Betadine Blogger Reporter Events Health Tips & Opinion

Cara Menjaga Kebersihan Area Kewanitaan yang Benar

Menjaga kebersihan area kewanitaan adalah hal yang wajib hukumnya dilakukan oleh Kaum Hawa? Setuju tidak teman-teman, khususnya yang perempuan? Soalnya yang namanya area kewanitaan tuh merupakan bagian tubuh yang sangat sensitif. Kalau bagian itu kurang bersih, maka bisa memicu ketidakseimbangan pH dan menyebabkan infeksi.

Dampak dari infeksi yang terjadi pada area kewanitaan itu enggak bisa disepelekan, lho. Infeksi yang menyerang organ kewanitaan bisa menimbulkan beberapa penyakit seperti infeksi panggul, infeksi saluran kencing, infertilitas, kerusakan sistem imun tubuh, sampai terjadinya infeksi menyeluruh (sepsis). Hiiiihh, serem-serem bukan? Kita enggak mau kan menderita penyakit-penyakit seperti itu? Makanya, yuk rajin-rajin menjaga kebersihan area kewanitaan kita.

Hal yang perlu digarisbawahi tentang menjaga kebersihan area kewanitaan adalah “caranya”. Yup, kira-kira sudah benar atau belum ya, cara kita membersihkan organ kewanitaan selama ini? Mau tahu?

Cara menjaga kebersihan area kewanitaan

Well, izinkan saya sharing tentang cara menjaga area kewanitaan yang benar ya teman-teman. Informasi mengenai cara menjaga kebersihan area kewanitaan yang benar ini saya dapat dari dr. Mery Sulastri (dr. Mery), seorang Educator & Trainer Mundipharma Indonesia, yang saya jumpai di acara talkshow kesehatan tanggal 24 April lalu di Glass House, Jakarta. Acara talkshow yang juga sekaligus acara grand launching produk pembersih kewanitaan sehari-hari Betadine Feminine Wash dan Wipes itu mengangkat tema “Your Everyday Gentle Protection”.

dr. Mery yang menginformasikan cara menjaga kebersihan area kewanitaan yang benar.

Dr. Mery memaparkan begini lho cara menjaga kebersihan area kewanitaan yang benar:

  • Cuci tangan sebelum dan sesudah membersihkan area kewanitaan.

Jadi, sebelum membasuh area kewanitaan, pastikan tangan kita bersih dulu ya teman-teman. Khawatirnya, tangan kita membawa bakteri atau kotoran apa gitu yang bisa menginfeksi organ kewanitaan.

  • Cuci daerah vulva dengan air bersih, gunakan pembersih area kewanitaan sesuai kebutuhan.

Vulva itu area luar dari area kewanitaan yang mengelilingi lubang kencing. Jadi, cuci area tersebut dengan air bersih. Kalau di toilet umum pakai air dari pancuran ya, jangan yang sudah tertampung di bak penampungan air/ ember. Boleh menggunakan pembersih organ kewanitaan sesuai kebutuhan.

  • Bersihkan dari arah depan ke belakang.

Kalau membasuh area kewanitaan perhatikan arahnya ya, dari depan ke belakang. Jangan lupa mengeringkannya dengan handuk/ tissue lembut sekali pakai dengan arah yang sama dan tidak berulang.

  • Pakailah pakaian dalam yang menyerap keringat dan segera ganti apabila terasa lembab.

Paling nyaman sih pakaian dalam dari bahan katun ya.

  • Ganti pembalut/ pantyliners/ pakaian dalam secara berkali maksimal 6 jam sekali.

Ada hasil riset yang mengejutkan dari Burnet Institute 2015 yang menunjukkan bahwa 3 dari 10 anak perempuan di kota dan 6 dari 10 anak perempuan di desa hanya mengganti pembalut kurang dari dua kali sehari. Padahal, sebaiknya setiap 6 jam sekali disarankan untuk ganti pembalut/ pantyliners/ pakaian dalam.

Apa yang terjadi jika area kewanitaan tidak dijaga kebersihannya?

Seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya, apabila area kewanitaan tidak dijaga kebersihannya dengan benar, maka akan menimbulkan infeksi. Infeksi yang terjadi pada area kewanitaan disebut dengan Vaginitis. Ada tiga tipe Vaginitis berdasarkan penyebabnya yakni bakteri, trikomonas, dan jamur.

Tabel di bawah ini menjelaskan perbedaan dan ciri-ciri ketiga tipe Vaginitis:

Tiga tipe Viginitis.

