Blog Contest Blogger Reporter Company Cosmos Events Food Health Tips Product Review Review & Contest Rice Cooker Cosmos Tips & Opinion Travelling Travelling Tips

Cosmos CRJ-1031, Rice Cooker yang Cocok untuk Traveling

Salah satu hal yang menjadi masalah ketika orang dewasa melakukan traveling bersama anak-anak (terutama bayi dan balita) adalah menyediakan kebutuhan makannya. Soalnya, buat anak kecil, makan itu bukan hanya sekadar membuat kenyang perut, melainkan juga untuk memenuhi gizi buat pertumbuhannya. Lha, kalau misalnya traveling-nya agak lama, let’s say, seminggu, gitu? Masa selama seminggu anak kita mau dikasi makan makanan instan terus? Kasian kan? Menjawab kebutuhan semacam itu, Cosmos, brand produk elektronik asli Indonesia, meluncurkan produk penanak nasi digital atau rice cooker yang cocok untuk dibawa traveling. Nama produk terbaru Cosmos ini adalah Cosmos CRJ-1031.

Saya mengenal produk rice cooker Cosmos CRJ-1031 ini ketika mengikuti acara momblogger gathering bersama Cosmos yang diselenggarakan di Seroeni Resttaurant, Lippo Mall Puri, pada tanggal 29 Agustus lalu. Mau tahu bentuk rice cooker Cosmos CRJ-1031? Seperti ini lho teman-teman:

Produk rice cooker CRJ-1031.

Unyu-unyu banget kan ya bentuknya? Desainnya minimalis, namun fungsional. Sedangkan, ukuran lumayan imut, cuma berkapasitas 0,3 liter aja.

Oh ya, sebelum saya bercerita banyak rice cooker Cosmos CRJ-1031 ini, saya mau sharing dulu nih, mengenai materi yang saya dapatkan kala mengikuti momblogger gathering bersama Cosmos yang saya singgung tadi. Jadi, ceritanya, acara tersebut enggak cuma acara kumpul-kumpul mombloggers pengguna produk Cosmos aja, namun kami juga mendapatkan materi menarik mengenai “How to Eat (Real) Food While Traveling” dari Ibu Pafitri, SKM., RD, seorang Nutrition Expert (Instagram: Nutripaf.ahligizi).

Enggak cuma itu, selain mendapat pengetahuan tentang makanan sehat selama traveling dari Ibu Pafitri, mombloggers yang hadir juga berkesempatan melihat langsung cooking demo healthy real food for traveling dari Healthy Chef Mom Kushandari Arfanidewi atau yang akrab dipanggil Mbak Ayi (Instagram: @kelincitertidur). Mbak Ayi ini kebetulan hobi banget traveling dengan membawa buah hatinya, Nyala, yang masih berusia balita. Mbak Ayi juga memberi banyak tips, bekal bahan makanan apa aja yang bisa kita siapkan dan bawa selama melakukan traveling.

Tetap makan sehat saat traveling

Ibu Pafitri memulai sharing-nya mengenai makanan sehat selama traveling dengan reminder sebagai berikut:

Selama ini, kita kalau traveling, yang dipikirkan adalah tiket dulu, lalu akomodasi, makanan nomor ke sekian. Padahal makanan itu penting. Khususnya buat yang traveling sama anak kecil.”

Mak jleeebb… duh, iya ya, bener juga apa yang dikatakan oleh Ibu Pafitri. Terus terang, selama ini kalau traveling, makanan itu ya dipikirinnya ntar-ntar. Gampang gitu. Anak bisa makan makanan instan atau beli. Padahal risikonya, seperti yang saya singgung sebelumnya, makanan tersebut enggak sehat kan… Apalagi, kalau beli-beli makanan mulu, budget buat traveling pun berisiko membengkak. Pernah mengalami kejadian kayak gitu, teman-teman?

Sebenarnya, enggak hanya buat anak kecil aja sih ya? Buat orang dewasa juga, makanan sehat selama traveling itu sangat dibutuhkan. Ibu Pafitri kemudian mengajukan pertanyaan, “Ada tidak yang abis traveling berat badan turun?” Saya kemudian mengangguk-angguk, menyadari kalau setelah traveling, berat badan saya juga turun gitu. Saya sih ngiranya ya paling karena capek selama traveling, apalagi saat bawa anak-anak saya yang masih piyik-piyik (usia 6 dan 3 tahun).

Cosmos adalah produk lokal Indonesia. 

Ibu Pafitri kemudian menjelaskan bahwa sebenarnya hal tersebut enggak baik, lho, buat kesehatan tubuh. Mengapa? Sebab, biasanya, berat badan turun hal yang sering dialami oleh traveler, bukan karena lemaknya yang turun, melainkan massa ototnya yang turun dan kekurangan cairan.

Ibu Pafitri kemudian menerangkan bahwa berat badan manusia itu dipengaruhi tiga hal, massa otot, air, dan lemak. Cuma lemak yang boleh turun/ berkurang, sedangkan massa otot dan air enggak boleh turun, teman-teman. Massa otot sangat mempengaruhi metabolisme tubuh manusia, sedangkan air membuat seseorang terhindar dari dehidrasi. Sehingga kalau kedua massa (otot dan air) turun, maka akan bahaya buat kesehatan tubuh.

Ibu Pafitri memberikan tips makanan sehat selama traveling.

Otak kita seperti agar-agar. Kalau kekurangan cairan, maka akan seperti otak beku, enggak bisa mikir. Sehingga yang terjadi, malah kita jadi mudah emosi, mudah tersinggung, capek badannya, mudah lelah,” jelas Ibu Pafitri.

Sehingga, Ibu Pafitri menyarankan supaya selama traveling:

  • Kita harus mempertahankan massa otot, dengan melakukan exercise, perbanyak makan protein yang rendah lemak, konsumsi sayuran dan buah-buahan.
  • Mempertahankan hidrasi tubuh dengan banyak minum/ mengkonsumsi cairan.
  • Menjaga kebugaran tubuh, jangan terlalu capek, tetap istirahat yang cukup.

Intinya, selama traveling usahakan untuk senantiasa memenuhi kebetuhan gizi kita. Hal tersebut penting untuk dilakukan karena gizi yang baik selama traveling akan membuat kita bisa:

  • Mempertahankan simpanan glikogen.
  • Mempertahankan hidrasi tubuh.
  • Menjaga kebugaran tubuh.
  • Mencegah stress selama perjalanan.
  • Siap melakukan aktivitas.

Untuk mewujudkan tujuan/ manfaat pemenuhan gizi selama traveling itu, Ibu Pafitri kemudian merekomendasikan beberapa strategi sederhana, namun efektif, untuk membantu kita tetap makan sehat selama traveling. Strategi sederhana yang direkomendasikan Ibu Pafitri terbagi dalam tiga strategi, yakni:

A. Apa yang perlu kita lakukan sebelum traveling?

B. Bagaimana mempersiapkannya?

C. Apa yang harus dilakukan selama traveling untuk membuat makan sehat, sederhana, dan mudah?

A. Apa yang perlu kita lakukan sebelum traveling?
  • Kita buat keputusan mengenai makanan apa yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi selama traveling.
  • Kita rencanakan jenis makanan apa yang akan dibawa dan berapa banyak yang akan dibutuhkan.
  • Kita pertimbangkan bahkan bila perlu bawa fasilitas/ alat masak praktis.
  • Berbelanjalah bahan-bahan makanan sesuai kebutuhan.
B. Bagaimana mempersiapkannya?

Mempersiapkan bahan-bahan makanan yang akan kita konsumsi selama traveling itu penting banget, teman-teman. Ibu Pafitri mengatakan kita harus menjaga bahan-bahan makanan itu tetap segar, misal dengan memasukkannya ke dalam wadah kedap udara dan tidak mudah tumpah atau bisa juga kita masukkan ke plastik yang bebas BPA. Kemudian, usahakan untuk memisahkan makanan-makanan itu sesuai jenisnya.

