Monda Siregar, Memberi Batas Antara Kehidupan Nyata dan Maya

Monda Siregar, meski namanya mengidentifikasikannya sebagai keturunan dari salah satu suku bangsa yang banyak bermukim di pesisir Sumatera Utara sana, namun sebenarnya blogger tidak tinggal di Sumatera. Monda Siregar lahir di Bandung dan masa kecilnya berpindah-pindah domisili. Saat ini, perempuan yang lahir tahun 1965 ini tinggal di Bogor dan bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) sekaligus Dokter Gigi di Jakarta.

12006340_10207723154747279_5081353068845936748_nMonda Siregar saat mengunjungi Bukit Tinggi.

Perempuan yang sebenarnya saat kecil sangat pemalu ini, telah mengenal blog sejak tahun 2009. Namun, bagi Monda Siregar aktivitas ngeblog-nya masih sebagai penyaluran hobi menulis semata. Meski demikian, Monda Siregar juga terbuka menerima sponsored post untuk blognya. Monda Siregar berharap kelak kegiatan ngeblog-nya ini dapat menjadi kegiatan utama saat pensiun dari pekerjaannya.

“Ngeblog buatku jadi ajang cari teman yang sehobi, insya Allah masih terus berhubungan dengan teman-teman lama yang masih aktif maupun dalam masa tunggu. Jadinya, enggak terlalu ngoyo ngejar DA, PA, PV, dan lain-lain. Enggak sanggup harus blogwalking dan posting terus. Tapi senang juga melihat perkembangan blog yang terus berubah dari waktu ke waktu. Senang belajar soal perkembangan blog masa kini. Selain itu dengan aktif ngeblog supaya nggak cepat pikun, dan mudah-mudahan bisa jadi kegiatan utama saat pensiun nanti.” (Monda Siregar)

Ibu dari dua anak gadis ini sangat menyukai ngeblog karena dari aktivitas tersebut dia banyak bertemu dengan teman-teman baru. Ngeblog juga membuatnya tidak tertinggal mengenai berita kemajuan teknologi, sehingga masih bisa nyambung dengan dunia anak-anaknya yang kini mulai beranjak dewasa. Pada saat awal-awal ngeblog di tahun 2009, anak-anaknya sering diminta oleh perempuan berhijab ini untuk memberikan komentar di blogpost-nya. “Saat itu belum kenal istilah blogwalking. Galau karena nggak ada komentar di blog, anakku yang kusuruh komen, hahaha,” kata perempuan yang sangat menyukai tanaman ini.

Baca juga: Eskaningrum, Asisten Profesor yang Gemar Bercerita Melalui Blog.

Blog Monda Siregar lebih banyak berisi tentang kegiatan yang disukainya, yakni antara lain tentang sejarah dan budaya. Monda Siregar, seperti yang saya katakan di paragraf awal artikel profil ini, sejatinya beberapa kali berpindah domisili sebab mengikuti dinas/ pekerjaan Sang Ayah. Beberapa propinsi di empat pulau terbesar di Indonesia pernah menjadi rumahnya. Mungkin kalau sekarang, Monda Siregar mengikuti “kuis” yang lagi kekinian di Facebook, yang memberi tanda tertentu untuk propinsi yang pernah disinggahi dan ditinggali, pastinya banyak propinsi yang ditandainya, hehehe. Kondisi tersebut membuat Monda Siregar mengenal beragam kebudayaan daerah dan suka menceritakannya dalam bentuk tulisan di blog. Selain sejarah dan budaya, Monda Siregar suka bercerita tentang tanaman. Meski beberapa kali diprotes oleh anaknya supaya enggak melulu memposting tentang tanaman, namun Monda Siregar tetap suka menuliskannya. Ketertarikan Monda Siregar pada tanaman memang sudah lama, sejak jaman sekolah dulu, tepatnya. Menurutnya, nama-nama ilmiah tanaman terasa sangat merdu di telinga dan sangat menarik untuk diulas, apalagi beberapa tanaman itu mulai langka sekarang, jadi sayang jika tidak ditulis.

Secara umum, blog Monda Siregar yang memiliki tagline “Candu Raun” ini bertema lifestyle. Meski demikian, Monda Siregar membatasi menulis tentang kehidupan pribadinya, terutama mengenai anak-anaknya. Anak-anak dan suaminya memang menolak untuk menjadi subyek tulisan. Meski demikian, menurut Monda Siregar, anggota keluarga yang sangat disayanginya itu mau membantunya dalam ngeblog. Misalnya, anak-anaknya atau yang sering dipanggil “Pasukan Raun” oleh Monda Siregar sering memberi kritik dan saran tentang tulisannya. Lalu, suaminya, suka membantu Monda Siregar memotret obyek yang bagus untuk dipajang di blog. Sang Suami yang memiliki panggilan kesayangan “Komandan Raun” seperti tagline blognya itu juga sering memberinya ide-ide kreatif untuk diceritakan di blog. Suaminya juga sering mengantarnya menghadiri event-event blogger dan juga bersedia menemaninya travelling menjelajahi situs-situs budaya yang bersejarah. Monda Siregar pun cukup puas dengan dukungan keluarganya yang seperti itu dan tetap berkomitmen untuk memberi batas antara kehidupan di dunia nyata dan maya. Itulah sebabnya tak banyak cerita mengenai keluarga Monda Siregar maupun tentang kesehatan gigi (profesinya)  banyak ditulis di blognya.

Tak hanya menulis di blog, Monda Siregar juga telah menghasilkan tiga buku antologi, yakni:

  • The Blog of Leadership (2013): buku ini berisi kumpulan artikel blog sebagai kejutan untuk ulang tahun pemilik Blogcamp yang diterbitkan di blog masing-masing. Ternyata oleh pemilik Blogcamp, artikel-artikel dibukukan.
  • Blogger Walking: buku ini berupa kumpulan artikel wisata diisi oleh warga Grup Facebook Warung Blogger.
  • 24 Resep Kue Dari Dapur Blogger Kece: lagi-lagi ini buku kejutan. Resep yang diikutkan untuk Giveaway di Blogcamp pada akhirnya dibukukan oleh admin Blogcamp.

img_3477Ketiga buku antologi karya Monda Siregar dan teman-teman blogger.

Ternyata, meskipun tidak menceritakan kehidupan nyata, banyak hal dapat menjadi bahan tulisan, ya? Sebagaimana yang dilakukan oleh Monda Siregar selama ini.

Baca juga: Mengenal Sosok Blogger Lamongan Pemilik Blog #DigitalLife, Elisa Fatma Ariesta.

Teman-teman tertarik mengenal lebih akrab Monda Siregar? Teman-teman dapat menghubunginya lewat media sosialnya:

  • Blog: www.mondasiregar.com dan www.mondasiregar.wordpress.com
  • Twitter: @monda6
  • Instagram: @monda6

Semoga mendapat inspirasi dari Monda Siregar, ya, teman-teman! 🙂

Depok, 10 Januari 2017

April Hamsa

19 Comments

  1. Keren ya Mbak…. Baca tulisan ini rasanya adem. Jadi blogger itu menyenangkan. Kok kalo kilas balik ke beberapa waktu lalu, malah blogger2 kayak saling berperang mempertahankan lahan penghasilan yang entahlah… Padahal rezeki sudah dari atas.. Wkwkwk..

    Baca ini jadi termotivasi lagi buat tetap bangga jadi blogger. Apalagi kalo dah hitss_.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *