Health Marriage Tips One Day One Post Pregnancy Pregnancy Tips

5 Cara Supaya Cepat Hamil

Kapan hamil, jangan ditunda-tunda, donk. Ntar ketuaan, lho.”

Beberapa waktu yang lalu, saya enggak sengaja nguping obrolan seseibu dan seseembak di sebuah tempat umum. Saya cuma bisa tersenyum (kecut) menemani si mbak yang diajakin ngobrol sama seseibu itu. Sebenarnya gatel pengen nyeletukin, tapi karena enggak kenal, saya memilih diam aja, sambil mbatin, “Yaelah Bu, dikira bikin anak kayak nyeplok telor.” 😛

Menurut saya, seseorang bisa punya anak atau enggak punya anak, sesungguhnya itu hak Tuhan. Bahkan, kalau si mbak memang memutuskan enggak punya anak (kan ada pasangan yang tujuannya berumah tangga enggak semata karena ingin memperoleh keturunan?), tapi kalau Tuhan sudah berkehendak jadi, ya jadi.

Saya punya teman tuh yang sempat menunda kehamilan karena anak pertamanya waktu itu masih kecil, udah pakai pengaman saat berhubungan, qodarullah lha kok kondomnya bocor. Jadi deh, satu bayi lagi, hehe.

Kejadian semacam itu mengingatkan kita, sekali lagi, bahwa manusia cuma bisa berusaha tapi Tuhan yang menentukan. Meski demikian, setiap usaha pasti bernilai di mata-Nya. Enggak ada usaha yang sia-sia.

Berkaitan dengan usaha untuk bisa hamil, izinkan saya ya teman-teman, kali ini saya mau menuliskan beberapa cara supaya cepat hamil yang saya dapatkan dari membaca buku, artikel kesehatan, bahkan nyomot dari perkataan dokter kandungan saya dulu.

Sorry, kalau bahasanya agak-agak gimana gitu. Bukan bermaksud menulis pornoaksi, tapi saya mencoba menuliskan semudah mungkin yang bisa dimengerti oleh teman-teman pembaca. Supaya singkat, saya simpulkan menjadi lima cara supaya cepat hamil, yakni antara lain:

Cermat menghitung masa subur

Pastikan masa subur teman-teman datangnya kapan. Biasanya siklus haid teratur normalnya adalah 28-30 hari. Bila perlu tandai di kalender yang terlihat jelas di tembok, sehingga saat tiba waktunya masa subur, teman-teman bisa nggodain suami masing-masing untuk berhubungan 😛 .

Bagaimana dengan teman-teman yang siklus haidnya enggak teratur? Kalau baca-baca beberapa artikel sih ada rumus khusus untuk menghitungnya, yakni dengan cara:

  • Lakukan pengamatan dan pencatatan siklus haid selama kurang lebih 6 bulan.
  • Siklus terpendek dikurangi 18.
  • Siklus terpanjang dikurangi 11.

Misalnya teman-teman mengamati siklus haid dari bulan Januari sampai Juni (6 bulan). Kemudian, menemukan bahwa siklus yang terpendek adalah 28 hari, sedangkan siklus yang terpanjang 30 hari. Maka teman-teman akan mendapatkan:

  • 28-18=10
  • 30-11=19

Maka ketemu deh masa suburnya yaitu pada hari ke-10 sampai ke-19, dihitung mulai dari hari pertama haid terakhir. Kalau haidnya ternyata tanggal 1 Agustus, maka masa suburnya ya 10-19 Agustus.

Selain itu, teman-teman juga bisa memakai metode suhu basal. Suhu basal adalah suhu tubuh saat teman-teman bangun dari tidur dan belum melakukan aktivitas apa-apa. Jadi, bangun bobo langsung ukur suhu tubuh.

Suhu tubuh perempuan yang tidak dalam masa subur adalah 35-,5 sampai 36 derajat Celcius. Sedangkan dikatakan masa subur jika suhu tubuhnya naik sekitar 0,5 derajat Celcius. Mungkin, teman-teman bisa meminta bantuan dan saran dokter untuk membantu melakukan pengecekan apakah pengukuran yang sudah dilakukan sudah benar atau salah.

Selain menggunakan cara manual di atas, teman-teman juga sekarang bisa membeli alat tes prediksi masa subur yang dijual baik di apotek offline maupun online. Saya belum pernah makai sih, tapi pernah tahu alatnya dulu dijual di apotek rumah sakit tempat saya melahirkan.

Jalani pola hidup sehat

Pertama, teman-teman bisa mulai dari makanan yang teman-teman konsumsi sehari-hari. Para dokter pasti menyarankan makanan yang bergizi seimbang supaya mendukung kesehatan tubuh teman-teman. Teman-teman pasti sudah tahu lha, makanan yang sehat dengan gizi seimbang itu seperti apa. Jangan lupa pula untuk menghindari junk food.

Oh ya, saya sisipkan pula informasi dari tabloid yang saya baca ya, mengenai beberapa makanan yang direkomendasikan untuk meningkatkan kesuburan, yaitu:

  • Susu: terutama yang rendah gula dan rendah kalori bisa meningkatkan kesuburan, sebab kaya akan vitamin dan mineral.
  • Gandum: mengandung asam folat yang membuat sistem reproduksi jadi lebih subur. Teman-teman bisa dengan mudah menemukan gandum dalam roti tawar yang sering dijual di minimarket.
  • Tahu dan tempe: kacang-kacangan yang merupakan bahan baku tahu dan tempe sangat bagus untuk meningkatkan kesuburan.
  • Sayuran hijau: tinggi akan asam folat dan vitamin B yang bisa meningkatkan ovulasi. Selain itu sudah ada penelitian di Amerika sana yang mengatakan bahwa sayuran hijau bisa meningkatkan kualitas sperma.
  • Es krim: ini makanan kesukaan semua orang, teman-teman bagaimana? Ternyata, menurut penelitian, makan es krim yang terbuat dari turunan susu sapi bisa membantu meningkatkan kesuburan. Bahkan di Amerika katanya ada terapi es krim untuk perempuan yang sedang program hamil.
  • Tomat: ini lebih tepat buat para suami, memakan tomat bisa meningkatkan jumlah sperma. Hal tersebut pernah diteliti oleh ilmuwan dari inggris.
  • Ikan salmon: studi menunjukkan bahwa lemak dalam ikan salmon dapat meningkatkan peluang perempuan untuk hamil.

Selain mengkonsumsi makanan yang bergizi, teman-teman yang sedang menjalani program hamil juga sangat disarankan untuk rajin berolah raga. Tidak perlu olah raga hardcore, yang gampang-gampang saja seperti berjalan kaki tiap hari kurang lebih setengah jam atau senam ringan atau berenang. Tujuannya supaya peredaran darah teman-teman lancar dan badan menjadi lebih bugar.

Hindari stres

Faktor stres juga menjadi pemicu gangguan ovulasi dan kualitas sprema. Maka sebaiknya teman-teman menghindari penyebab stres. Saya punya teman yang akhirnya memutuskan berhenti dari pekerjaan kantornya untuk memulai program hamil. Ternyata dengan “bersantai” di rumah teman saya bisa lebih rileks dan program hamilnya berhasil.

Kasus lain, teman suami saya. Jadi, dulu setelah menikah teman suami saya ini tinggal bersama orang tuanya (maksudnya si istri tinggal dengan mertuanya) selama beberapa lama. Istrinya tak kunjung hamil. Setelah mereka memutuskan pindah rumah, alhamdulillah, istrinya hamil. Eh, tapi bukan berarti mertua itu penyebab stres lho. Itu cuma contoh kasus doank. Intinya kalau mau program hamil, sebisa mungkin jauhi penyebab stress.

Kalau sudah program hamil, sebaiknya teman-teman juga rileks. Biasanya sih dokter akan menyarankan untuk tidak tegang memikirkan hasilnya. Sebab katanya tegang dan stres bisa menghambat pembuahan.

Berhubungan seks dengan posisi yang tepat

Maaf tulisannya agak vulgar, tapi kalau menginginkan sel sperma bertemu dengan sel telur dan terjadi pembuahan, maka posisi yang dianjurkan adalah man on top (untuk perempuan dengan mulut rahim di depan) dan doggy style (untuk perempuan dengan mulut rahim terbalik).

Ada sebagian perempuan yang kurang nyaman denga doggy style, maka bisa mengakalinya dengan tetap berada di posisi bawah. Namun, saat suami selesai berejakulasi, maka segeralah berbalik dan nungging atau bersujud. Tujuannya supaya mulut rahim ternedam cairan semen, sehingga sperma bisa bertemu dengan sel telur, sehingga terjadi pembuahan.

Meminta maaf kepada orang tua dan berdoa

Usaha sudah dilakukan, namun hasilnya belum nampak. Mungkin ada baiknya meminta maaf dan memohon doa dari orang tua. Bisa jadi mungkin dahulu ada kesalahan kita yang masih mengganjal di dada orang tua. Selain itu, jangan lupa perbanyak istighfar dan berdoa.

Semoga artikel ini bermanfaat, bisa membantu teman-teman yang sedang merencanakan program hamilnya. Saya juga turut mendoakan semoga usaha teman-teman dalam memperoleh keturunan berhasil, aamiin.

April Hamsa

#ODOP #Day20 #BloggerMuslimahIndonesia

30 Comments

  1. elva susanti 21 Agustus, 2017
    • April Hamsa 21 Agustus, 2017
  2. Tetty Hermawati 21 Agustus, 2017
    • April Hamsa 21 Agustus, 2017
  3. Dewi Nuryanti 21 Agustus, 2017
    • April Hamsa 21 Agustus, 2017
  4. Rach Alida Bahaweres 21 Agustus, 2017
    • April Hamsa 21 Agustus, 2017
  5. Ade UFi 21 Agustus, 2017
    • April Hamsa 21 Agustus, 2017
  6. Nurul dwi larasati 21 Agustus, 2017
  7. Shine 21 Agustus, 2017
  8. Maria Soraya 22 Agustus, 2017
  9. Leyla 22 Agustus, 2017
  10. Nunu Halimi 22 Agustus, 2017
  11. lia lathifa 22 Agustus, 2017
  12. Anik 22 Agustus, 2017
  13. andreas 22 Agustus, 2017
  14. Atisatya Arifin 22 Agustus, 2017
  15. mpo ratne 23 Agustus, 2017
  16. yurmawita 23 Agustus, 2017
  17. lianny hendrawati 23 Agustus, 2017
  18. Lia Harahap 23 Agustus, 2017
  19. Ophi Ziadah 23 Agustus, 2017
  20. Okti 23 Agustus, 2017
  21. Utie adnu 23 Agustus, 2017
  22. Noe 24 Agustus, 2017
  23. Infotekno 24 Agustus, 2017
  24. Helena 24 Agustus, 2017
  25. Ayu Nita Dwi Karina 3 September, 2017

Leave a Reply

Instagram