuci maka pakaian kotor juga akan menjadi semakin bersih. Ternyata, saya salah. Sebaiknya, memasukkan detergen ke dalam mesin cuci pun sebaiknya sesuai takaran yang tercantum dalam kemasan detergen tersebut. Sebab kalau kita memasukkan detergen lebih banyak dari takaran, justru akan merusak pakaian dan meninggalkan residu di mesin cuci yang berakibat menurunkan kemampuan mesin cuci dalam membersihkan pakaian yang kita cuci. Selain itu, jatuhnya enggak ekonomis alias enggak hemat dalam penggunaan detergen, bukan?

1

Jangan memasukkan atau meninggalkan pakaian di dalam mesin cuci

Ini juga merupakan kebiasaan buruk yang dulu sering saya lakukan. Sebaiknya, baik itu pakaian kotor dalam kondisi kering maupun basah jangan ditinggalkan di dalam mesin cuci. Utamanya pakaian yang basah, sebab akan menyebabkan tumbuhnya jamur. Kondisi ini akan menyebabkan bau tidak sedap pada pakaian dan juga mempengaruhi kerja mesin cuci.

Biarkan mesin cuci terbuka dahulu setelah selesai mencuci

Setelah selesai mencuci dan mengeringkan mesin cuci dengan lap, jangan langsung menutup mesin cuci. Biarkan mesin cuci terbuka selama sekitar satu jam supaya sisa air di dalam mesin cuci menguap dan mesin cuci benar-benar menjadi kering. Tujuannya supaya mesin cuci tidak lembab, sehingga mencegah munculnya jamur.

Bagaimana teman-teman, mudah bukan cara merawat mesin cuci agar mesin cuci kita awet dan tahan lama? Semoga mesin cuci kita di rumah tetap awet dan tahan lama sampai bertahun-tahun kemudian, ya? Enggak pakai acara ngadat apalagi rusak. Sebab buat rumah tangga, khususnya emak-emak seperti saya, sudah pasti yang namanya mesin cuci adalah penolong supaya beban kerjaan rumah tangga berkurang. So, yuk, sama-sama kita usahakan untuk senantiasa merawat mesin cuci agar awet dan tahan lama!

Depok, 8 November 2016

April Hamsa  

56 Comments

  1. Sulis 8 November, 2016
    • April Hamsa 17 November, 2016
  2. Gena Lysistrata 8 November, 2016
  3. Afifah Mazaya 9 November, 2016
    • April Hamsa 17 November, 2016
  4. Dian Ravi 9 November, 2016
    • April Hamsa 17 November, 2016
  5. Ipeh Alena 9 November, 2016
    • April Hamsa 17 November, 2016
  6. Ivonie 9 November, 2016
  7. Frida Herlina 9 November, 2016
    • April Hamsa 17 November, 2016
  8. Nurul Fitri Fatkhani 9 November, 2016
    • April Hamsa 17 November, 2016
  9. Arni 9 November, 2016
    • April Hamsa 17 November, 2016
  10. Milda Ini 9 November, 2016
  11. Ardiba 9 November, 2016
  12. PutriKPM 9 November, 2016
  13. Winda Carmelita 9 November, 2016
  14. Ety Abdoel 9 November, 2016
    • April Hamsa 17 November, 2016
  15. Dian farida 9 November, 2016
    • April Hamsa 17 November, 2016
  16. Nyak Rotun 9 November, 2016
    • April Hamsa 17 November, 2016
  17. Utieadnu 9 November, 2016
    • April Hamsa 17 November, 2016
  18. Nova Violita 9 November, 2016
    • April Hamsa 18 November, 2016
  19. nitalanaf 9 November, 2016
  20. Shona Vitrilia 9 November, 2016
  21. Lingga 9 November, 2016
  22. Hastira 9 November, 2016
  23. Rach Alida Bahaweres 9 November, 2016
  24. ijonk - laporan perjalanan 9 November, 2016
  25. arman 10 November, 2016
    • April Hamsa 18 November, 2016
  26. Lia Harahap 10 November, 2016
    • April Hamsa 18 November, 2016
  27. Astin Astanti 15 November, 2016
  28. Vety Fakhrudin 15 November, 2016
    • April Hamsa 18 November, 2016
  29. vans indonesia 15 November, 2016
  30. Jiah 15 November, 2016
    • April Hamsa 18 November, 2016
  31. Ajeng Anggraini 14 Februari, 2017
  32. Anugerah 21 November, 2017

Leave a Reply

Instagram