Kalau makan gelato rasa vanila atau cokelat, pasti udah biasa kan? Nah, gimana kalau teman-teman makan gelato rasa kecombrang? πŸ˜€ Iyaaa, ada lho gelato yang dengan cita rasa seperti itu, yakni gelato yang dijual di Locarasa, area Kemang, Jakarta Selatan.

FYI, Locarasa ini merupakan store gelato yang mengusung slogan β€œLet’s Go Local” yang katanya awalnya diilhami dengan ide ingin memperkenalkan cita rasa Indonesia ke masyarakat. Tak hanya rasa yang sekadar melokal, semua bahan-bahan gelato Locarasa dibeli langsung dari petani lokal juga, lho. Misalnya, kecombrang belinya dari petani di Bali, lalu kacang kenari belinya dari petani Maluku, bahan vanila dari petani di Flores, dll.

Unik kan? Pokoknya, go local, go!

Trus, gimana ceritanya kok saya bisa jauh-jauh nyicipin gelato Locarasa di Kemang?

Yeaaay,Β bawa hadiah gelato.

Kebetulan, tadi sore saya beruntung memenangi giveaway di event launching buku yang berlangsung di restoran Nusa Indonesia Gastronomy milik Chef Ragil Imam Wibowo (Chef Ragil). Hadiahnya boleh membawa pulang satu cup isi dua varian gelato Locarasa. Maka, sepulang acara launching buku, saya mampir deh ke store ilocarasa.

Store Locarasa yang juga milik Chef Ragil ini, lokasinya masih satu area dengan restorannya itu. Kalau dari depan, jika mau masuk resto Nusa Indonesia Gastronomy masuk lewat pintu tengah, sedangkan pintu Locarasa ini di bagian sebelah kiri. Walau sebenarnya dari dalam juga masih nyambung dengan resto.

Seperti yang sudah saya singgung sebelumnya, sejak awal Locarasa ini dibuka, hal yang membuat store gelato ini terkenal adalah cita rasanya yang unik.

Bagaimana tidak? Ciita rasa makanan lokal khas Indonesia dijadikan Chef Ragil sebagai rasa gelato. Sebut saja yang sudah saya mention di awal tadi, rasa kecombrang. Lalu, ada rasa kemangi, klepon, es doger, dll. Unik kan?

Cuma, sepertinya tadi beberapa rasa yang sebelumnya ada, sekarang enggak ada. Mungkin menyesuaikan dengan yang disukai pelanggan atau gimana gitu kali ya?

Pilih varian rasa gelato favoritmu di sini.

Kalau di etalase tadi sih varian rasa gelato yang disajikan antara lain rasa tamarillo (terong Belanda), taro (semacam talas), es doger, kue keranjang, green tea, kecombrang, kelapa, vanila, cokelat kenari, pisang, klepon, lime sorbet, bagea (kue tradisional Maluku), dan satu lagi maafkan saya lupa, huhu.

Waktu memilih gelato, sayangnya, saya enggak berani memilih rasa yang paling unik, huhu. Soalnya, kebetulan saya sedang agak batuk, jadi kemungkinan yang akan banyak makan gelato adalah anak-anak saya di rumah. Maka, saya pun memilih rasa yang sekiranya β€œaman” untuk anak-anak. Maksudnya yang udah familiar dengan lidah mereka, gitu.

Akhirnya, pilihan saya jatuh kepada rasa kelapa dan cokelat kenari. Cokelat kenari ini adalah cita rasa khas daerah Maluku. Biasanya, sering saya jumpai di cake atau kue kering. Kali ini penasaran kalau dibikin jadi gelato gimana rasanya πŸ˜€ .

Dua rasa gelato yang saya pilih tersebut kemudian dimasukkan ke dalam satu cup oleh mbak-mbaknya yang ngambilin gelato. Seperti yang saya bilang tadi, karena itu hadiah giveaway, maka saya dapat free.

Lokasi Locarasa di Kemang, Jakarta Selatan.

Nanya-nanya harganya, ternyata satu cup itu adalah Rp. 65.000,-00. Bisa dibawa pulang dan nanti boleh minta tolong dibungkusin mbak-mbaknya dengan plastik berisi es batu, sehingga sampai rumah gelatonya enggak mencair. Akan lebih baik lagi kalau bawa tas makanan tahan dingin itu. Kebetulan tadi saya bawa, hehe.

Kalau beli agak banyak, sepertinya juga bisa add stereofoam dan dry ice. Tentu saja enggak free ya, namun kena charge Rp. 22.000,-00. Isi satu box stereofoam ini maksimal tiga cup gelato.

Lalu, apabila mau beli langsung tiga varian rasa juga bisa, lho. Namun beda harga, tentu aja ya, yakni Rp. 85.000,-00. Trus, wadahnya bukan cup, melainkan jar plastik bening yang ukurannya lebih besar. Isinya sekitar 500 ml gelato.

Selain take away, kalau mau makan gelato di tempat ya bisa banget, lho. Tempat dine in-nya bisa di area resto Nusa Indonesian Gastronomy atau bisa di teras depan store Locarasa.

Ada beberapa pilihan penyajian. Kalau satu cup isi maksimal dua rasa, harganya Rp. 38.500,-00, sedangkan untuk yang tiga rasa dibandrol Rp. 49.500,-00.

Gelato yang saya nikmati bersama anak-anak malam ini.

Selain bisa menikmati gelato, sepertinya di Locarasa juga bisa membeli kopi dan camilan lain. Tersedia pula kemasan camilan seperti kacang-kacangan, serta beberapa minuman dan makanan kemasan. Cuma saya enggak terlalu memperhatikan apa aja macamnya dan harganya tadi, soalnya sudah terpaku pada gelato, hehe.

Cukup cepat juga sih service penyajian gelato dari mbak-mbaknya. Cup saya juga udah langsung diberi es batu dan dimasukkan ke kantung plastik soalnya saya bawa pulang ke rumah.

Begitu sampai rumah, gelatonya aman, enggak mencair. Saya masukkan freezer sebentar.

Setelah memastikan anak-anak sudah makan malam, kami pun mulai mencicipi gelato. Menurut saya, rasa kelapanya manisnya pas. Lalu, kalau cokelat kenarinya, terasa butiran kenarinya. Perpaduan keduanya juga ternyata sangat enak.

Aih, jadi nyesel tadi enggak nambah beli gelato rasa lain yang lebih unik, seperti kecombrang. Yaaa, mungkin kapan-kapan deh ke sana lagi πŸ˜€ .

Buat teman-teman yang penasaran, mau mencoba gelato Locarasa yang mengusung rasa lokal ini sendiri, bisa datang ke store-nya yang beralamat lengkap di Jl. Kemang Raya no 81 Jakarta Selatan.

Semoga info tentang gelato Locarasa dengan cita rasa lokal ini bermanfaat ya buat teman-teman pecinta gelato πŸ˜€ .

April HamsaΒ 

Categorized in: