Blogger Reporter Events Food Friso Health Health Tips Kids Health MPASI Parenting Parenting Tips Tips & Opinion

Mengenal Makanan dengan Nutrisi Alami yang Bisa Membuat Anak Kuat dari Dalam

Makanan dengan nutrisi alami? Hmmm… Makanan mentah maksudnya? Tapi, kok buat anak? Anak-anak kan sebaiknya makan makanan yang dimasak?”

Hehehe, mungkin sebagian dari teman-teman yang membaca judul dari artikel ini ada yang mengernyitkan dahi dan bertanya-tanya seperti itu. Biar enggak makin penasaran, oke saya jelasin ya.

Makanan dengan kandungan nutrisi alami yang saya maksud tentu saja bukan makanan mentah. Meskipun, memang ada beberapa makanan yang sebaiknya dimakan dalam kondisi mentah. Misalnya, jenis buah-buahan atau sayuran tertentu.

Makanan yang mengandung nutrisi alami

Jadi, makanan yang mengandung nutrisi alami itu makanan seperti apa? Jawabannya, makanan dengan kandungan nutrisi alami adalah bahan makanan yang keutuhan nutrisinya terjaga.

Sebagaimana kita ketahui, kandungan nutrisi pada bahan makanan tuh sebagian besar menghilang atau bahkan rusak pada saat kita olah atau masak. Alhasil, makanan yang dinikmati oleh keluarga kita, termasuk anak-anak kita, nutrisinya jadi sedikit atau bahkan enggak ada sama sekali. Sayang banget bukan?

Padahal anak-anak yang sedang berada dalam masa tumbuh kembang sangat membutuhkan gizi seimbang dengan beragam jenis nutrisi, antara lain:

  • Makronutrien: karbohidrat, protein, lemak.
  • Mikronutrien: vitamin dan mineral dari bermacam-macam jenis pangan.

Gizi seimbang asupan untuk anak-anak.

Selain untuk kebutuhan tumbuh kembangnya, anak-anak juga sangat membutuhkan semua nutrisi tersebut untuk daya tahan tubuhnya. Oleh sebab itu, sebagai orang tua, sebaiknya kita mulai mencermati makanan yang kita berikan untuk anak. Apakah nutrisinya masih bagus atau enggak.

Lalu, bagaimana donk supaya kandungan nutrisi bahan makanan yang kita masak tetap terjaga? Ya, caranya makanan tersebut harus kita olah atau masak dengan tepat. Cara mengolah bahan makanan yang tepat bagaimana? Nah, karena saya bukan ahli gizi, maka saya mau sharing aja ya, mengenai tips mengolah bahan makanan yang tepat.

Sebenarnya, tips mengolah bahan makanan yang tepat untuk menjaga kandungan nutrisinya ini saya dapatkan dari dokter spesialis gizi klinis bernama dr. Diana F. Suganda, Mkes, SpGK (dr. Diana). Saya bertemu dr. Diana di acara talkshow dan blogger gathering with Friso pada Sabtu tanggal 2 Desember 2017 lalu.

Dr. Diana adalah salah satu pembicara di acara yang bertajuk “Nutrisi Dalam Keadaan Alami untuk Anak Kuat dari Dalam” tersebut. Oh ya, selain dr. Diana, hadir pula sebagai pembicara adalah Dokter spesialis anak dr. Aulia Fitri Swity, SpA, MKes (dr. Aulia) dan Medical Marketing Manager Friso dr. Rulli P. A. Situmorang (dr. Rulli).

Dokter spesialis gizi klinis bernama dr. Diana F. Suganda, Mkes, SpGK.

