Shine Fikri, Mewujudkan Mimpi dengan Menulisnya

I’m Proud to be Scout (2011), Cerita Cinta Ibunda (2011), dan Di Masjid Hatiku Terkait (2012). Ketiganya adalah sebagian dari buku antologi yang memuat karya Shine Fikri. Siapakah dia? Shine Fikri adalah salah satu Blogger yang juga penulis.

Ketertarikan Shine Fikri terhadap dunia kepenulisan, dimulai semenjak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Waktu itu, Shine Fikri dan teman-temannya suka menulis surat dan buku diary. Isinya kebanyakan saling curhat. Kebiasaan itu berlanjut sampai Sekolah Menengah Atas (SMA). Nah, pada saat SMA itu lah ada Lomba Menulis Surat untuk Bupati Subang. Shine Fikri pun mengikutinya sebagai wakil dari sekolahnya. Eh, ternyata menang. Dari situ lah, kemudian perempuan yang lahir tanggal 28 Juni 1989 ini mengenal Forum Lingkar Pena (FLP).

Baca juga: Amanda Si Dokter Cantik yang Kreatif.

Shine Fikri yang telah memiliki satu buku solo bertema Information Technology (IT) ini, kemudian menjadi anggota aktif FLP Bekasi, hingga sekarang. Jabatan Sekretaris dan Kepala Sekolah Pramuda dan Kepala Sekolah Muda di kepengurusan FLP Bekasi, pernah disandangnya. Di FLP inilah, Shine Fikri berkenalan dengan banyak penulis yang sudah menghasilkan banyak karya. Hal ini memicu ibu dua orang anak untuk lebih giat menulis. Beberapa juara lomba penulisan baik di internal maupun di luar FLP, pernah diraihnya.

Foto profil Shine Fikri.

Setelah menikah dan memiliki anak, keaktifan Shine Fikri di FLP mulai berkurang. Kondisi tersebut bahkan memisahkannya dari komunitas yang dicintainya itu. Setelah sempat merasa sebagai manusia tanpa karya setelah tak aktif di FLP, ibu dari Fathan Al-Farisi dan Nusaiba Haritsah El-Najmi ini, kemudian bangkit dengan menulis di blog. Bagi penulis buku solo berjudul Mengoptimalkan Apss dan Add-Ons pada Mozilla Firefox dan Google Chrome ini, ngeblog mengobati “luka-luka” dan kerinduannya akan menulis. Setelah menjadi Blogger, Shine Fikri menyadari bahwa Ibu Rumah Tangga (IRT) pun bisa produktif, salah satunya ngeblog. Kini, perempuan berjilbab ini makin mencintai aktivitasnya sebagai Blogger.

Baca juga: Ifa Musyrifah, Si Hijaber yang Kreatif.

Oh ya, blog Shine Fikri beralamat di www.shinefikri.com. Blog ini diberi tagline “Dream Shine, Think Shine, Experience Shine”. Maksud dari tagline tersebut adalah supaya Shine Fikri yang mengaku senang bermimpi ini bisa terpacu mewujudkan mimpi-mimpinya. Bagi perempuan berjilbab ini, dengan menuliskan mimpi di banyak kertas maupun blog, bisa tercipta banyak keajaiban. Shine Fikri sendiri mengatakan bahwa sudah banyak hal-hal yang ditulisnya dulu, berubah menjadi kenyataan di saat ini. Rupanya Shine Fikri terinspirasi dari Arai, salah satu karakter Novel Sang Pemimpi, yang selalu mengatakan, “Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi kita!” Selain menuliskan mimpi-mimpinya, Shine Fikri, yang telah menerbitkan sekitar 10 buku antologi ini, juga banyak menuliskan pemikiran dan pengalaman hidupnya selama ini.

Blog tempat Shine Fikri menuliskan mimpi, pemikiran, dan pengalamannya.

Shine Fikri, yang sekarang bekerja freelance di bidang IT ini, berharap blognya bisa bermanfaat untuk banyak orang. Sebagaimana dulu dia pernah menemukan blog salah seorang perempuan yang menurutnya cukup inspiratif. Kini, dengan banyak bergabung di Komunitas Blogger, khususnya yang anggotanya perempuan, perempuan yang bernama asli Nur’aeni ini, merasa sangat berterima kasih. Pertemuannya dengan Blogger-blogger ini membuatnya makin mantab untuk terus berkarya di bidang tulis-menulis.

Mau berkenalan dengan Shine Fikri dan sharing tentang pencapaian mimpi-mimpi? Shine Fikri bisa dihubungi di:

  • Blog: www.shinefikri.com
  • Facebook: Shine Fikri
  • Twitter: @shine_fikri
  • Instagram: @shinefikri.fisabilillah

Selamat mewujudkan mimpi bersama, ya!

Depok, 20 Mei 2016

April Hamsa

12 Comments

  1. tyanapit

    Baru sadar, Mbak kalau wordpress theme-nya sama. Hihihi. Oh, ya, aku suka tulisan Mbak April. Aku jadiin contoh nulis buat arisan link ya, Mbak, hihihi.

  2. Revi Okta

    Selain menuliskan mimpi di blog, terkadang aku merasa menemukan diriku sendiri ketika nulis di blog mbak.

    • April Hamsa

      Eh, iya bener Mbak. Saya juga suka gtu, ngrasa tidak bisa lancar bicara langsung, tapi mudah jika menuliskannya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *