Cavilon Health Health Tips Kids Health Parenting Product Review Tips & Opinion

Ruam Popok Tak Kunjung Sembuh dan Terjadi Berulang? Coba Atasi dengan Cavilon

Ruam popok pada bayi atau balita kita tak kunjung sembuh dan terjadi berulang? Huwaaah, udah pasti sebagai seorang ibu, kita merasa cemas banget ya teman-teman? Soalnya kasihan melihat si kecil tak nyaman dan rewel terus sepanjang waktu.

Padahal, kita juga sudah berupaya mengoleskan rash cream (obat ruam popok) ke area kulit yang terkena iritasi. Trus, kayaknya kemarin ruam popoknya udah hampir sembuh, lha kok sekarang merah-merah lagi? Jadi, bertanya-tanya, โ€œCream ini sebenarnya ampuh enggak sih buat menyembuhkan ruam popok?โ€ Pernah sampai gitu juga enggak, sih, meragukan keampuhan si rash cream?

Mengapa ruam popok tak kunjung sembuh, bahkan malah terjadi berulang?

Namun, tahukah teman-teman, ternyata penyebab ruam popok tak kunjung sembuh, bahkan malah terjadi berulang itu bukan karena rash cream-nya yang enggak ampuh? Semua rash cream yang beredar di pasaran itu insyaAllah ampuh kok menyembuhkan ruam popok anak kita, asalkan rash cream itu mengandung zinc.

Apakah yang dimaksud dengan kandungan zinc ini? Zinc merupakan suatu zat yang bisa membantu memperbaiki dan meregenerasi sel kulit yang rusak. Zat zinc ini juga punya kemampuan mengontrol produksi oil pada kulit, sehingga bisa mencegah kulit bayi kering. Selain itu, zinc ini juga bisa melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet dan mampu mencegah peradangan pada kulit.

Faktor penyebab ruam popok.

Sehingga, kalau rash cream yang kita oleskan ke kulit anak kita yang teriritasi/ terkena ruam sudah mengandung zinc, sepertinya bukan rash cream-nya deh yang bermasalah. Lalu, kira-kira apa ya penyebab ruam popok berulang terus? Mau tahu? ๐Ÿ˜€

Jadi, gini, teman-teman, khususnya ibu-ibu, ruam popok anak akan terus berulang dan enggak sembuh-sembuh, sebab setelah area kulit yang teriritasi itu kita beri rash cream, bagian itu enggak ada pelindungnya. Akibatnya, saat kita pakaikan popok sekali pakai (diaper), kulit yang udah diberi rash cream tadi tergesek-gesek diaper. Belum lagi, saat anak pipis atau buang air besar (BAB), lapisan cream rash-nya ya jadi memudar. Kulit anak terpapar cairan atau kotoran lagi. Akibatnya, ya ruam popok anak enggak sembuh-sembuh.

Perlunya perlindungan untuk mencegah ruam popok berulang dan tak kunjung sembuh

โ€œLalu, bagaimana caranya supaya ruam anak lekas sembuh dan enggak berulang lagi setelah kita obati dengan rash cream ?โ€ Ada yang ingin tahu? Jawabannya, ya simple, lindungi area kulit yang udah kita obati dengan rash cream itu. Sehingga, apabila area kulit itu sudah terlindungi, maka meski anak pipis, BAB, atau kulit anak kegesek diaper, rash cream yang menempel di kulit tadi enggak akan luntur. Rash cream tadi juga akan bekerja lebih efektif menyembuhkan iritasi/ ruam popok yang dialami oleh anak kita.

Pertanyaannya sekarang, โ€œApa pelindung yang cocok buat area yang udah kita olesi krim itu? Apa pakai plester yang enggak tembus air? Emang ada alat kesehatan kayak begitu?โ€ Pasti penasaran bukan?

Jawabannya adalah iya, ada alat kesehatan yang bisa melindungi area kulit yang teritasi itu. Namun, bukan pakai plester tahan air yaaaโ€ฆ Alat kesehatan itu namanya Cavilon. Cavilon ini adalah produk health care yang dikeluarkan oleh PT 3 M Indonesia (3M). Teman-teman pasti enggak asing bukan dengan 3M? Soalnya, sudah banyak banget produk-produk 3M yang kita pakai sehari-hari. Sebut saja, ada busa pencuci piring Scotch-Brite, selotip, post it, bahkan kaca film buat kacamata, kaca mobil, kaca helm, dll.

Ternyata, 3M tuh enggak hanya concern pada produk rumah tangga semata, melainkan juga pada produk health care. Mungkin, teman-teman yang bekerja sebagai tenaga medis lebih tahu. Banyak sekali alat kesehatan di klinik atau rumah sakit yang diproduksi oleh 3M.