Ibu Pafitri kemudian juga memberikan beberapa contoh bahan-bahan makanan yang bisa kita bawa selama traveling. Ada dua jenis bahan makanan yang direkomendasikan oleh Ibu Pafitri, yakni makanan segar dan makanan kering yang lebih tahan lama.Berikut contoh-contohnya:

Contoh makanan segar:
  • Sayuran seperti wortel dan brokoli dicelupkan dalam minyak zaitun.
  • Telur direbus sampai keras, namun jangan dikupas kulitnya.
  • Kentang manis dipanggang.
  • Potongan daging, ikan, dan ayam.
  • Salad siap pakai/ makan.
Contoh makanan kering dan tahan lama:
  • Dendeng/ abon/ rendang.
  • Kacang-kacangan.
  • Biskuit rendah kalori/ krakers.
  • Buah kering (keripik mangga kering atau apel).
  • Buah-buahan segar seperti apel, pisang, alpukat, atau jeruk, dll.
C. Apa yang harus dilakukan selama traveling untuk membuat makan sehat, sederhana, dan mudah?

Selama traveling, berikut adalah hal-hal yang harus kita lakukan dengan bahan-bahan makanan yang kita bawa itu:

  • Perhatikan hygiene dan sanitasi makan dan minum yang dikonsumsi.
  • Makan sesuai pola kebiasaan rutin.
  • “Jet lag” rencanakan makanan di pesawat.
  • Makan sering tapi jumlah sedikit.
  • Persiapkan penanganan jika ada problem kesehatan pencernaan, seperti diare, gastroenteritis, dll.

Ibu Pafitri juga mengingatkan kepada peserta mombloggers gathering yang hadir mengenai prinsip pola makan sehat dan seimbang (sesuai piramida gizi seimbang). Meski traveling, prinsip piramida gizi seimbang ini perlu diterapkan, yakni:

  • Batasi gula, garam, dan minyak/ hari.
  • Makan protein rendah lemak 2-4 porsi.
  • Minum air putih minimal 8 gelas/ hari.
  • Makan sayur-sayuran 3-4 porsi/ hari.
  • Makan buah-buahan 2-3 porsi/ hari.
  • Makan karbohidrat kompleks sebanyak 3-4 porsi/ hari.
  • Lakukan gerak atau olahraga atau exercise.

Ibu Pafitri juga menyarankan untuk banyak mengkonsumsi makanan yang dimasak dengan cara dikukus dan/ atau dimakan mentah. Cara lain dengan cara dimasak sebagai makanan berkuah atau ditumis dengan sedikit minyak atau mentega. Jadi, jangan melulu makan makanan yang digoreng ya teman-teman…

Satu lagi, pengetahuan dari Ibu Pafitri mengenai makanan yang dianjurkan dan dihindari. Teman-teman bisa membacanya di gambar berikut ya:

Dari penjelasan Ibu Pafitri mengenai konsumsi makanan sehat selama traveling dapat disimpulkan sebagai berikut:

  • Jangan tinggalkan pola dan jadwal makan sehat kita.
  • Tetap makan tiga kali sehari (pagi, siang, dan malam).
  • Perbanyak konsumsi ikan dan sumber protein lainnya.
  • Perbanyak konsumsi ikan dan sumber protein lainnya.
  • Perbanyak konsumsi sayuran dan cukup buah-buahan.
  • Perbanyak minum air putih.
  • Membawa bekal dan camilan sehat.
  • Batasi mengkonsumsi makanan cepat saji, jajanan, dan snack manis, asin, dan berlemak.
  • Makan lebih sering dengan porsi kecil.

You don’t have to eat less. You just have to eat right,” kata Ibu Pafitri.

Nah, bagaimana teman-teman, sekarang sudah paham mengenai alasan mengapa kita tetap butuh makanan sehat selama traveling dari Ibu Pafitri? Tips dari Ibu Pafitri juga banyak berguna banget bukan? Next traveling, silahkan dipraktikkan yaaa… 🙂 .