Biasanya Vaginitis terjadi karena ada kekeliruan dalam membesihkan area kewanitaan. Salah satunya yang paling fatal adalah membersihkan area kewanitaan dengan sabun badan atau body wash. Survey Nielsen pada wanita Asia menemukan bahwa lebih dari 40% perempuan menggunakan sabun badan untuk mencuci area kewanitaan. Padahal, pH sabun badan lebih tinggi dari area kewanitaan, sehingga akibatnya terjadi ketidakseimbangan pH area kewanitaan yang membuat bakteri baik mati.

Bolehkah menggunakan produk pembersih untuk membersihkan area kewanitaan?

Lha, kalau enggak membersihkan pakai sabun kan enggak bersih, lalu sebaiknya pakai apa donk?” Ada yang bertanya demikian?

Dr. Mery mengatakan bahwa boleh kok membersihkan area kewanitaan dengan produk pembersih, asalkan produk tersebut memenuhi syarat sebagai berikut:

  • Mempertahankan pH area kewanitaan.

FYI, area kewanitaan memiliki suasana asam, dengan pH antara 3,8-4,2. Jadi pilih produk yang pH-nya sama yaaa.

  • Mendukung flora normal.

Terdapat flora normal di area kewanitaan, yakni Lactobacillus. Lactobaciluus inilah yang mempertahankan keseimbangan pH area kewanitaan. Produk tersebut harus bisa membuat flora normal tersebut terus hidup.

  • Mengandung bahan-bahan yang aman bagi kulit.

Bahan-bahannya produk pembersih kewanitaan sebaiknya sudah Gynaecologically Tested. Sudah lulus uji tes oleh ahlinya (Gynecologist) bahwa kandungannya aman bagi kulit, khususnya kulit area kewanitaan.

Untuk menjaga keseimbangan pH dan flora normal, area kewanitaan perlu dibersihkan setiap hari. Pilihan pembersih yang baik untuk area kewanitaan adalah yang memiliki pH sesuai dengan pH alami area kewanitaan. Salah satu kekeliruah yang sering terjadi dalam membersihkan area kewanitaan adalah dengan menggunakan body wash atau sabun badan. Penggunaan sabun badan kurang disarankan karena pH yang terkandung pada sabun badan berada di angka 9-10 dan kurang ideal untuk membersihkan area kewanitaan yang memiliki pH lebih asam. Membersihkan area kewanitaan dengan sabun badan dapat menyebabkan kekeringan pada kulit dan berpotensi menjadi peradangan yang bisa mengganggu tingkat pH alami dan flora normal di area kewanitaan,” kata dr. Mery.

Dr. Mery kemudian menyarankan untuk memakai produk pembersih area kewanitaan yang bahannya terbuat dari prebiotik. Mengapa prebiotik? Sebab, prebiotik adalah senyawa yang bisa menjadi makanan bakteri baik di area kewanitaan.

Salah satu senyawa yang mampu membantu pertumbuhan bakteri baik di area kewanitaan adalah prebiotik. prebiotik bisa berfungsi sebagai makanan atau nutrisi bagi perkembangan bakteri baik di area kewanitaan. prebiotik ini bisa menjaga tingkat pH normal di area kewanitaan,” kata dr. Mery.

Betadine Feminine Wash dan Wipes untuk membersihkan area kewanitaan

Contoh produk pembersih area kewanitaan yang memiliki syarat sesuai dengan yang disebutkan oleh dr. Mery di atas adalah Betadine Feminine Wash. Betadine Feminine Wash ini juga memiliki kandungan prebiotik yang mampu membantu pertumbuhan bakteri baik, serta menjaga keseimbangan pH alami area kewanitaan.

Brand Betadine sendiri sudah lebih dari 50 tahun dipercaya sebagai ahlinya mencegah dan mengobati infeksi di seluruh dunia. Kini, Betadine berinovasi menciptakan Betadine Feminine Wash khusus untuk menjawab permasalahan perempuan, agar lebih mudah membersihkan area kewanitaan sehari-hari.

Selain prebiotik, Betadine Feminine Wash juga memiliki formula alami Tri-Care yang terdiri dari:

  • Immortelle: Bunga abadi yang memiliki sifat antimikroba dan antioksidan alami yang memberi kelembutan dan mengurangi iritasi pada kulit.
  • Sensiva: Zat aktif yang mampu mengurangi gatal dan kemerahan pada kulit.
  • Citrofol: Bahan alami untuk menetralisir bau tak sedap.

Kandungan Betadine Feminine Wash.

Kini Betadine berinovasi dengan mengeluarkan Betadine Feminine Wash sebagai pembersih kewanitaan sehari-hari. Inovasi terbaru dari Betadine ini menjawab seluruh kekhawatiran perempuan dalam membersihkan area kewanitaan sehari-hari. Betadine Feminine Wash memiliki kandungan prebiotik dan formula alami Tri-Care yang membantu pertumbuhan bakteri baik serta menjaga keseimbangan pH alami area kewanitaan,” kata Marketing and Innovation Regional Mundipharma (Asia Pacific, Latin America, Africa, Middle East), Adi Prabowo.

Adi Prabowo (berdiri) menjelaskan keunggulan produk Betadine Feminine Wash.

Varian dan harga pembersih area kewanitaan Betadine Feminine Wash

Ada empat varian Betadine Feminine Wash, yakni:

  • Gentle Protection: Memberikan perlindungan antioksidan dari bunga Immortelle, punya khasiat antimikroba dan antioksidan alami yang memberi kelembutan dan mengurangi iritasi pada kulit.
  • Fresh and Active: Ada tambahan Lemon Verbena untuk sensasi kesegaran lebih lama, cocok digunakan saat berolahraga atau aktivitas yang banyak mengeluarkan keringat.
  • Odour Control: Ada tambahan ekstrak alami Witch Hazel untuk perlindungan lebih dari bau tak sedap, cocok digunakan saat beraktivitas panjang (pagi sampai malam).
  • Moisturising: Ada tambahan ekstrak Calendula Oil untuk kelembaban optimal pada kulit kering di area kewanitaan.

Kemasan warna biru Odour Control, warna ungu Immortelle, warna hijau Fresh and Active, sedangkan yang pink adalah Moisturising Calendula.

Betadine Feminine Wash tersedia dalam bentuk busa (Betadine Feminine Wash Foam) dan cairan (Betadine Feminine Wash Liquid). Cara pakainya mudah:

  • Bersihkan/ cuci tangan terlebih dahulu.
  • Tuangkan produk Betadine Feminine Wash baik yang foam maupun liquid ke tangan yang sudah lembab.
  • Basuhkan ke area kewanitaan dari depan ke belakang.
  • Bilas dengan air bersih.
  • Keringkan.

Selain Betadine Feminine Wash, ada pula Betadine Feminine Wipes Gentle Protection yang berbentuk tissue. Tissue ini bisa langsung diusapkan ke area kewanitaan. Uniknya, tissue ini bisa langsung dibuang ke toilet dengan langsung di-flush. Jangan khawatir toilet mampet, sebab tissue ini terbuat dari 100% bahan biodegradable. Sepertinya produk satu ini cocok buat traveler ya? 😀

Grand launching Betadine Feminine Wash dan Wipes.

Itulah teman-teman informasi mengenai cara membersihkan area kewanitaan yang benar yang saya dapatkan dari acara yang saya hadiri tersebut. Yuk, teman-teman, kita review bersama-sama, udah bener belum cara kita membersihkan area kewanitaan kita? Buat yang masih membersihkan area kewanitaan dengan sabun mandi, saran saya sih mulailah beralih ke produk pembersih area kewanitaan yang mengandung prebiotik seperti Betadine Feminine Wash dan Wipes ini 🙂 .

Produk pembersih area kewanitaan Betadine ini sudah tersedia kok di minimarket atau supermarket atau apotek. Harga Betadine Feminine Wash Foam 100 ml Rp. 45.000,-, Betadine Feminine Wash Liquid 50 ml Rp. 25.000,-, sedangkan Harga Betadine Feminine Wipes Gentle Protection isi 10 lembar adalah Rp. 12.000,-. Cukup terjangkau bukan?

April Hamsa

15 Comments

  1. Afifah Mazaya 1 Mei, 2018
  2. Ira DuniaBiza 2 Mei, 2018
  3. Fenni Bungsu 2 Mei, 2018
  4. Aan 2 Mei, 2018
  5. Syarifani Mulyana 2 Mei, 2018
  6. Tian lustiana 2 Mei, 2018
  7. Sara Neyrhiza 2 Mei, 2018
  8. Tukang Jalan Jajan 2 Mei, 2018
  9. Mildaini 3 Mei, 2018
  10. Elva Susanti 3 Mei, 2018
  11. Echi mustika 3 Mei, 2018
  12. Ida Tahmidah 3 Mei, 2018
  13. Ida Tahmidah 3 Mei, 2018
  14. Mardiah 3 Mei, 2018
  15. Abby Onety 7 Mei, 2018

Tinggalkan Balasan ke Mildaini Batalkan balasan

Instagram

error: Content is protected !!