Others

Piknik di Kebun Raya Bogor

Akhirnya keturutan juga nih piknik di Kebun Raya Bogor. Lagi-lagi sebenarnya karena tugas sekolah anak, sih 😛 . Ceritanya waktu kenaikan kelas kemarin Maxy dapat tugas arrange piknik keluarga, gitu. Setelah googling beberapa tempat, akhirnya kami putuskan pikinik di Kebun Raya Bogor aja. Alasannya karena deket dari rumah (Cilebut) waktu itu. Tinggal naik commuter line (KRL) dari stasiun Cilebut, lalu turun stasiun Bogor, lanjut jalan kaki deh ke Kebun Raya Bogor.

Dari stasiun Bogor ke Kebun Raya Bogor jaraknya sekitar 1,5-1,7-an km aja, kok. Buat yang sering jalan kaki, jarak segitu mah keciiiil haha. Alhamdulilahnya, anak-anak sudah kami biasakan jalan kaki. Apalagi, waktu itu kami ke sananya hari Minggu, berbarengan dengan orang-orang yang memang tiap Minggu suka jalan kaki/ jogging mengitari Kebun Raya, sehingga jalan kaki OTW ke Kebun Raya Bogor-nya enggak berat-berat amat.

Kami tiba di Kebun Raya Bogor sekitar pukul 07.00 WIB pas banget dengan jam bukanya tiap Sabtu dan Minggu. FYI, kalau enggak salah, saat weekdays, Kebun Raya Bogor buka pukul 08.00 WIB.

Sampai sana, kami pun segera membeli tiket masuk. Harga tiket masuk Kebun Raya Bogor Rp. 26.000,-00 per orang. Anak kecil kayaknya juga bayarnya sama. Lupa-lupa inget, karena sepertinya baru tiga kali kami masuk ke Kebun Raya Bogor. Pertama, dulu karena event blogger free masuknya, kedua saat kami jalan-jalan pagi setelah malamnya menginap di hotel IPB yang ada di dalam Botani Square Mall, lalu ketiga ya pas mau piknik itu.

Begitu masuk ke dalam, Kebun Raya Bogor masih relatif sepi. Spot-spot di taman hijau yang biasanya buat piknik masih sepi, sehingga kami masih bisa memiliki lokasi yang asyik buat menggelar tikar piknik.

Oh ya, ternyata hari itu akan ada event Festival Musik Sunset. Cuma kan (sayangnya) sore yaaa, jadi enggak bisa lihat deh. Yaweslah, moga-moga kapan-kapan bisa mengikuti event serupa di sana.

Setelah berkeliling, kami memilih tempat yang enggak jauh dari toilet, haha. Lupa nama areanya apaan. Alasannya supaya gampang aja kalau anak-anak kebelet pipis atau mau sekadar mencuci tangan. Eh, dekat di sini maksudnya enggak yang deket-deket amat gitu, sih, melainkan lokasi toiletnya terjangkau cepet.

Sebelum kami, di lokasi itu ada satu keluarga besar yang piknik juga. Rame-rame gitu, ada anak-anak, ortu, kakek-neneknya juga. Lalu, setelah kami, datang lagi satu rombongan lain. Meski demikian, karena tempatnya luas, maka enggak saling mengganggu, kok.

Setelah menggelar tikar, kami pun mengeluarkan makanan dan minuman yang kami bawa. Trus, lanjut menikmati makanan dan minuman, sarapan maksudnya, karena datang kepagian,sehingga belum sempat makan dari rumah haha.

Eh, sebelumnya kami pepotoan dulu, ding. Khususnya memotret makanan dan minuman yang dibawa, plus venue lokasi dan peserta pkniknya juga 😛 .

Sebenarnya, makanan dan minuman bekal piknik kami hari itu tuh bukan makanan dan minuman biasa #tsaaahh 😛 . Jadi, tugasnya Maxy tuh tentang pelajaran IPA, lebih tepatnya soal tanaman dan hewan beserta habitatnya. Nah, wujud tanaman dan hewan itu berupa makanan yang kami bawa hari itu.

Waktu itu kami cuma bawa makanan dan minuman yang gampang-gampang aja, sih, hasil memasak saat pagi-pagi buta 😀 . Ada lele goreng, tumis kangkung, tempe goreng, telur dadar, jangan lupakan nasi juga hehe. Lalu, kami juga menambahkan buah-buahan seperti pisang, anggur, pepaya, plus camilan kacang rebus. Untuk minumannya kami bawa air putih dan teh. Udah mewakili tugas sekolah Maxy, pokoknya, hehe.

Yah, intinya kami bawa bekal makanan ke sana, supaya enggak beli-beli lagi juga 😛 . Enak-enggak enak, eh, entah mengapa makanan yang kami makan pagi itu nikmat banget. Emang ya, sesekali makan di luar rumah tuh penting. Enggak mesti harus ke resto mahal, bisa juga piknik-piknik seperti yang kami lakukan, gitu.

Oh ya, jangan kaget kalau selama piknik di Kebun Raya Bogor nanti ketemu kucing-kucing liar ya? Di sana memang lumayan banyak kucing liarnya. Kami pun berbagi makanan kepada kucing-kucing itu. Catetan banget nih, buat pecinta kucing yang piknik ke Kebun Raya Bogor, sebaiknya bawain juga makanan kucing, supaya mereka seneng 😀 .

Enaknya piknik ke Kebun Raya Bogor, setelah piknik kita bisa melanjutkan jalan-jalan keliling kebun atau hutan yang merupakan paru-paru Kota Bogor tersebut. Kalau lagi mager jalan-jalan, kita juga bisa membawa perlengkapan olahraga seperti raket dan shuttlecock atau bola voli mainan untuk bermain di lapangan hijau.

Kalau playground anak-anak, terus terang saya kok belum menemukannya ya? Namun, salah satu favorit anak-anak adalah berseluncur atau menjatuhkan diri dengan berguling-guling dari bukit-bukit kecil yang ada di sekitar lapangan.

Alternatif lainnya adalah menyewa sepeda atau ikut naik mobil wisata yang wira-wiri di dalam Kebun Raya Bogor. Pendek kata, banyak aktivitas menarik bisa kita lakukan di Kebun Raya Bogor.

Itulah teman-teman, cerita piknik di Kebun Raya Bogor bersama keluarga. Buat yang kepengen piknik di sana juga, berikut tips dari saya:

  • Datang pagi banget, kalau bisa saat jam buka Kebun Raya, sehingga bisa memilih spot piknik yang diinginkan.
  • Bawa perbekalan makan dan minum sendiri.
  • Bawa perlengkapan piknik, khususnya tikar piknik sendiri yang nyaman, supaya enggak perlu menyewa/ membeli tikar piknik di sana.
  • Bawa payung atau jas hujan buat berjaga-jaga kalau hujan. Yaaa, namanya juga Kota Hujan yaaa 😀 .

Semoga tips piknik di Kebun Raya Bogor ini bermanfaat 😀 .

April Hamsa

Leave a Reply

Instagram

error: Content is protected !!