Menu masakan sehat yang bisa kita masak saat traveling (resep oleh Mbak Ayi)

Setelah kita paham tentang teori makanan sehat selama traveling, sekarang waktunya praktik. Nah, Mbak Ayi sebagai pemateri kedua di acara tersebut, punya resep masakan andalan, lho. Mbak Ayi mempraktekkan resep membuat nasi kuning yang lezat. Nasi kuning ini adalah nasi kuning sehat, sehingga aman dikonsumsi oleh anak-anak.

Mbak Ayi saat praktik bikin nasi kuning.

Sebelum membagikan dan prakti masak, Mbak Ayi membagikan tips saat membawa bahan-bahan makanan untuk traveling:

  • Pisahkan bahan-bahan makanan dalam wadah khusus yang tertutup rapat.
  • Untuk cairan, seperti kaldu, teman-teman bisa masukkan ke jar khusus yang ditutup rapat.
  • Jangan lupa cuci bersih bahan-bahan makanan tersebut.
  • Untuk daging, sebaiknya kita bekukan dulu.
  • Bawa alat masak yang praktis, seperti rice cooker Cosmos CRJ-1031.

Lanjut praktik ya, berikut adalah bahan-bahan segar yang biasa dibawa oleh Mbak Ayi ketika traveling. Ada beras, sayur brokoli, bumbu-bumbu dapur lengkap (langsung dihaluskan juga enggak apa-apa), santan, daging ayam, daun bawang, air kaldu, dll.

Bahan-bahan untuk bikin nasi kuning ala Mbak Ayi.

Cara memasak nasi kuning ala Mbak Ayi juga cukup simple, pertama masukkan beras yang sudah dibersihkan ke rice cooker Cosmos CRJ-1031. Campur dengan bumbu, daun-daunan bumbu dapur untuk beri aroma harum, campur sayur, kaldu ayam, minyak sayur, sayur brokoli, dll. Masak dalam rice cooker Cosmos CRJ-1031. Tunggu hingga matang. Nasi kuning pun siap untuk dinikmati deh.

Nasi kuning ala Mbak Ayi yang dimasak pakai rice cooker Cosmos CRJ-1031.

Mbak Ayi juga mengatakan, kalau anaknya masih kecil, belum terlalu bisa mengunyah makanan keras, maka teman-teman bisa membuat nasinya jadi lembek dengan menambah takaran airnya. Wah, praktis emang ya, kalau traveling dengan anak kecil sambil bawa peralatan masak berupa rice cooker Cosmos CRJ-1031 ini?

Review Cosmos CRJ-1031, rice cooker yang cocok untuk traveling

Nah, sesuai janji saya sebelumnya, abis cerita tentang sharing dari Ibu Pafitri dan Mbak Ayi, kali ini saya mau cerita tentang rice cooker Cosmos CRJ-1031. Jadi, rice cooker Cosmos CRJ-1031 ini sebenarnya enggak jauh beda dengan produk-produk rice cooker Cosmos lainnya, yang memiliki kelebihan pada:

  • Berbentuk digital.
  • Anti lengket (nonstick).
  • Dilengkapi tempat penyimpanan kabel di bagian bawah, sehingga lebih rapi dan awet.

Oh iya, teman-teman, dalam acara tersebut, hadir pula Bapak Adi Jaya selaku Department Head Cosmos yang mengatakan bahwa Cosmos selama ini tuh selalu menjadi pilihan konsumen untuk produk rice cooker-nya. Enggak cuma itu, produk rice cooker Cosmos selama ini sudah diakui sebagai produk dengan penghargaan Indonesia Good Design award.

Bapak Adi Jaya menjelaskan keunggulan rice cooker Cosmos CRJ-1031.