Nah, tahun ini, 3M memperkenalkan Cavilon ke masyarakat Indonesia. Begini lho bentuk kemasan Cavilon:

Cavilon kemasan biru untuk mempercepat penyembuhan luka iritasi karena ruam popok.

โ€œBentuknya kayak gitu kok disebut alat kesehatan? Bukannya itu obat?โ€ Mungkin ada teman-teman yang bingung dan bertanya begitu?

Mengapa Cavilon ampuh mencegah ruam popok berulang dan berlangsung lama?

Begini teman-teman penjelasannya, Cavilon ini sebenarnya merupakan barrier film yang terbuat dari lapisan terpolimer 3M. Bentuk kemasan Cavilon ini spray. Keunikan produk Cavilon ini antara lain:

  • Serbaguna โ€“ melindungi kulit dari cairan tubuh, gesekan, x, dan perekat.
  • Non-sitoktosik.
  • Bebas Alkohol (tidak menyengat) dan pewangi.
  • Tidak membuat kulit terkelupas yang disebabkan kontak langsung dengan popok.
  • Kompatibel dengan Clorhexidine Gluconate (CHG)

Apabila kita menyemprotkan Cavilon ke area kulit yang teriritasi dan yang udah diobati rash cream, maka nanti akan keluar cairan yang mengandung polimer tambahan (plasticizer). Cairan ini kemudian akan cepat mengering dan membentuk lapisan film (pelindung kulit) yang transparan. Cavilon ini enggak lengket, barrier film-nya fleksibel, dan enggak mudah retak. Meskipun begitu, jangan khawatir, lapisan ini tetap bisa membuat kulit bernafas, kok. Sehingga aman buat kulit bayi sekalipun.

Apabila kulit rusak yang sudah diberi rash creamย tadiย udah disemprot dengan Cavilon, makaย insyaAllah aman dari gesekan dengan popok, kena pipis maupun kotoran. Jadi,ย rash cream-nya bisa bekerja lebih efektif menyembuhkan ruam popok. Sehingga, penyembuhan luka iritasi/ ruam popok akan lebih cepat.

Bentuk lapisan film Cavilon saat disemprotkan ke kulit. Terlihat seperti ada lapisan “plastik” bening di kulit.

Saya pertama kali berkenalan dengan produk Cavilon ini, ketika mengikuti talkshow kesehatan sekaligus blogger gathering yang diselenggarakan 3M bersama komunitas Kumpulan Emak Blogger (KEB) pada tanggal 26 Mei, lalu. Dalam kesempatan tersebut, 3M memperkenalkan dan menjelaskan mengenai fungsi dan manfaat produk Cavilon ini kepada peserta blogger gathering.

Suasanaย talkshow saatย blogger gathering bersama PT 3M.

Narasumber yang hadir untuk menjelaskan fungsi dan manfaat Cavilon pada talkshow kesehatan/ blogger gathering yang berlangsung di Hotel Morrisey, Menteng, Jakarta itu antara lain:

  • Perwakilan dari PT 3M Indonesia, Ibu Gita

Ibu Gita dari 3M produsen Cavilon.

Ibu Gita memperkenalkan Cavilon dan menjelaskan bagaimana cara produk ini bekerja untuk penyembuhan ruam popok. Ibu Gita juga menjelaskan bahwa bahan-bahan pembuat Cavilon tidak ada yang mengandung bahan haram, sehingga aman dipakai oleh umat Muslim di Indonesia. Ibu Gita juga menjawab pertanyaan, โ€œMengapa Cavilon enggak ada BPOM-nya?โ€ Jawabannya, seperti yang saya jelaskan di atas, Cavilon ini BUKAN OBAT, melainkan alat kesehatan. Jadi, izin yang keluar untuk memasarkan โ€œalatโ€ ini berasal dari Kementerian Kesehatan.

โ€œSebenarnya Cavilon ini sudah ada lama di luar. Tapi, baru masuk Indonesia sekarang. Jangan khawatir memakai Cavilon ini karena aman dan sudah ada trialnya,โ€ kata Ibu Gita.

Produk Cavilon yang kemasan ungu untuk obat ruam popok, baru beredar di pasaran setelah lebaran nanti.
  • Dokter Spesialis Anak dan Neonatologist RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr. Rinawati Rohsiswatmo, Sp.A (K) (dr. Rina)

Dr. Rina menjelaskan bagaimana ruam popok bisa terjadi. Dr. Rina juga memberikan tips cara mencegah dan mengobati ruam popok.

Dr. Rina menjelaskan mengapa ruam popok tak kunjung sembuh dan berulang.