Menurut dr. Diana, supaya nutrisi dalam bahan makanan selalu terjaga, maka sebaiknya kita melakukan hal-hal berikut ini:

  • Untuk bahan makanan berupa protein, sebaiknya kita kukus, tumis, panggang, atau pepes. Kurangi mengolah protein dengan cara digoreng atau deep fried. Protein yang dipanaskan dalam suhu tinggi bisa mengalami denaturasi protein.
  • Untuk memasak daging harus benar-benar matang, sebab kalau enggak, nanti bakteri-bakteri yang ada di dalamnya belum seluruhnya mati.
  • Untuk sayuran sebaiknya jangan direbus terlalu lama nanti membuat kandungan vitaminnya berkurang. Sebaiknya olah sayuran dengan cara dikukus. Bisa juga ditumis tapi sebaiknya minyaknya sedikit saja ya.
  • Buat anak-anak biasanya kan kita sebagai orang tua suka melengkapi nutrisinya dengan memberikan susu. Dr. Diana menyarankan untuk memberikan susu dengan kandungan protein dalam bentuk alami yang utuh.
  • Untuk makanan atau minuman kemasan atau siap saji, perhatikan informasi nilai gizi produk tersebut, apakah masih mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh anak atau tidak. Perhatikan pula apakah tambahan kandungan pengawetnya banyak atau tidak. Jika masih ada kandungan nutrisi yang masih dibutuhkan oleh anak dan pengawetnya enggak berlebihan/ tidak berpengawet, maka boleh diberikan, namun jangan terlalu sering.

Dengan mengolah makanan seperti itu, maka makanan yang kita berikan kepada anak-anak kita pun masih kaya dengan nutrisi.

Seberapa penting peran nutrisi alami untuk anak?

Mengapa sih nutrisi sangat penting buat anak-anak? Tadi, saya sudah menyinggung sekilas di awal ya, bahwa anak-anak itu membutuhkan nutrisi untuk tumbuh kembang dan daya tahan tubuhnya.

Di masa tumbuh kembang, anak-anak kita butuh beragam jenis nutrisi, mulai dari makronutrien dan mikronutrien. Nutrisi tersebut perlu perlu dicerna dan diserap dengan sempurna oleh saluran pencernaan anak agar berbagai manfaatnya dapat diraskan oleh organ-organ tubuh yang membutuhkan,” kata dr. Diana.

Sehingga, apabila asupan nutrisi anak baik, maka tumbuh kembangnya anak juga baik. Tumbuh kembang yang baik akan membuat anak-anak memiliki:

  • Emosi yang stabil.
  • Daya konsentrasi yang bagus.
  • Prestasi belajar yang baik.

Sebaliknya, apabila asupan nutrisi anak buruk, maka akan berdampak negatif pada anak, seperti:

  • Postur tubuh anak jadi pendek (stunted).
  • Pubertas terlambat.
  • Konsentrasi anak jadi kurang baik.
  • Prestasi anak kurang bagus.
  • Emosi anak kurang stabil.

Nutrisi yang terserap dengan baik akan membuat anak memiliki daya tahan tubuh yang bagus. Dr. Aulia dalam presentasinya mengatakan bahwa organ yang memiliki peran penting dalam sistem daya tahan tubuh adalah saluran pencernaannya. Mengapa saluran pencernaan sangat mempengaruhi daya tahan tubuh?

Berikut adalah beberapa alasannya:

  • Saluran pencernaan merupakan organ penentu daya tahan atau kekebalan tubuh yang terbesar. Bisa dikatakan, apabila organ pencernaan anak sehat, maka daya tahan tubuhnya juga akan sehat.
  • Sel pada saluran pencernaan menghasilkan antibodi.
  • Saluran pencernaan merupakan partner terdepan untuk menghadapi mikroorganisme patogen dan mengatur sistem pertahanan tubuh supaya lebih toleran terhadap alergen.
  • Dalam saluran pencernaan terdapat mikroorganisme dan makanan yang penting untuk proses perkembangan sistem imun saluran pencernaan.

Dokter spesialis anak dr. Aulia Fitri Swity, SpA, MKes.

Itulah sebabnya, sebagai orang tua, jangan sampai menyepelekan kesehatan saluran pencernaan anak. Dr. Aulia dalam kesempatan itu juga menunjukkan data bahwa 3 dari 10 anak-anak di Indonesia mengalami gangguan saluran pencernaan, seperti diare dan konstipasi. Bahkan, yang lebih miris, data tersebut juga menunjukkan bahwa diare merupakan penyebab kematian anak nomor dua di Indonesia.

Data yang menunjukkan bahwa anak Indonesia banyak yang mengalami gangguan pencernaan.

Untuk mengetahui apakah saluran pencernaan anak baik-baik saja atau enggak, sebenarnya cara termudah adalah dengan melihat bentuk kotoran anak saat Buang Air Besar (BAB). Bentuk dan arti BAB anak adalah sebagai berikut:

Bentuk kotoran anak untuk melihat kesehatan saluran pencernaannya.

