Hello, assalamuallaikum, teman-teman, bagaimana puasanya? Lancar-lancar saja kan? Enggak ada masalah bau mulut kan? Xixixi. Kalau ada masalah bau mulut saran saya ya sering-sering saja bersiwak atau gosok gigi. Namun, jangan lupa, usahakan pakai pasta gigi yang halal ya teman-teman. Seperti pasta gigi yang saya pakai sekarang ini, Sasha. Supaya tambah berkah amalan ibadah Ramadannya πŸ™‚ .

Hehehe, yeah, emang sih yang namanya bau mulut itu sering muncul pada saat kita berpuasa Ramadan seperti sekarang ini. Soalnya pada saat kita puasa, produksi saliva (air liur) kita berkurang, karena kita jadi jarang mengunyah makanan di dalam mulut. FYI, mengunyah makanan bisa membantu memproduksi air liur. Nah, karena air liur berkurang, akibatnya suka ada bakteri yang tertinggal di mulut, khususnya gigi. Sehingga, bau mulut pun enggak bisa dihindari deh.

Bersiwak atau gosok gigi dapat mencegah bau mulut pada saat puasa.

Itulah sebabnya, kalau sedang puasa kita disarankan untuk menjaga kesehatan mulut dan gigi, antara lain dengan cara:

  • Sering-sering berkumur dengan air. Bila perlu pakai obat kumur (mouthwash).
  • Hindari makanan dan minuman yang bisa meninggalkan aroma yang khas.
  • Menjaga kecukupan cairan/ air putih.
  • Menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan cara bersiwak atau gosok gigi, khususnya sesudah sahur/ sebelum imsak.

InsyaAllah dengan cara-cara demikian, kita akan terhindar dari bau mulut tak sedap selama berpuasa.

Namun, bukan berarti kalau enggak puasa kita jadi mengabaikan kesehatan gigi dan mulut ya teman-teman, khususnya perihal bersiwak atau gosok gigi. Nah, mumpung momennya tepat nih, melalui postingan kali ini, saya ingin membahas mengenai sunnah Nabi β€œBersiwak”. Sekalian, saya mau memberikan review tentang pasta gigi Sasha yang saya sebut saat memulai artikel ini tadi di atas.

Tentang β€œBersiwak”

Bersiwak atau membersihkan mulut dan gigi merupakan aktivitas yang sangat disukai oleh Rasulullah SAW. Dahulu, Rasulullah SAW bersiwak pakai dahan atau akar pohon Salvadora Persica yang menurut penelitian di era modern memang baik buat kesehatan gigi dan mulut. Dahan atau akar pohon ini sering disebut sebagai β€œkayu siwak”.

β€œAdalah Rasulullah jika bangun dari malam dia mencuci dan menggosok mulutnya dengan siwak.” (Hadist Riwayat Bukhari)

Kayu siwak ini menurut penelitian, memiliki banyak manfaat, yakni antara lain:

  • Mengandung mineral-mineral alami yang dapat membunuh bakteri.
  • Mampu menghilangkan plak.
  • Bisa mencegah gigi berlubang.
  • Dapat memelihara gusi.

Wah, banyak ya manfaat dari membersihkan gigi dan mulut dengan kayu siwak ini?

Bersiwak atau gosok gigi juga bertujuan untuk mendapatkan ridho dari Allah SWT.

Namun, tahukah teman-teman bahwa sebenarnya tujuan bersiwak bukan hanya sekadar supaya gigi dan mulut menjadi sehat aja? Sebenarnya, bersiwak itu juga mengandung nilai ibadah, yakni supaya kita senantiasa berada dalam kondisi bersih sempurna di hadapan-Nya. Soalnya, mulut yang bersih juga akan mendatangkan ridho dari Allah SWT, lho.

Sehingga, bisa dikatakan bahwa yang namanya bersiwak ini merupakan aktivitas yang punya keutamaan istimewa ya teman-teman? Apalagi, jika kita melakukannya untuk menghalau bau mulut pada saat bulan puasa sekarang ini.

Pentingnya pakai pasta gigi halal

Nah, kalau zaman sekarang, kayu siwak telah banyak digantikan oleh pasta gigi dan sikatnya. Sebenarnya, fungsinya sama sih ya? Sama-sama untuk menjaga kesehatan serta kebersihan gigi dan mulut.

