Pentingnya Proteksi Berbasis Syariah Agar Hidup Menjadi Lebih Berkah

Ibu, maaf mengganggu. Bisa ikut kami sebentar ke sana. Kami ingin menjelaskan sebentar saja, tentang produk asuransi X untuk ibu dan keluarga. Mungkin ibu berminat?” Tiba-tiba seorang mbak-mbak berwajah manis mencegat saya, tak lama setelah saya keluar dari antrian kasir di salah satu supermarket.

Oh, maaf Mbak. Saya belum berminat,” jawab saya singkat.

Baik, Ibu. Terima kasih,” Si Mbak tetap tersenyum manis, meski saya menolaknya.

Tidak sekali dua kali, saya ditawari produk asuransi. Baik oleh mbak-mbak yang sering saya jumpai jika saya berbelanja bulanan di supermarket, maupun ditawari via telepon. Namun, semua saya tolak baik-baik. Alasan utamanya, sebab saya masih ragu dengan kehalalan asuransi menurut keyakinan agama saya. Bukannya sok suci, namun saya hanya ingin berhati-hati supaya harta benda yang cuma titipan Tuhan semata ini tidak bercampur baur dengan harta yang tidak jelas sumbernya.

Namun, saya mendapatkan pencerahan baru mengenai produk asuransi ketika saya mengikuti sebuah event Blogger yang diadakan oleh Komunitas Blogger Perempuan bersama dengan Agensi Performa Digital Valuklik, beberapa waktu lalu. Event yang bertajuk “Blogging and Beyond: How to Optimize Your Own Blog?”, yang diadakan pada tanggal 12 Juni lalu di Coffee Institute itu, juga menghadirkan pihak sponsor dari PT AIA Financial Indonesia (AIA). Setelah Co-Founder Blogger Perempuan Shintaries dan SEO Manager Valuklik Alfred Lucky Chandra selesai memberikan materi mengenai kegiatan blogging, PT AIA melalui perwakilannya Frizt Ananda menjelaskan mengenai produk asuransi.

Marketing Business Partner AIA Frizt Ananda memperkenalkan AIA Sakinah.

Awalnya saya tidak terlalu tertarik untuk menyimak, sampai Frizt Ananda yang juga Marketing Business Partner AIA ini menyebut “Asuransi Jiwa Syariah”. “Hmmm, ada kata ‘Syariah’-nya nih, sepertinya menarik untuk didengarkan,” pikir saya. Ternyata, Frizt Ananda menginformasikan bahwa AIA, tanggal 10 Juni lalu telah melaunching produk asuransi baru bernama AIA Sakinah Assurance (AIA Sakinah). AIA Sakinah ini merupakan produk asuransi berbasis syariah.

Sesuai namanya “Sakinah” yang berarti tenang atau damai atau tenteram, memang tujuan dibuatnya produk AIA Sakinah ini untuk mendampingi setiap individu dalam kehidupan mereka supaya merasa hidupnya tenang. Apalagi, produknya dirancang sedemikian rupa supaya sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Sehingga bukan hanya perasaan tenang yang ingin dicapai, namun juga keberkahannya.

Keuntungan memiliki proteksi berupa asuransi syariah.

Sebenarnya apa sih keuntungan yang bisa didapat apabila kita memiliki proteksi berupa asuransi syariah seperti AIA Sakinah ini? Frizt Ananda menjelaskan bahwa dalam hidup, seseorang pasti memiliki risiko kehidupan. Emang sih, perjalanan hidup tak selamanya mulus, kadang ada kalanya berjalan tidak sesuai dengan harapan. Risiko kehidupan ini dapat mengganggu terwujudnya impian seseorang. Padahal, kan, semua orang selalu bermimpi ingin meraih sesuatu dalam hidupnya. Misalnya, keluarga yang utuh dan sehat, pergi haji, punya rumah bagus, punya mobil mewah, dan masih banyak lagi impian-impian lainnya.

Risiko kehidupan pun banyak macamnya, contohnya antara lain:

  • Tiba-tiba kecelakaan lalu cacat sehingga menjadi tidak produktif (hidup, tidak produktif).
  • Menderita sakit yang berkepanjangan dan tak kunjung sembuh hingga masa tuanya (hidup panjang, tidak produktif).
  • Meninggal dunia karena kecelakaan (tidak hidup, tidak produktif).

Nah, sebelum risiko kehidupan semacam itu tiba-tiba menyerang kita di masa mendatang, mumpung sekarang kita masih masih produktif dan masih hidup, menurut Frizt Ananda, alangkah baiknya jika kita memiliki sebuah proteksi. Proteksi yang dianjurkan adalah asuransi syariah. Asuransi syariah ini ibarat payung yang dapat digunakan sewaktu-waktu ketika tiba-tiba turun hujan.