Langkah-langkah mencegah ruam popok antara lain:

  • Menjaga kulit bayi tetap bersih dan kering.
  • Segera mengganti popok yang terkena kotoran dan lakukan sesering mungkin. Menurut dr. Rina kita enggak bisa mematok ganti diaper 3 atau 4 jam sekali, namun sebaiknya sesuaikan dengan kondisi anak makan dan minum. Kalau makan dan minumnya banyak, ya, otomatis anak akan lebih sering buang air dan kotoran, maka harus lebih sering dicek juga.
  • Saat mengganti popok, bersihkan kulit bayi pakai air hangat.
  • Oleskan/ semprotkan krim/ film pelindung seperti Cavilon untuk melindungi kulit bayi dari gesekan dan paparan lembab berlebih.
  • Keringkan kulit bayi dengan handuk atau kain lembub sebelum memakaikan popok baru.
  • Biarkan bayi/ anak tidak memakai popok paling sedikit selama 2-3 jam sehari agar kulitnya enggak kepanasan atau lembab.
  • Sesuaikan ukuran popok dengan bayi.

Sedangkan, apabila ruam popok sudah terjadi, maka menurut dr. Rina, langkah-langkah yang harus kita lakukan antara lain:

  • Segera lepaskan popok yang basah/ kotor.
  • Bersihkan area yang ditutup popok dengan air hangat, bila perlu dengan sabun cair, dan bilas dengan air bersih.
  • Keringkan dengan handuk yang lembut.
  • Oleskan salep, rash cream, atau lotion yang khusus untuk bayi/ anak yang mengandung zinck untuk melindungi dan menjaga kelembaban kulit yang rusak karena radang/ iritasi.
  • Semprotkan Cavilon.
  • Apabila tidak ada perubahan segera bawa ke dokter.

 

  • Dokter Spesialis Bedah Umum RS Premier Jatinegara, dr. Sony Wijaya, Sp.B (dr. Sony)

Dr. Sony menceritakan bahwa semenjak pakai Cavilon, luka pasiennya lebih cepat sembuh.

Dr. Sony memberi penjelasan bahwa Cavilon saat ini dipakai oleh dokter bedah untuk mempercepat penyembuhan luka operasi. Berikut adalah contoh kasus pasien dr. Sony yang penyembuhan lukanya dibantu dengan Cavilon:

Menurut dr. Sony, pada mulanya pasiennya tersebut terluka bagian yang tertutup popok itu. Diobati berkali-kali, tetap saja lukanya enggak sembuh-sembuh. Sampai ketika, setelah dr. Sony mengobati lukanya dan melindungi luka itu pakai Cavilon, maka penyembuhan luka tersebut lebih cepat. Untuk kasus yang ringan, masa koreksi penyembuhan luka dengan memakai Cavilon bisa sekitar 3 hari sampai seminggu. Sedangkan, untuk luka yang lebih berat bisa sampai sekitar sebulan.

Jadi, enggak hanya buat ruam popok pada bayi aja, sih, fungsi si Cavilon ini. Cavilon juga bisa dipakai oleh orang dewasa. Misalnya orang-orang lansia yang kulitnya kena iritasi karena memakai popok dewasa itu, bisa juga disemprotkan sebelum memakai plester (apabila kita pakai Cavilon, nanti kalau kita lepas plesternya, kulit enggak akan sakit tertarik), dll.

Bagaimana teman-teman, sudah mengerti kan mengapa ruam popok anak kita kadang tak kunjung sembuh dan berulang? Sudah paham juga kan mengenai fungsi dan manfaat produk Cavilon? Coba deh, kalau suatu waktu anak kita atau anak kenalan kita ruam popoknya enggak sembuh-sembuh, jangan cuma diberi rash cream, tapi lindungi juga pakai Cavilon.

Sementara ini, teman-teman bisa membeli Cavilon ini di marketplace seperti Tokopedia, Bukalapak, dll. Sedangkan nanti, sekitar bulan Juli 2018, teman-teman sudah bisa mendapatkan Cavilon di semua apotek Kimia Farma. Harga Cavilon kemasan 28 ml sekitar Rp. 180.000,- untuk 140 kali semprot. Jadi, cukup hemat untuk dipakai berkali-kali, buat melindungi anak kita dari ruam popok, maupun mempercepat penyembuhannya jika sudah terlanjur terjadi.

Semoga informasi ini bermanfaat ya, khususnya buat teman-teman yang anaknya sering mengalami ruam popok yang tak kunjung sembuh, bahkan berulang ๐Ÿ™‚ .