Pakai pasta gigi memang lebih praktis sih, namun sayangnya, ada aspek yang kadang dilupakan ketika kita memakai pasta gigi. Apakah itu? Yaitu mengenai kehalalannya. Enggak banyak orang aware, kalau pasta gigi yang kita pakai sebaiknya ya harus halal. Berbeda dengan kayu siwak yang sudah jelas halal karena berasal dari tumbuhan yang khasiatnya juga sudah terbukti baik untuk kesehatan gigi dan mulut, bahan-bahan untuk pasta gigi ini lebih kompleks.

β€œKenapa sih pasta gigi saja kok mesti diperhatikan halal atau enggaknya?” Ada yang mempertanyakan tentang hal ini?

Sasha adalah produk pasta gigi halal.

Sebenarnya, jawabannya simple aja sih. Sebagai seorang muslim/ muslimah yang baik, sebaiknya apa yang kita konsumsi atau pakai harus merupakan produk halal. Sebagaimana firman Allah SWT berikut:

β€œHai manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaithan; karena sesungguhnya syaithan adalah musuh yang nyata bagimu.” (QS Al Baqarah ayat 168).

β€œLha, kan pasta gigi enggak kita makan? Jadi, ya pakai pasta gigi apa saja enggak masalah donk?” Hyaaahh, masih nanya?

Siapa sih yang bisa menjamin kalau pada saat kita sikat gigi, enggak ada pasta gigi yang tertelan? Pasti ada lha ya dikit-dikit pasta gigi yang enggak sengaja masuk ke dalam tubuh kita? Nah, maka dari itu, sebaiknya kita pastikan kalau pasta gigi yang kita pakai merupakan produk yang halal.

β€œEmang ada pasta gigi yang haram? Mengandung babi gitu?” Penasaran?

Jadi, teman-teman, saya tuh pernah membaca artikel yang menjelaskan mengenai fakta bahwa produk pasta gigi memiliki kandungan kalsium yang berasal dari tulang hewan. Selain itu, banyak pasta gigi di pasaran mengandung perasa atau flavor yang ternyata mengandung alkohol. Itulah beberapa bahan yang pada akhirnya membuat sebuah produk pasta gigi jadi diragukan kehalalannya.

Cerita hijrah pakai pasta gigi Sasha

Nah, semenjak membaca artikel itu, saya jadi bertanya-tanya, apakah produk pasta gigi yang saya pakai selama ini sudah halal atau belum. Apalagi, ternyata di kemasan produk pasta gigi yang saya pakai sebelumnya, tidak ada logo halalnya. Maka, suatu hari saya pun memutuskan untuk mengganti produk pasta gigi yang saya pakai. Ceritanya ingin hijrah pakai produk pasta gigi halal. Sampai akhirnya, saya menemukan pasta gigi Sasha.

Alhamdulillah, saya sudah pakai pasta gigi halal Sasha.

Pada kemasannya, pasta gigi Sasha sudah mencantumkan logo halal. Ternyata, pasta gigi Sasha ini telah mendapatkan sertifikat halal sejak tahun 2012 dengan nilai β€œExcellent” dari LPPOM Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Selain memperoleh sertifikat halal, ternyata Sasha juga berhasil mengantongi sertifikat yang menetapkannya sebagai pasta gigi yang memenuhi Sistem Jaminan Halal. Hal tersebut tak lepas dari usaha produsennya, yakni PT Kino Indonesia Tbk yang sangat concern terhadap 11 Kriteria Jaminan Halal, yakni antara lain: bahan baku, fasilitas, produk, kebijakan halal, tim manajemen halal, aspek tenaga kerja, dll.

Pasta gigi Sasha sudah memiliki sertifikat halal dari LPPOM MUI.

Khusus, bab bahan baku, Sasha ini ternyata unik lho. Soalnya, Sasha merupakan pasta gigi pertama yang mengandung kayu siwak asli. Pasta gigi Sasha juga tidak mengandung perasa alkohol, maupun bahan baku kalsium dari hewan. Nah, karena berbagai pertimbangan tersebut, saya memutuskan hijrah pakai pasta gigi halal Sasha.

Review pasta gigi Sasha

Pasta gigi Sasha memiliki dua varian, yakni:

Sasha Toothpaste Herbal Antibacterial

Warna dasar kemasan box Sasha Toothpaste Herbal Antibacterial adalah gold. Begitu pula dengan kemasan tube-nya, berwarna gold dengan tutup warna hitam. Oh iya, tutupnya berbentuk ulir ya teman-teman. Sangat mudah untuk dibuka.