Maka, tak heran jika rice cooker Cosmos CRJ-1031 ini juga hadir dengan teknologi yang sama dan desain yang begitu oke. Desain rice cooker Cosmos CRJ-1031 ini compact, sehingga mudah untuk dibawa traveling, wisata, ibadah Haji atau Umrah, bahkan cocok untuk anak kos.

Penghargaan yang diraih oleh Cosmos.

Selain teknologi dan desainnya, keunggulan rice cooker CRJ-1031 terletak pada fungsinya yang 4 in 1, yakni memiliki fungsi antara lain:

  • Penanak nasi (Cook): membuat nasi akan disajikan fresh dan hangat.
  • Memasak cepat (Quick Cook): membuat waktu memasak lebih cepat 20% (hemat waktu).
  • Memasak mie instan (Instant Noodle): memasak mie tinggal klik tombol dan tingkat kematangannya bisa pas/ tepat.
  • Menghangatkan (Warm).

Berikut adalah spesifikasi dari rice cooker CRJ-1031:

  • Model: CRJ-1031.
  • Kapasitas: 0,3 liter.
  • Daya: 180 Watt.
  • Tegangan listrik: 220 Volt/ 50 Hz (cukup kecil/ rendah/ hemat listrik kan?).

Fungsi 4 in 1 rice cooker Cosmos CRJ-1031.

Dalam kesempatan tersebut juga hadir GM Marketing Cosmos Ibu Retno Pratiwi yang memberi informasi bahwa produk ini sudah bisa kita dapatkan di www.belanjacosmos.com. Ibu Retno Pratiwi juga menjelaskan bahwa Cosmos selama ini memang concern terhadap produk-produk elektronik yang “kecil-kecil” namun bermanfaat untuk kebutuhan rumah tangga, salah satunya seperti rice cooker ini.

Ibu Retno saat memperkenalkan rice cooker Cosmos CRJ-1031.

Unboxing dan pengalaman saya memasak memakai rice cooker Cosmos CRJ-1031 (latihan traveling nih, ceritanya, hehe…)

Kalau kita unboxing, rice cooker Cosmos CRJ-1031 ini peralatannya terdiri dari:

  • Tutup rice cooker.
  • Body rice cooker (yang ada tombol-tombolnya/ control panel).
  • Gelas pengukur.
  • Pengukus serbaguna.
  • Sendok nasi.
  • Tabung/ panci anti lengket.

Bisa dilihat di video unboxing rice cooker Cosmos CRJ-1031 saya ini ya:

Video unboxing dan informasi tentang produk rice cooker Cosmos CRJ-1031.
Memasak nasi kuning pakai rice cooker Cosmos CRJ-1031

Sedangkan untuk pengalaman saya memasak pakai rice cooker Cosmos CRJ-1031 bisa dilihat di video-video di bawah ini ya teman-teman. Video pertama adalah video saya memasak nasi kuning dengan rice cooker Cosmos CRJ-1031. Bahan-bahan yang saya gunakan cukup simple, bumbu-bumbunya cuma tiga siung bawang merah, dua sung bawang putih, kunyit sesuai selera, daun salam, lengkuas, daun jeruk, sedikit garam dan lada, serta air putih.

Sebelumnya, saya haluskan semua bumbu-bumbu tersebut (kecuali daun-daunan) plus air putih. Trus, cara masaknya, saya pakai takaran 3 cup beras putih. Saya masukkan ke dalam panci rice cooker. Kemudian saya tuangkan bumbu yang sudah dihaluskan dengan air tadi. Saya aduk rata. Kemudian saya tambahkan santan. Terakhir, saya tambahkan bumbu-bumbu daun-daunan (lengkuas, daun jeruk, dan daun salam). Kemudian saya aduk-aduk hingga merata.

Selanjutnya, tutup rice cooker dan tekan tombol Cook atau Quick Cook. Dalam video, saya masak pakai Quick Cook. Teman-teman bisa menyaksikan videonya di sini ya:

Memasak nasi kuning pakai rice cooker Cosmos CRJ-1031.
Memasak mie instan pakai rice cooker Cosmos CRJ-1031

Saya tahu, biasanya ada orang iseng masak mie instan pakai rice cooker, terutama anak kos nih, hehe. Namun, tahukah teman-teman kalau memasak di alat yang enggak sesuai penggunaannya itu bisa merusak alat masak/ rice cooker-nya? Nah, berbeda dengan rice cooker Cosmos CRJ-1031 ini, alat ini memang punya fungsi untuk memasak mie instan.

Caranya gampang kok, begini lho:

  • Tuang 350 cc air ke dalam panci rice cooker Cosmos CRJ-1031.
  • Pasang tutup rice cooker, kemudian tekan tombol Instant Noodle.
  • Tunggu sampai rice cooker mengeluarkan bunyi indikator (artinya air sudah mendidih).
  • Buka tutup rice cooker.
  • Masukkan mie ke dalam panci.
  • Tutup kembali rice cooker.
  • Biarkan sampai bunyi indikator kembali terdengar (tanda mie sudah matang dan siap dinikmati).

Berikut video singkat saya memasak mie instan pakai rice cooker Cosmos CRJ-1031:

Memasak mie instan pakai rice cooker CRJ-1031.

Simple dan praktis bukan memasak pakai rice cooker Cosmos CRJ-1031 ini? Teman-teman tertarik punya juga tidak? Apabila teman-teman tertarik, for your information, rice cooker Cosmos CRJ-1031 ini bisa teman-teman dapatkan di www.belanjacosmos.com dengan harga Rp. 384.000,-. Namun, ada kabar baik nih teman-teman, kalau teman-teman membeli rice cooker Cosmos CRJ-1031 ini antara tanggal 31 Agustus sampai 16 September 2018 nanti dengan menggunakan kode voucher COSMAPRILHAMSACJR maka teman-teman bisa dapat diskon 20%. Selain itu, kalau teman-teman tertarik membeli produk Cosmos yang lain, teman-teman juga bisa pakai kode voucher COSMAPRILHAMSA dan bisa dapat diskon sebesar 15%.

Jadi, buat teman-teman yang ngiler liat saya masak pakai rice cooker Cosmos CRJ-1031 ini dan kepengen bawa rice cooker ini juga buat traveling, saran saya buruan beli sekarang, mumpung promo, lho. Jangan lupa pakai kode voucher yang sudah saya beri di atas yaaa…

Semoga informasi ini bermanfaat, khususnya buat teman-teman yang suka traveling. Yuk, kita tetap makan sehat, selama traveling!

April Hamsa

111 Comments

  1. Uchy Sudhanto 5 September, 2018
  2. Nurul Sufitri 5 September, 2018
  3. Rach Alida Bahaweres 5 September, 2018
  4. Utie adnu 5 September, 2018
  5. Hanni Handayani 6 September, 2018
  6. Hanni Handayani 6 September, 2018
  7. Eni Martini 6 September, 2018
  8. Inka Amalia 6 September, 2018
  9. Dita Indrihapsari 6 September, 2018
  10. Meriska Putri 6 September, 2018
  11. Dian Restu Agustina 6 September, 2018
  12. Annafi 6 September, 2018
  13. mira utami 6 September, 2018
  14. Faridilla Ainun 6 September, 2018
  15. Aminnatul Widyana 6 September, 2018
  16. Elly Nurul 6 September, 2018
  17. Lia Lathifa 6 September, 2018
  18. Okti Li 6 September, 2018
    • Eni Martini 7 September, 2018
  19. Bella agmia 7 September, 2018
  20. Fenni Bungsu 7 September, 2018
  21. Cilya 7 September, 2018
  22. Rina Susanti 7 September, 2018
  23. adeuny 7 September, 2018
  24. Bunda Erysha (yenisovia.com) 7 September, 2018
  25. Juliastri Sn 7 September, 2018
  26. Gita Siwi 7 September, 2018
  27. Asri 7 September, 2018
  28. Hermini Yuliawati 7 September, 2018
  29. Ika Maya Susanti 7 September, 2018
  30. Rhoshandhayani KT 7 September, 2018
  31. Ade UFi 7 September, 2018
  32. Tukang Jalan Jajan 7 September, 2018
  33. Aswinda Utari 7 September, 2018
  34. Elly Nurul 7 September, 2018
  35. Tomi 7 September, 2018
  36. amanda 7 September, 2018
  37. unggulcenter 7 September, 2018
  38. Elisa Koraag 7 September, 2018
  39. Shinta Juliana 7 September, 2018
  40. Sara Neyrhiza 8 September, 2018
  41. Prita Hw 8 September, 2018
  42. Inda Chakim 8 September, 2018
  43. Kurnia amelia 8 September, 2018
  44. Leyla Imtichanah 8 September, 2018
  45. Elva Susanti 8 September, 2018
  46. William Giovanni 8 September, 2018
  47. Natra rahmani salim 8 September, 2018
  48. Eni Martini 8 September, 2018
  49. ulya 8 September, 2018
  50. Susindra 8 September, 2018
  51. Rani Yulianty 8 September, 2018
  52. liza 8 September, 2018
  53. Nurul Fitri Fatkhani 8 September, 2018
    • Nurul Fitri Fatkhani 13 September, 2018
  54. rumah oranye 8 September, 2018
  55. lendyagasshi 8 September, 2018
  56. Dian Farida Ismyama 8 September, 2018
  57. Peri Hardiansyah 8 September, 2018
  58. Nova Violita 8 September, 2018
  59. Mahadewi 8 September, 2018
  60. Nova Violita 9 September, 2018
  61. Fanny F Nila 9 September, 2018
  62. Ratna 9 September, 2018
  63. Darius Go Reinnamah 9 September, 2018
  64. Vindy Putri 10 September, 2018
  65. Dian Ravi 10 September, 2018
  66. Uci 10 September, 2018
  67. untari travel notes 10 September, 2018
  68. Nunung Nurlaela 10 September, 2018
  69. Alaika Abdullah 10 September, 2018
  70. Agatha Revindra Widori 10 September, 2018
  71. Risalah Husna 10 September, 2018
  72. Nyi Penengah Dewanti 11 September, 2018
  73. Indira W 11 September, 2018
  74. Tuty Queen 11 September, 2018
  75. Dedew 11 September, 2018
  76. Rach Alida Bahaweres 12 September, 2018
  77. indah nuria 12 September, 2018
  78. Rani R Tyas 12 September, 2018
  79. Keke Naima 12 September, 2018
  80. Hidayah Sulistyowati 12 September, 2018
  81. Wenny kumala tendean 12 September, 2018
  82. Kartika Nugmalia 12 September, 2018
  83. Lubnah Lukman 13 September, 2018
  84. Farida Pane 13 September, 2018
  85. Astin Astanti 13 September, 2018
  86. Juli 13 September, 2018
  87. Eni Martini 13 September, 2018
  88. Siti hairul 13 September, 2018
  89. Noe 13 September, 2018
  90. Faradila Putri 13 September, 2018
  91. Yoanna Fayza 13 September, 2018
  92. Desy oktafia 13 September, 2018
  93. beautyasti1 13 September, 2018
  94. DuniaQtoy 13 September, 2018
  95. Ekamustikasari 13 September, 2018
  96. Naqiyyah Syam 13 September, 2018
  97. Arinta Adiningtyas 13 September, 2018
  98. Hida 13 September, 2018
  99. ima satrianto 13 September, 2018
  100. Ira Hamid 13 September, 2018
  101. Istiadzah Rohyati 13 September, 2018
  102. Dwi Septiani 13 September, 2018
  103. Sri Widiyastuti 14 September, 2018
  104. Nyi Penengah Dewanti 14 September, 2018
  105. Ratri Anugrah 14 September, 2018
  106. cicidesri 16 September, 2018
  107. Rach Alida Bahaweres 17 September, 2018
  108. Annisa 24 September, 2018

Leave a Reply

Instagram

error: Content is protected !!