Sistem pencernaan tubuh itu adalah penghubung antara tubuh dengan dunia luar. Hal tersebut dikarenakan sistem pencernaan mengolah dan menyerap berbagai makanan dan minuman dari luar tubuh dan menggunakannya untuk memastikan tubuh bekerja,” kata dr. Aulia.

Lalu apa hubungan antara saluran pencernaan yang baik dengan makanan yang mengandung nutrisi alami? Dr. Aulia menjelaskan bahwa jika anak-anak mengkonsumsi makanan dengan nutrisi dalam keadaan alami, maka sistem pencernaan bisa menyerap makanan tersebut dengan lebih mudah. Dengan demikian, risiko terjadinya masalah pencernaan menjadi lebih kecil.

Apabila pencernaan anak sehat maka yang terjadi adalah:

  • Nafsu makan anak-anak meningkat, sehingga asupan nutrisinya banyak.
  • Anak nyaman beraktivitas, terutama aktivitas fisik.
  • Anak bergairah untuk bermain.
  • Anak tertarik mengeksplorasi lingkungan sekitarnya.
  • Tumbuh kembang anak sesuai usianya.

Sebelum mengakhir materinya, dr. Aulia juga memberikan tips agar pencernaan anak senantiasa sehat, yakni:

  • Berikan anak makanan dengan nutrisi yang sehat, lengkap, seimbang, dan berkualitas.
  • Terapkan gaya hidup yang bersih dan sehat dalam keseharian.
  • Cehag penyakit dengan imunisasi. Misalnya imunisasi untuk kesehatan saluran pencernan seperti Rotavirus.

Maka dari itu, jangan sepelekan pentingnya kesehatan sistem pencernaan. Pilihlah asupan yang membuat anak kuat dari dalam,” pesan dari dr. Aulia.

Susu dengan nutrisi alami

Salah satu asupan yang disukai anak-anak biasanya adalah susu. Dr. Aulia mengatakan bahwa baik orang tua maupun anak-anak menyukai susu karena:

  • Sebagai pelengkap nutrisi harian. Orang tua kadang suka khawatir kan saat anak mengalami Gerakan tutup Mulut (GTM), maka salah satu alternatifnya bisa diberi tambahan nutrisi berupa susu.
  • Susu mudah dicerna.
  • Rasanya enak atau lezat.
  • Kandungan gizinya/ nutrisinya relatif lengkap.

Namun, tidak semua susu masih memiliki nutrisi alami, sebab proses produksi atau pengolahannya biasanya adalah dengan dua kali pemanasan. Proses pemanasan yang berlebihan dari proses produksi susu inilah yang bisa menghilangkan nutrisi alaminya.

Emangnya ada susu yang proses produksinya cuma dengan sekali pemanasan saja? Jawabannya ada. Salah satu susu yang tidak diproses dengan pemanasan berlebih adalah Friso.

Dr. Rulli dalam presentasinya mengatakan bahwa Friso merupakan susu yang diproduksi oleh FrieslandCampina yang diproduksi dengan metode one single process. One single process ini adalah proses pengolahan susu dari bahan baku susu segar hingga menjadi produk Friso dengan satu kali pemanasan saja.

One single process saat produksi susu Friso.

Medical Marketing Manager Friso dr. Rulli P. A. Situmorang.

Selain cuma diproses dengan hanya satu kali pemanasan, Friso juga diolah dengan menerapkan konsep Natur Science, yang artinya seluruh proses produksi mulai dari pemilihan pakan ternak untuk sapi hingga pemrosesan akhir produk dilakukan sendiri oleh Friesland Campina.

Susu Friso yang diproses dengan teknologi Locknutri.

Dr. Rulli juga memberi tahu kepada peserta talkshow dan gathering yang hadir, bahwa Friso diproduksi dengan menggunakan teknologi Locknutri yang menjaga kualitas protein dalam susu. Dengan protein yang berkualitas maka susu tersebut sangat mudah dicerna dan diserap oleh anak, mengingat protein adalah zat gizi penting yang mendukung proses tumbuh kembang anak.

