Tips & Opinion

Parked Domain dan Kegalauan Saya

Judulnya nggak nyambung ya? Sebenarnya ada cerita yang bisa menyambungkannya 🙂

Sebelumnya, saya mau menjelaskan apa itu Parked Domain. Dari namanya udah ketahuan kalau artinya adalah memarkir domain. Lha, ngapain domain diparkir, emang mobil? Hehe, beda yang diparkir sih 🙂

Pernah tidak membuka website sebuah perusahaan yang punya lebih dari satu website? Misalnya nih, perusahaan A punya website www.perusahaanA.com dan www.perusahaanA.id, nah ternyata saat kita buka, eh, kok kedua website itu tampilan maupun datanya sama persis. Itu karena websitenya memakai Parked Domain ini. Jadi, Parked Domain adalah memarkir atau menambahkan nama domain yang bisa menampilkan tampilan dan data yang sama dengan domain utama di share hosting website/ blog kita.

Mau tahu cara membuat Parked Domain? Berikut langkah-langkahnya:

  • Pastikan nameserver domain sama dengan nameserver domain utama.
  • Login ke cPanel, lalu pilih menu Parked Domain.
  • Masukkan nama domain yang ingin diparkir.

Mudah bukan?

Lalu galaunya dimana? Nah, sejak awal, setelah move on dari Multiply, saya memulai dengan tertatih-tatih ngeblog di www.keluargahamsa.com (lebay mode on). Isi blog Keluarga Hamsa, sebagian besar adalah tentang keluarga saya, terutama anak-anak saya. Oh ya, dulu saya juga mempunya dua blog subdomain dari Keluarga Hamsa, yang saat ini saya nonaktifkan karena merasa keteteran merawat tiga blog sekaligus. Akhirnya, saya fokus mengisi domain utama saja, www.keluargahamsa.com.

Hingga, akhir-akhir ini, saya berpikir, saya kangen memiliki blog pribadi seperti dahulu saat di Multiply. Untuk mengatifkan salah satu subdomain saya sebelumnya, saya masih mikir-mikir, sebab isinya sebagian besar adalah pindahan tulisan saya dari Multiply. Jika diaktifkan kembali, lalu saya gagal move on bagaimana? Mungkin kesannya lebay banget, tapi Multiply memang meninggalkan kesan dan kenangan yang sangat berarti buat saya, utamanya persahabatan maya dengan teman-teman Multiply dulu.

Tapi, setelah move on dari Multiply, eh lha kok saya masih sayang sama Keluarga Hamsa. Akhirnya, saya putuskan membuat Parked Domain. Jadi, blog ini kini bisa dibuka dengan mengetik www.aprilliaekasari.com dan www.keluargahamsa.com di browser. Kesannya kemaruk ya? Ngapain juga punya dua domain, tapi isinya sama? Ya, itu tadi alasannya, saya belum bisa move on. Saya akan berusaha membuat www.aprilliaekasari.com menjadi pelecut semangat saya buat nggak anget-anget t*i ayam lagi untuk ngeblog. Lalu sampai kapan www.keluargahamsa.com saya pertahankan? Yaaa, entahlah, mungkin akan ada saatnya saya akan melepasnya. Sekali lagi, “mungkin” 🙂 .

 

Depok, 8 Februari 2016

Aprillia Ekasari

28 Comments

  1. Hairi Yanti 8 Februari, 2016
    • Hamsa 8 Februari, 2016
    • Ilhampst 8 Februari, 2016
      • Hamsa 8 Februari, 2016
  2. ira guslina 8 Februari, 2016
    • Hamsa 8 Februari, 2016
  3. Wian 8 Februari, 2016
    • Aprillia Ekasari 8 Februari, 2016
  4. Amethyst aiko 8 Februari, 2016
    • Hamsa 8 Februari, 2016
  5. Ety Abdoel 8 Februari, 2016
    • Aprillia Ekasari 8 Februari, 2016
  6. Arni 8 Februari, 2016
    • Aprillia Ekasari 8 Februari, 2016
  7. cputriarty 8 Februari, 2016
    • Hamsa 11 Februari, 2016
  8. Djangkaru Bumi 8 Februari, 2016
    • Hamsa 11 Februari, 2016
  9. Diah indri 8 Februari, 2016
    • Hamsa 11 Februari, 2016
  10. Arman 9 Februari, 2016
    • Hamsa 11 Februari, 2016
  11. Anisa AE 9 Februari, 2016
    • Hamsa 11 Februari, 2016
  12. nova violita 9 Februari, 2016
    • Hamsa 11 Februari, 2016
  13. Ika Puspitasari 10 Februari, 2016
    • Hamsa 11 Februari, 2016

Leave a Reply

Instagram