Sasha Toothpaste Herbal Antibacterial.

Sedangkan, untuk bahan-bahan/ kandungan Sasha Toothpaste Herbal Antibacterial adalah siwak asli dan ekstrak daun sirih. Kedua bahan ini sangat efektif untuk membunuh bakteri penyebab plak dan bau mulut. Maka tak heran kalau kita pakai pasta gigi yang satu ini nafas kita bisa jadi segar tahan lama.

Kalau kita keluarkan isinya dari tube, warna krim pasta giginya tuh putih keruh dan tampak siwak di dalamnya. Kalau kita aplikasikan ke gigi, rasanya enggak pedas. Pasta gigi ini terasa herbal atau sirihnya, membuat mulut terasa segar.

Sasha Toothpaste Herbal Antibacterial berwarna agak putih keruh dengan kandungan siwak.

Nah, karena enggak pedas itu, saya juga juga membiasakan anak saya yang berusia 6 tahun untuk sikat gigi juga pakai Sasha Toothpaste Herbal Antibacterial. Menurut saya, Sasha Toothpaste Herbal Antibacterial sangat cocok dimanfaatkan sebagai pasta gigi peralihan dari pasta gigi anak-anak (balita) ke pasta gigi dewasa.

Sasha Toothpaste Whitening

Varian kedua adalah Sasha Toothpaste Whitening. Seperti namanya, warna dasar kemasan box pasta gigi ini adalah putih. Lalu, tube dan tutup ulirnya juga berwarna putih. Pada saat kita keluarkan dari kemasannya, krim pasta gigi ini berwarna putih.

Sasha Toothpaste Whitening.

Kandungan bahan-bahan Sasha Toothpaste Whitening terdiri dari siwak asli, lemon, dan garam. Pasta gigi ini memiliki manfaat ganda, yakni selain siwaknya bisa melindungi gigi mulut dari bakteri, sedangkan kandungan lemon dan garamnya mampu membuat gigi tampak lebih putih.

Sasha Toothpaste Whitening dapat memutihkan gigi.

FYI, lemon memang punya khasiat memutihkan gigi. Itulah sebabnya, ada beberapa orang yang suka berkumur dengan air perasan lemon atau menggosok gigi dengan kulit lemon. Sifat asam pada lemon mampu memproduksi air liur secara berlebih, sehingga membuat gigi bersih dari bakteri.

Sedangkan, garam mengandung natrium klorida, iodium, flour, dan juga phospor yang ternyata sangat bagus buat kesehatan gigi. Garam mampu melindungi lapisan email gigi dari kerusakan akibat sisa-sisa makanan yang kita konsumsi.

Apabila kita menggosok gigi pakai Sasha Toothpaste Whitening, hal pertama kali yang bisa kita rasakan adalah semacam sensasi rasa asin bercampur asamnya lemon. Namun, lama-kelamaan akan muncul rasa segar di mulut.

Baik Sasha Toothpaste Herbal Antibacterial maupun Sasha Toothpaste Whitening, sama-sama tersedia dalam dua kemasan, yakni kemasan 65 gram dan 150 gram. Harganya cukup ramah kantong sih. Harga pasta gigi Sasha kemasan kecil Rp. 7.500,-, sedangkan kemasan yang lebih besar Rp. 15.000,-.

Meski harganya cukup affordable, namun, manfaat yang kita dapat dari pasta gigi Sasha ini begitu besar. Enggak cuma membersihkan mulut dan gigi, tapi juga membuat kita mengikuti sunnah Rasulullah SAW, yakni gosok gigi pakai siwak. Nah, kalau teman-teman ingin mengikutin sunnah juga, yuk jangan ragu untuk ganti pasta gigimu sekarang dengan Sasha pasta gigi bersiwak yang jelas kehalalannya ini.

Kalau teman-teman ingin mendapatkan informasi lebih jelas mengenai pasta gigi halal Sasha ini, bisa cek di media sosialnya:

Nah, itulah teman-teman, sedikit tips tentang mengatasi bau mulut pada saat berpuasa, juga informasi mengenai betapa pentingnya bersiwak/ gosok gigi, plus review mengenai pasta gigi Sasha. Semoga postingan ini bemanfaat ya teman-teman, puasa kita lancar dan bebas bau mulut aamiin πŸ™‚ .

April Hamsa