Susu Friso yang disajikan saat acara gathering.

Tak berhenti sampai di sana, keunggulan lain dari Friso adalah susu ini difortifikasi dengan berbagai vitamin dan mineral. Hal tersebut membuat nutrisi dalam susu ini lengkap.

Dengan keistimewaan teknologi dan proses produksi kami ini, maka Friso dapat membantu anak-anak tumbuh kuat dari dalam, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan melakukan berbagai aktivitas seru yang menambah pengalaman mereka,” kata dr. Rulli.

Penasaran dengan susu Friso, saya pun mencicipi susu Friso yang dihidangkan saat di acara talkshow dan gathering siang itu. Kalau menurut pendapat saya, susu Friso memang rasanya segar, mirip banget seperti rasa susu UHT. Tidak terasa zat besinya sama sekali. Kemungkinan besar, sebagaimana kata dr. Rulli, one single process dan teknologi Locknutri lah yang membuat rasanya menjadi seperti itu.

Kesimpulan tentang makanan dengan nutrisi alami

Begitulah teman-teman, sharing mengenai makanan dengan nutrisi alami yang bisa membuat anak menjadi kuat dari dalam. Jadi, maksudnya, kita bisa memulainya dengan memberikan anak asupan makanan, yang terdiri dari makronutrien, mikronutrien, serta susu yang nutrisinya alami.

Tapi, jangan lupakan juga proses pengolahan bahan makanan tersebut harus benar. Kalau proses pengolahan protein hewani, sayuran, dan lain-lain sudah saya jelaskan di atas ya. Sedangkan untuk susu, ya sebaiknya pilih susu dengan kandungan nutrisi yang alami. Ingat pula untuk tidak menyeduh susu dengan air yang mendidih. Baca informasi cara penyajiannya di kaleng ya, supaya sesuai dan enggak membuat nutrisinya rusak atau hilang.

Apabila anak-anak kita mengkonsumsi makanan atau minuman dengan nutrisi alami, maka sistem/ saluran pencernaannya akan sehat, sesuai dengan penjelasan dr. Aulia di atas. Jika saluran pencernaannya sehat, maka daya tahan tubuh anak juga sehat, sehingga tumbuh kembang anak akan menjadi optimal.

Bagaimana? Mudah dipahami bukan teman-teman? Semoga informasi mengenai makanan dengan nutrisi alami ini bermanfaat ya 🙂

April Hamsa

35 Comments

  1. uli 6 Desember, 2017
  2. Vicky Laurentina 6 Desember, 2017
  3. nhie 6 Desember, 2017
  4. Utie adnu 6 Desember, 2017
  5. Ria Bilqis 7 Desember, 2017
  6. Noe 7 Desember, 2017
  7. Lia Lathifa 7 Desember, 2017
  8. Annisa 7 Desember, 2017
  9. Miranti 7 Desember, 2017
  10. Irni Irmayani 7 Desember, 2017
  11. Witri Prasetyo 7 Desember, 2017
  12. ombone 7 Desember, 2017
  13. momsinstitute 7 Desember, 2017
  14. Rach Alida Bahaweres 7 Desember, 2017
  15. Ima satrianto 7 Desember, 2017
  16. Diyanika 7 Desember, 2017
  17. Tuty Queen 8 Desember, 2017
  18. lendyagasshi 8 Desember, 2017
  19. Uci 8 Desember, 2017
  20. Widia Purnawita 8 Desember, 2017
  21. Sandra Hamidah 8 Desember, 2017
  22. Lisdha 8 Desember, 2017
  23. Sukma Patel 8 Desember, 2017
  24. Evi Fadliah 8 Desember, 2017
  25. MeriskaPW 9 Desember, 2017
  26. Zahra 9 Desember, 2017
  27. Anjar Sundari 9 Desember, 2017
  28. miftakaje 9 Desember, 2017
  29. Anis Lotus 10 Desember, 2017
  30. Rahayu Pawitri 10 Desember, 2017
  31. Helena 11 Desember, 2017
  32. Hastira 11 Desember, 2017
  33. Sri Widiyastuti 11 Desember, 2017
  34. Elisabeth Murni 11 Desember, 2017
  35. SWASTIKHA 11 Desember, 2017

Leave a Reply

Instagram