Sumber gambar: youtube.com.

Dari penjelasan Frizt Ananda, saya menyimpulkan ada tiga hal pentingnya proteksi dengan asuransi syariah:

  1. Untuk menjamin rasa aman dan tenang. Dengan memiliki asuransi syariah, maka apabila ada kejadian tak terduga, misal musibah sakit atau kecelakaan, maka kita akan merasa aman dan tenang. Sebab kita sudah memiliki bantuan yang telah kita siapkan sebelumnya, dari program asuransi syariah yang kita ikuti.

  2. Supaya kita mau menabung demi kepentingan di masa mendatang. Dengan mengikuti program asuransi syariah, maka secara tidak langsung kita “dipaksa” menyisihkan uang atau menabung uang supaya terhindar dari dipakai berfoya-foya. Melainkan dipakai untuk keperluan yang lebih penting, yang manfaatnya baru akan kita rasakan di kemudian hari, ketika kita benar-benar membutuhkan uang tersebut.

  3. Supaya keluarga kita senantiasa terjamin kehidupannya. Musibah dan kematian tidak ada yang mengetahui. Siapa tahu, satu jam dari sekarang kita mendadak meninggal. Dengan memiliki asuransi syariah, maka keluarga kita senantiasa terjamin kehidupannya, meskipun kita sudah tidak ada. Sebab, keluarga adalah penanggung manfaat asuransi syariah yang berhak menerima manfaat akibat kematian kita.

Perbedaan asuransi jiwa konvensional dengan AIA Sakinah.

Lalu, apa sih yang membedakan produk asuransi jiwa yang konvensional dengan asuransi syariah, yang dalam hal ini adalah AIA Sakinah? Perbedaannya dapat dilihat dari gambar berikut:

Gambar yang di atas menggambarkan tentang sistem asuransi konvensional, sedangkan gambar di bawahnya tentang AIA Sakinah. Penjelasannya sebagai berikut:

Asuransi Konvensional.

Memiliki konsep mirip seperti arisan, ada komunitas yang akan terbentuk, ada uang yang dibayarkan pula. Bedanya, kalau arisan, jika dikocok, nanti siapa yang namanya keluar duluan, maka orang itulah yang akan mendapatkan uang terlebih dahulu. Nah, jika asuransi, siapa yang terkena musibah terlebih dahulu, maka orang itu yang akan mendapatkan pergantian atau manfaat dari perusahaan asuransi. Dari mana asalnya manfaat yang diberikan oleh perusahaan asuransi tersebut? Asalnya tentu saja dari premi asuransi yang sudah disepakati bersama oleh komunitas untuk dibayarkan kepada pihak perusahaan asuransi. Perusahaan asuransi ini memiliki tugas untuk mengcollect/ mengumpulkan premi dari komunitas tersebut. Pemberian manfaat oleh perusahaan asuransi kepada pihak yang terkena musibah disebut dengan “Transfer Risiko”.

AIA Sakinah.

Perbedaan paling mendasar antara produk asuransi AIA Sakinah yang berbasis syariah dengan asuransi konvensional terletak pada akadnya. Konsepnya adalah ada sekumpulan orang yang menjadi peserta asuransi. Sekumpulan orang ini ikut asuransi berbasis syariah dengan niat untuk saling bekerja sama dan membantu dengan cara menghibahkan uang mereka. Masing-masing peserta sepakat menghibahkan uang yang nantinya akan dikumpulkan dan disimpan sebagai Dana Tabarru’. Apabila ada peserta yang terkena musibah tak terduga, maka akan mendapatkan manfaat dari Dana Tabarru’ tersebut. Perbedaan lain AIA Sakinah dengan asuransi konvensional adalah terletak pada fungsi perusahaan asuransi yang hanya menjadi pengelola, bukan pengumpul dana. Pemberian manfaat ini disebut “Berbagi Risiko”.

Keistimewaan produk AIA Sakinah.

Lalu, apa yang membedakan AIA Sakinah dengan produk asuransi syariah lain? Untuk lebih jelasnya mengenai AIA Sakinah bisa dilihat dalam video berikut:

Dari melihat video di atas, ternyata keistimewaan AIA Sakinah dibanding produk asuransi syariah lain, adalah AIA Sakinah memiliki konsep layaknya “Teman” yakni membuat seseorang menjadi Tenang, Optimal, Tenteram, dan Bahagia. Artinya:

  • Tenang: pengelolaan asuransinya sesuai dengan prinsip syariah, yakni saling tolong menolong, melindungi, dan menanggung risiko atas sesama peserta asuransi jiwa syariah.
  • Optimal: terdapat perencanaan keuangan maksimal melalui 3 pilihan jenis investasi berbasis syariah, yakni IDR Dynamic Syariah Fund, IDR Growth Equity Syariah Fund, dan IDR Cash Syariah Fund.
  • Tenteram: memberikan peace of mind bagi pesertanya melalui perlindungan jiwa dan kecelakaan, serta berbagai pilihan perlindungan tambahan sesuai kebutuhan.
  • Bahagia: setiap peserta akan mendapat kesempatan atas pembagian Surplus Underwriting setiap tahunnya. Surplus Underwriting adalah kelebihan dana dalam Dana Tabarru’ (setelah digunakan untuk membayar santunan asuransi dan kewajiban lainnya).

