“Bleky, Bleky, mau wet food enggaaakk?” Saya goyang-goyangin pouch makanan kucing premium Monchou di depan Si Bleky, kucing saya. “Maooww, maoooww,” katanya yang artinya mau makanan itu. Namun, saya enggak langsung kasi, sengaja goda-godain dulu biar anaknya ngrayu-ngrayu. Bener deh, seperti biasa, Bleky buglet-ngulet di kaki saya. Setelah puas melihat polanya, baru saya tuang makanan kucing basah Monchou ke mangkuknya. Bisa ditebak apa yang terjadi, tanpa perlu diberi aba-aba Bleky udah langsung menyantap wet food Monchou.

Bleky paling suka makan Monchou.

Setelah kenyang makan Monchou, kemudian Bleky minum, trus mencari tempat yang pewe buat rebahan, endingnya tidur atau kalau enggak maen. Huweeeh,  begitulah ya bund kelakuan anabul.

Makanya, ada beberapa orang yang menganggak anabul kayak kucing tuh majikan, sedang dirinya sendiri adalah babu. Namun, saya enggak ikutan gini, sih, soalnya saya lebih menganggap Bleky tuh anak ketiga saya, adiknya Maxy dan Dema. Bedanya, bulunya lebih banyak, hahaha 😛 .

Cerita Bleky

Si Bleky ini kucing yang sudah ikut keluarga saya sejak dia lahir. Yes, emaknya yang bernama Vampir (kucing liar yang suka mampir ke rumah) melahirkan dua anak di mesin cuci bekas saya yang telah rusak. BTW, sebenarnya, ada dua anak kucing. Sayangnya, yang bertahan cuma Bleky.

Suatu hari, Si Vampir ini menghilang tanpa jejak meninggalkan Bleky sebatang kara, Padahal saat itu, Bleky kondisinya kurus dan cacingan. Tak tega melihat kondisinya, kami pun membawa Bleky ke dokter untukdiobati cacingannya. Alhamdulillah, setelah itu anaknya cukup sehat. Singkat cerita, Bleky pun resmi menjadi anabul di keluarga saya.

Bleky usia 2 tahun.

Sebenarnya, awalnya, saya tuh enggak tertarik memelihara kucing, karena lumayan berat ya tanggung jawabnya. Namun, karena merasa rumah tanpa ingon-ingon alias peliharaan tuh sepi, akhirnya yawda pelihara Bleky aja.

Sejak ada Bleky memang kayaknya rumah tuh terasa lebih ramai. Ada saja polahnya yang bikin gemes. Namun, di sisi lain Bleky itu juga merupakan hiburan buat kami sekeluarga.

Selain itu, saya orang yang percaya kalau kucing bisa meredam hawa negatif. Kalau ada problem curhat ke Bleky lumayan bikin lega. Nguwel-nguwel dia juga sangat memuaskan. Sesekali, saya juga maksa dia mendoakan saya lekas kaya raya wkwk.

Menjaga kesehatan Bleky

Meski demikian, punya anabul tuh memang enggak selalu seneng mulu. Ada pula masa-masa mumet, terutama kalau anabul sakit.

Bleky pernah tuh flu enggak sembuh-sembuh. Kalau sudah begitu ya treatment-nya udah mirip kayak kalau pas anak kandung sakit aja. Ya dibawa ke dokter atau dibelikan obat.

Biaya bawa anabul pun lumayan ya cyynnn… Mana enggak ditanggung BPJS hehehe 😛 . Termasuk biaya vaksin dan perawatan lainnya.

Yaaa, biar kata Bleky katanya cuma kucing domestik alias kucing kampung, tetapi perlakuannya ya tetap sama, karena bagaimanapun juga Bleky kan makhluk hidup ciptaan Allah juga #benerinkerudung.

Menjaga kesehatan kucing sangat penting agar punya usia harapan hidup yang panjang.

Selain itu, faktor makanan juga cukup mempengaruhi kesehatan anabul, lho. Sama seperti makanan manusia, sebaiknya makanan kucing tuh juga memenuhi kebutuhan nutrisinya, khususnya berupa protein hewani ya.

Trus, jika memberikan makanan, baik dry food maupun wet food, perhatikan baik-baik bahan-bahannya. Jangan sampai makanannya membuat pencernaan kucing jadi sakit.

Salah satu bahan makanan yang sering bikin perut anabul sensitif adalah biji-bijian, padahal biji-bijian ini sering menjadi salah satu bahan dasar untuk membuat makanan kucing. Memang sih biaya produksi makanan seperti ini murah, sehingga harganya pun ramah kantung. Namun, sesungguhnya makanan kayak gini kandungan karbohidratnya tinggi. Sementara yang paling dibutuhkan anabul seperti kucing adalah protein.

Makanan kucing mempengaruhi kesehatannya.

Enggak semua anabul cocok dengan makanan dengan bahan grain. Ada anabul yang perutnya sensitif sekali lho dengan bahan makanan dari biji-bijian ini. Oleh karena itu, akhirnya beberapa pecinta anabul pun lebih memilih makanan kucing grain freeuntuk anabulnya, supaya menghindari risiko anabul kena grain allergy.

Menurut saya, ketimbang kejadian anabul sakit trus ke dokter tanpa ditanggung BPJS, mending upgrade makanannya aja makanannyajadi makanan kucing grain free.

Memberi Bleky makanan kucing basah dan snack kucing Monchou

Salah satu makanan kucing grain free yang saya rekomendasikan adalah Monchou. FYI, Monchou itu artinya “sayang” dalam Bahasa Perancis.

