Family

Pertemuan Pertama (1)

Hari itu tanggal 9 Oktober 2010 menjelang pukul 02.00 WIB, ketika aku masih berselancar di dunia maya. Iseng-iseng membuka Facebook (FB) dan tergoda mengomentari status Hariatni Novitasari a.k.a. Mbak Emon


Aku dan Mbak Emon kebetulan sudah lama kenal, karena beliau ini adalah seniorku di Lembaga Pers Mahasiswa di kampus dulu.

Status Mbak Emon waktu itu: “Don’t let your page blank…”

Iseng, aku komentari: “Tintaku entek :p”

Selengkapnya seperti ini:

  • Hariatni Novitasari: ”Don’t let your page blank…”

 

  • Aprillia Ekasari: ”Tintaku entek :p”

 

 

  • Hariatni Novitasari: ”Turu turu… sesuk tuku ndek Giant… :p”

 

 

  • Aprillia Ekasari: ”Gak iso turu :p”

 

 

  • Hariatni Novitasari: “Hihihihi… mimik susu donggg… susune sopo yo?”

 

 

  • Aprillia Ekasari: “Wes mari, entek segelas gedhe *) serius.com :D”

 

 

  • Aprillia Ekasari: “H* L* (pantes gak lemu-lemu, tapi massa tulang’e nambah hahaha)

 

 

  • Hariatni Novitasari: “saiki ngeloni sapine ae… ben ndang turu… hehe”

 

 

  • Aprillia Ekasari: “Wew, nice idea. Oke takgolek sapi jantan… *) cabut ke peternakan.”

 

 

  • Hariatni Novitasari: “Ndek indo, anane peternakan sapi ndek Blitar… takdoakan wesss… ndang golek sapi lanang ndek Blitar :D”

 

 

  • Aprillia Ekasari: “Emoh sapi Eropa ae :p”

 

 

  • Hariatni Novitasari: “Sapi Gayungsari wes… cedhak…”

 

Tepat pukul 02.15 aku off tanpa pamit ke mbak Emon.

Ketika matahari sudah terbit, aku mengecek FB memakai handphone. Ternyata sudah penuh dengan notifikasi dari status mbak Emon yang kukomentari tadi. Sebenarnya ada lima orang yang komen, namun dua orang diantaranya hanya sekali komen. Mereka tertutup oleh Ilham Perdana, Anastasia Yuliantari, dan Gary Murphy yang asyik berdiskusi mengomentari status tersebut.

Kemudian aku iseng mengetik komentar lagi: ”Hai mas Gary, mbak Tia, n mas Ilham how do you do? Nice to meet u all… :)”

Aku lihat profil ketiganya. Ilham Perdana, profilnya diprivat. Ah, nggak asyik. Beralih ke profil Gary Murphy, ooohh, mungkin teman kuliah mbak Emon. Mbak Emon kebetulan kuliah lagi di USA. Kemudian beralih ke profil Anastasia Yuliantari. Kebetulan Wall-nya tidak diprivat dan ada status yang kalau nggak salah berbunyi tentang ”Rtn” yang cuacanya dingin.

Sebulan sebelumnya aku baru berkunjung ke Ruteng dan menurutku ”Rtn” itu Ruteng, jadi aku add saja Anastasia Yuliantari. Siapa tahu kalau balik ke Ruteng bisa dolan. Mungkin benar, dan emang ternyata benar. ”Rtn” itu Ruteng, ibu kota Manggarai NTT. Setelah meng-add Anastasia Yuliantari, aku add Gary Murphy juga. Sekalian belajar English, batinku. Kemudian kembali ke Ilham Perdana, add-nggak-add-nggak. Ya sudahlah, akhirnya aku add dia karena rasanya nggak adil kalau yang lain aku add, dia nggak.

Singkatnya, kemudian Ilham Perdana dan yang lain mengkonfirm request pertemananku. Tanpa disangka, keesokan harinya Ilham Perdana mengirimiku privat message yang isinya dia memberitahu ID YM dan Gtalknya. Sebenarnya sempat malas menanggapi, tapi karena di akhir dia bilang ”Banyak teman kan banyak saudara” akhirnya aku membalasnya. Kesanku dengan kalimat itu, dia bukan laki-laki usil rasa-rasanya.

Seperti biasa sudah bisa ditebak, segalanya berjalan seperti biasa. Sesekali saling komen, nge-wall, chatting, kemudian saling SMS-an. Sering Hariatni Novitasari dan Anastasia Yuliantari menggoda kami berdua, tapi kami santai saja, karena emang di antara kami tidak ada hubungan spesial sama sekali. Hanya teman biasa. Lagi pula waktu itu, kami sama-sama tengah menunggu masa lalu kami masing-masing dengan harapan besar.

Waktu kemudian terus berlari. Ternyata masa lalu kami tak kunjung mau menyapa kami yang menantinya dengan setia di sini. Jangankan menyapa, menoleh pun tidak. Hingga akhirnya kami menyadari bahwa masa lalu sudah seharusnya dibiarkan berlalu. Kami kemudian saling suka dan berharap apa yang kami rasakan adalah masa depan kami.*)

*) Ini versiku sih, semoga aku nggak salah ya…

 

(bersambung)

 

 

11 Comments

  1. Ely Widyawati 29 Juli, 2011
  2. Ilham Sari Perdana 29 Juli, 2011
  3. Ilham Perdana 29 Juli, 2011
  4. Ilham Sari Perdana 30 Juli, 2011
  5. aziz rizki 14 Agustus, 2011
  6. Ilham Sari Perdana 14 Agustus, 2011
  7. aziz rizki 14 Agustus, 2011
  8. Ilham Sari Perdana 15 Agustus, 2011
  9. Ilham Perdana 15 Agustus, 2011
  10. antung apriana 10 Oktober, 2011
  11. Ilham Sari Perdana 12 Desember, 2011

Leave a Reply

Instagram