April Hamsa

110 Comments

  1. Marianaa Renata 2 Juni, 2018
    • April Hamsa 7 Juni, 2018
  2. Nia K. Haryanto 3 Juni, 2018
    • April Hamsa 7 Juni, 2018
  3. Awan 3 Juni, 2018
    • April Hamsa 7 Juni, 2018
  4. ernawati Momsinstitute 3 Juni, 2018
    • April Hamsa 7 Juni, 2018
  5. Gita Siwi 3 Juni, 2018
    • April Hamsa 7 Juni, 2018
  6. Ira duniabiza 3 Juni, 2018
    • April Hamsa 7 Juni, 2018
  7. Ika Maya Susanti 3 Juni, 2018
    • April Hamsa 7 Juni, 2018
  8. Evi Indrawanto 3 Juni, 2018
    • April Hamsa 7 Juni, 2018
  9. Fenni Bungsu 3 Juni, 2018
    • April Hamsa 7 Juni, 2018
  10. Melly Feyadin 3 Juni, 2018
    • April Hamsa 7 Juni, 2018
  11. Okti Li 3 Juni, 2018
    • Okti Li 4 Juni, 2018
      • April Hamsa 7 Juni, 2018
    • April Hamsa 7 Juni, 2018
  12. Anis Khoir 4 Juni, 2018
    • April Hamsa 7 Juni, 2018
  13. Evi Fadliah 4 Juni, 2018
    • April Hamsa 7 Juni, 2018
  14. Tian lustiana 4 Juni, 2018
    • April Hamsa 7 Juni, 2018
  15. Nefertite Fatriyanti 4 Juni, 2018
    • April Hamsa 7 Juni, 2018
  16. Ade UFi 4 Juni, 2018
    • April Hamsa 7 Juni, 2018
      • Ade UFi 10 Juni, 2018
  17. cerite si mpo 4 Juni, 2018
  18. kurnia amelia 4 Juni, 2018
    • April Hamsa 7 Juni, 2018
  19. Melinda Niswantari 4 Juni, 2018
    • April Hamsa 7 Juni, 2018
  20. Uchy Sudhanto 4 Juni, 2018
  21. Latifika Sumanti 4 Juni, 2018
    • April Hamsa 7 Juni, 2018
  22. Lia Lathifa 4 Juni, 2018
    • April Hamsa 7 Juni, 2018
  23. Dita Indrihapsari 5 Juni, 2018
    • April Hamsa 7 Juni, 2018
  24. Lina W. Sasmita 5 Juni, 2018
  25. Rach Alida Bahaweres 5 Juni, 2018
    • April Hamsa 7 Juni, 2018
  26. Ira Hamid 5 Juni, 2018
    • April Hamsa 7 Juni, 2018
  27. Elly Nurul 5 Juni, 2018
    • April Hamsa 7 Juni, 2018
  28. Leyla Imtichanah 5 Juni, 2018
    • April Hamsa 7 Juni, 2018
  29. cicidesri 5 Juni, 2018
    • April Hamsa 7 Juni, 2018
  30. Nyi Penengah Dewanti 5 Juni, 2018
  31. Hani S. 5 Juni, 2018
    • April Hamsa 7 Juni, 2018
  32. Nurul dwi larasati 5 Juni, 2018
  33. Nunu Halimi 5 Juni, 2018
    • April Hamsa 7 Juni, 2018
  34. mira utami 5 Juni, 2018
    • April Hamsa 7 Juni, 2018
  35. Sri Widiyastuti 6 Juni, 2018
    • April Hamsa 7 Juni, 2018
  36. Amallia Sarah 6 Juni, 2018
    • April Hamsa 7 Juni, 2018
  37. Indira 6 Juni, 2018
  38. Nunung Yuni Anggraeni 6 Juni, 2018
    • April Hamsa 7 Juni, 2018
  39. Relinda Puspita 7 Juni, 2018
  40. Syarifani Mulyana 7 Juni, 2018
  41. Syarifani Mulyana 7 Juni, 2018
  42. Desy Yusnita 8 Juni, 2018
  43. Ria Nugros 9 Juni, 2018
  44. ade uny 9 Juni, 2018
  45. ade uny 9 Juni, 2018
  46. Rina Susanti 9 Juni, 2018
  47. Elva Susanti 9 Juni, 2018
  48. Leila Rizki Niwanda 10 Juni, 2018
  49. Natra rahmani salim 10 Juni, 2018
  50. Opi Rahmita 10 Juni, 2018
  51. Yunita Tresnawati 10 Juni, 2018
  52. Ria Buchari 11 Juni, 2018
  53. Ki Demang 11 Juni, 2018
  54. Dwi Arum 12 Juni, 2018
  55. Opi Rahmita 12 Juni, 2018
  56. Azzura Lhi 13 Juni, 2018
  57. Denik 17 Juni, 2018
  58. Novia Syahidah Rais 19 Juni, 2018
  59. Arin 19 Juni, 2018
  60. lisalestari 19 Juni, 2018
  61. Nia tiara 22 Juni, 2018
  62. Ophi Ziadah 23 Juni, 2018
  63. Novita Leviyanti 25 Juni, 2018
  64. Dian Restu Agustina 25 Juni, 2018
  65. Iecha 7 Juli, 2018

Leave a Reply

Instagram

error: Content is protected !!