Sedangkan untuk “Manfaat” yang bisa kita terima dari AIA Sakinah ada dua macam, yakni Manfaat Asuransi Dasar dan Manfaat Asuransi Tambahan. Penjelasannya sebagai berikut:

Manfaat Asuransi Dasar.

Berupa Manfaat Proteksi dan Manfaat Investasi.

Manfaat Proteksi yang bisa kita dapatkan dari AIA Sakinah antara lain:

  • 100% Santunan Meninggal (Uang Pertanggungan) – hingga usia 80 tahun.
  • +100% Santunan Meninggal Kecelakaan – hingga usia 70 tahun.
  • +100% Santunan Meninggal Kecelakaan di dalam perjalanan ibadah Haji dan/ atau dalam transportasi umum – hingga usia 70 tahun.

Sedangkan Manfaat Investasi yang bisa didapat berupa: 100% Nilai Dana Investasi yang terbentuk dati kontribusi yang diinvestasikan.

Manfaat Asuransi Tambahan.

Antara lain berupa:

  • Hospital and Surgical Syariah Care Plus: yakni asuransi kesehatan komprehensif yang memberikan penggantian biaya selama rawat inap di Rumah Sakit rekanan di seluruh Indonesia dengan sistem Cashless. Ini merupakan solusi paling tepat yang diberikan AIA Sakinah supaya seseorang bisa memiliki ketenangan pikiran atas tagihan Rumah Sakit.
  • Critical Illness Syariah Plus: yakni asuransi perlindungan terhadap penyakit kritis yang memberikan 100% santunan apabila terdiagnosa 32 jenis penyakit kritis.
  • Waiver Series Syariah Plus: yakni asuransi perlindungan terhadap Cacat Tetap Total dan Penyakit Kritis yang memberikan pembebasan pembayaran kontribusi apabilapeserta menderita risiko.
  • Spouse Waiver Syariah Plus: yakni berupa pembebasan kontribusi apabila peserta (suami/ istri dari pihak yang diasuransikan) meninggal, mengalami Cacat Tetap Total atau terdiagnosa Penyakit Kritis.
  • Payor Waiver Syariah Plus: yakni berupa pembebasan kontribusi apabila peserta (pemegang polis orang tua/ kakek/ nenek dari pihak yang diasuransikan) meninggal, mengalami Cacat Tetap Total, atau terdiagnosa Penyakit Kritis.

Dengan berbagai manfaat yang ditawarkan oleh AIA Sakinah, saya kini memahami dan menyadari mengenai pentingnya proteksi berupa asuransi dalam hidup ini. Apalagi jika asuransinya berbasis syariah, seperti AIA Sakinah ini, hidup pun bisa dinikmati dengan tenang. Kita juga akan merasa lebih bahagia karena merasakan keberkahan dari agenda tolong-menolong antar peserta, yang sama-sama menghibahkan uangnya ke dalam Dana Tabarru’.

Tiba-tiba saya teringat sebuah Hadist Nabi yang insyaAllah shahih:

“Manfaatkanlah lima perkara sebelum lima perkara: waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu, waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, masa kayamu sebelum masa kemiskinanmu, masa luangmu sebelum masa sibukmu, dan hidupmu sebelum datang kematianmu!”

Mumpung masih muda, produktif dan masih bernafas, memang seperti kata Frizt Ananda sebaiknya kita menyiapkan proteksi berupa asuransi sayriah. Karena ini adalah salah satu cara menyempurnakan ikhtiar, yakni untuk berjaga-jaga seandainya terjadi sesuatu musibah yang tak kita inginkan. Namun, yang lebih penting lagi, memiliki asuransi syariah ini adalah usaha untuk tetap mengupayakan agar keluarga kita tetap bisa survive. Supaya mereka terhindar dari kesengsaraan atau kesulitan ekonomi, pada saat kita yang mungkin selama ini selalu diandalkan oleh mereka, mendadak dipanggil oleh Tuhan.

Depok, 19 Juni 2016

April Hamsa

32 Comments

  1. Nurul Fitri Fatkhani

    Untuk mempersiapkan masa depan, asuransi bisa sangat membantu ya… Apalagi yang syariah, bisa membuat kita lebih tenang.