Monchou ini memiliki beberapa varian produk, yakni:

  • Monchou Cat Wet Food (70 gr)
  • Monchou Dog Wet Food (70 gr)
  • Monchou Cat Snack Liquid (5 x 15 gr).

Buat Bleky, tentu aja, saya kasi makanan kucing basah dan snack kucingnya.

Makanan kucing basah Monchou yang saya kasi adalah varian Tuna Topping Salmon in Jelly dan Tuna Topping Anchovy in Gravy (teri dengan saus daging). Trus, kalau snack kucingnya saya berikan  Ocean Fish with Scallop Mousse.

Monchou Tuna Topping Salmon in Jelly.

Perbedaan Monchou Tuna Topping Salmon in Jelly dan Tuna Topping Anchovy in Gravy adalah ketika kita pegang kemasan pouch terasa kalau Tuna Topping Salmon in Jelly tuh lebih pekat, sedangkan Tuna topping Anchovy in Gravy lebih lembek/ cair.

Kalau dibuka kemasannya, kedua makanan kucing basah dari Monchou ini memiliki bau yang sangat khas. Kalau kita buka dekat kucing kita nih, maka kucing akan langsung nyamperin kita.

Ketika dituang di mangkuk, Monchou Tuna Topping Salmon in Jelly ini memiliki tekstur sesuai namanya yakni lembek-lembek kek jelly. Terdapat suwiran tuna dan salmon yang kasar dan masih terlihat padet.

Monchou Tuna Topping Anchovy in Gravy.

Kalau Monchou Tuna Topping Anchovy in Gravy, terlihat suwiran ikannya juga masih sama kasar, namun makanan kucing basah yang satu ini terlihat seperti ada kuahnya. Yaaa, namanya juga makanan ini terbuat dari jus daging ya.

Bleky sangat suka semua Monchou, baik makanan basah yang varian Tuna Topping Salmon in Jelly maupun Tuna Topping Anchovy in Gravy. Begitu pula dengan snack kucing Monchou Ocean fish with Scallop Mousse. Teksturnya yang lembut dan terlihat creamy menjadi kudapan favorit para kucing.

Tentang makanan kucing premium Monchou

BTW, Monchou ini bisa dibilang makanan kucing premium lho, karena memiliki beberapa keunggulan sebagai berikut:

Natural dan 100% real meat

Monchou hanya dibuat dari bahan protein hewani yang berkualitas dan tidak ada kandungan karbohidrat.

Seperti yang kita ketahui bersama ketika belajar IPA zaman sekolah dulu, yang namanya anabul, seperti kucing atau anjing tuh merupakan hewan karnivora. Artinya, kucing tuh secara natural makanannya ya daging-dagingan, baik itu daging ikan, ayam, sapi dll.

Terbuat dari bahan 100% real meet.

Dengan memberikan makan kucing makanan sesuai kebutuhannya, maka bisa membuat kucing menjadi sehat, regenerasi jaringan tubuhnya cepat, membantu menjaga bulunya tetap bagus dan enggak rontok, serta memperkuat tangan/ cakarnya.

Kalau kebutuhan akan protein ini enggak dipenuhi, maka risikonya, kucing akan mudah sakit. Nah, pasti teman-teman enggak mau donk anabulnya sakit. Maka, sebaiknya kasi makanan kucing premium Monchou yang terbuat dari daging yang natural dan 100% real meat.

Palatabilitas tinggi

Monchou disebut makanan kucing premium bukan tanpa alasan. Selain karena bahan-bahan kandungannya natural dan 100% real meat, Monchou juga terbuat dari bahan baku berkualitas tinggi dengan standar human grade.

Monchou merupakan makanan kucing human grade.

Disebut sebagai makanan kucing human grade tuh artinya Monchou ini menggunakan bahan makanan yang biasa dimakan oleh manusia juga. Bahan-bahan makanannya tidak memakai bagian buntut, kepala, dan tulang, sehingga bagus buat pencernaan kucing.

Formula grain free

Kalau alasan ini sudah saya singgung sebelumnya ya. Monchou hadir dengan formula grain free, sehingga cocok untuk anabul, baik kucing maupun anjing yang pencernaannya sensitive atau alergi terhadap biji-bijian.

Mengandung minyak krill

Monchou mengandung Omega 3 dan 6 yang bisa menutrisi otak, kulit, dan membuat bulu anabul makin sehat.

Mengandung Taurine

Taurine ini memiliki manfaat untuk mendukung kesehatan mata dan jantung anabul, sehingga usia harapan hidup anabul kita pun meningkat.

Meskipun layak disebut makanan kucing premium, namun harga wet food Monchou masih bersahabat lho untuk dompet para cat lover. Harga makanan kucing basah Monchou sekitar 15-17 ribuan Rupiah aja per pouch. Kalau snack kucing Monchou harganya sekitar 37-40 ribuan. Satu pouch snack kucing isinya 5 ya.

Bleky juga suka makan snack kucing Monchou.

Itulah teman-teman sedikit info tentang makanan kucing basah dan snack kucing Monchou yang disukai oleh kucing saya Bleky.

Kalau teman-teman ingin memberikan makanan kucing premium Monchou juga buat, silakan mengintip infonya di Instagram @monchouindonesia dan Facebook @monchouindonesia ya.

Teman-teman juga bisa langsung membeli makanan kucing Monchou di Shopee atau Tokopedia.

Semoga info makanan kucing basah dan snack kucing Monchou yang tak hanya enak tetapi menyehatkan buat kucing ini bermanfaat ya 😊.

April Hamsa