    • April Hamsa

      Iya Mbak, jd kita gak kepikiran itu dananya sumber drmn aja, insyaallah lbh halal dan berkah klo pakai produk yg berbasis syariah.

    • April Hamsa

      Di bagian cara pengumpulan uang dan peran perusahaan asuransinya mbak. Kalau asuransi syariah, perusahaan asuransi hanya sbg pengelola bukan pengumpul dana.

  2. Susindra

    Jadi misal ikut sistem syariah di usia sekarang, ternyata meninggal di usia 40 tahun, maka pertanggungan yg diberikan senilai tabungan 80 tahun?
    Saya tanya agar tidak salah menerka

    • April Hamsa

      Kalau saya nangkepnya td begitu, tetap sama dgn usia 40 thn, kan dia hanya mengumpulkan dana sebesar itu saja. Kyknya sih gtu 😀

    • April Hamsa

      Menarik utk diulas sih mbak, jd kalau terperngkap jumlah karakter susah bagi say menjelaskan. Terima kasih Mbak Ophi :-*

  3. fanny fristhika nila

    Ga banyak produk asuransi yg aku percaya.. krn ada bbrp yg malah nyusahin doang pas kita mw tarik ato reimburse manfaatnya.. AIA, manulife, prudential , allianz , cuma ini yg aku percaya utk asuransi.. memang sih blm prnh ambil syariah, tapi ada rencana mw bukain asuransi jiwa untuk jaminan anakku yg baru lahir ini.. 🙂 Boleh juga diari tau ttg aia sakinah 😉

    • April Hamsa

      Monggo Mbak Fanny moga bermanfaat ya. Saya jg blm ambil produk asuransinya dan lagi diskusi ma suami utk mbukain supaya anak2 lbh terproteksi 🙂

  4. Omali

    Pernah ikut nih AIA Syariah, yang asuransi jiwa. Udah hampir 2 tahun ikutan, cuma karena kondisi bisnis lagi down banget, terpaksa ditutup. Sempat ditawarin mbaknya padahal, untuk ‘cuti’ bayar premi, cuma namanya bisnis kan ga bisa dipastikan seberapa lama bakal bangkit, ditutup deh. Proses setelah tutup juga cepat, gak sampe seminggu dananya ditransfer ke rekening. Tentu setelah dipotong penalti, hehehe.

    • April Hamsa

      Mungkin AIA yg bukan bkn syariah kali ya? Soalnya katanya yg Sakinah ini baru launching 10 Juni lalu hehe. Wah sayang banget mas. Moga nambah lg rejekinya jd bisa lanjut asuransinya ya mas 🙂 Aamiin

  5. Ila Rizky

    Asuransi syariah lebih aman ya, mb April. Karena bikin tenang, ga mengandung riba. Aku pun dulu pernah ngrasain pakai asuransi pas operasi amandel. Alhamdulillah ga bayar. Hehe.

    • April Hamsa

      Wah udah pernah merasakan manfaat asuransi ya? Insyaallah kalau niat menghindari riba ada aja jalannya ya mbak, termasuk ketemu asuransi yg berbasis syariah kyk ini 🙂

  6. Khoirur Rohmah

    Wah, nyaman sekali itu mbak . lebih tenang, serta aman dalam berasuransi dengan asuransi yang berbasis Syariah ^_^

    • April Hamsa

      Iya mbak, lbh merasa tenang gtu ya, apalagi kalau asuransinya dihandle sama perusahaan yg sdh berpengalaman dan terpercaya 🙂

  7. Yuniari Nukti

    Saya belum pernah ikut asuransi Mbak. Saat diterangkan kadang ada benarnya, tapi dipikir-pikir lagi gak sreg di hati. Dan baru tau AIA ada versi Syariahnya 🙂

    • April Hamsa

      Saya jg belum ikutan mbak, kecuali BPJS, sedang menimbang2 juga ini. Tapi sepertinya menarik produk asuransi syariah ini 🙂

  8. vety fakhrudin

    Neneknya duo al pernah nih ikut aia yang konvensional (dulu kalo ga salah namanya aig lippo), hasilnya beliau ngomel2…hahaha…

    tapi coba nanti kapan2 aku diskusi lagi kalo sekarang ada yang syariah ini…kali aja bermanfaat buat beliau 🙂

    • April Hamsa

      Hahaha ngomel2nya knp neh?

      Iya mungkin yg syariah lbh baik kali ya, aku suka bagian yang kita gk perlu nalangin dulu itu, kalau misal berurusan dgn RS, tapi moga kita gk pernah berurusan ma RS kecuali buat lahiran ya aamiin 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *