Food Indomilk Indomilk Kids Full Cream Kids Toys Our Kids Parenting Parenting Tips Product Review Review & Contest Susu UHT Travelling Tips

Tips Mengajak Si Kecil Bermain di Taman

Siapa para parents, moms or dads yang suka mengajak anak bermain di taman (kota)? Wah, sama donk seperti saya dan suami. Sejak anak-anak masih kecil, saya dan suami lumayan sering membawa anak-anak ke taman. Anak-anak itu kan sukanya bermain di outdoor ya? Nah, taman bisa jadi alternatif untuk memfasilitasi kebutuhan anak beraktivitas di outdoor. Apalagi, zaman now, yang namanya taman tuh apik-apik. Gratis pula. Asyik deh pokoknya kalau ke taman. Nah, ngobrolin soal taman, dalam postingan kali ini saya mau berbagi tips seputar mengajak si kecil bermain di taman.

Anak-anak suka beraktivitas di taman.

Apa aja sih yang kira-kira perlu orang tua lakukan supaya anak senantiasa aman dan nyaman saat bermain di taman? Nanti, saya ulas satu-satu yaaa. Sebelumnya, saya mau sharing dahulu nih tentang manfaat mengajak si kecil bermain di taman.

Manfaat mengajak anak bermain di taman

Kelihatannya sepele ya parents, cuman ngajak anak ke taman. Wahana bermainnya pun mungkin enggak sebanyak atau secanggih yang ada di tempat wisata berbayar. Meski demikian, manfaat mengajak anak bermain di taman itu sebenarnya lumayan banyak, lho. Berikut adalah beberapa manfaat mengajak si kecil bermain di taman:

Anak bisa belajar bersosialisasi

Namanya juga taman publik, ya tentu saja bukan hanya kita aja yang beraktivitas di sana. Banyak keluarga lain juga datang, serta membawa anak-anak mereka. Apalagi, biasanya di taman tuh ada beberapa alat/ wahana bermain, seperti ayunan, perosotan, panjat-panjatan, jungkat-jungkit, dll, benar-benar โ€œsurgaโ€ buat anak-anak. Tak heran, kalau yang namanya taman kerap dipenuhi anak-anak.

Di taman anak akan berkesempatan berjumpa dengan anak-anak lain.

Nah, anak-anak kita punya kesempatan untuk bermain dengan anak-anak lain. Dari aktivitas bermain bersama itu, anak-anak kita akan belajar bagaimana caranya bersosialisasi dengan orang lain. Anak-anak juga akan belajar untuk berani mengekspresikan emosi (kesukaan/ ketidaksukaan) maupun kreativitasnya kala bermain dengan teman-temannya.

Anak bisa belajar bersosialisasi di taman.

Anak saya Dema, biasanya kalau ketemu teman sebayanya, biasanya langsung akrab aja gitu. Seolah-olah udah berteman lama. Namun, ada kalanya juga Si Dema mendadak jadi pendiam, seolah malu bermain dengan anak-anak lain. Nah, kalau sudah begitu, maka tugas kita nih parents buat membimbing anak ๐Ÿ˜€ . Nanti, saya ulas lengkapnya di paragraf selanjutnya yaaa.

Menimbulkan rasa ingin tahu anak

Taman adalah lingkungan baru buat si kecil. Banyak hal-hal baru atau asing yang mungkin akan dilihat oleh anak kita. Kemungkinan besar, anak-anak kita akan berusaha mengeksplorasi area taman dan banyak bertanya kepada kita.

Dema saat eksplorasi taman.

Dema, anak saya, juga suka begitu. Ketika melihat hewan asing, seperti cacing atau ulat atau siput di taman dia kayaknya enggak jijik, melainkan dilihatin dulu. Baru kalau dia enggak tahu itu hewan apa, dia akan bertanya ke saya.

Dema juga biasanya mengeksplorasi wahana permainan yang ada di taman. Jika awalnya Dema enggak tahu cara memainkannya, biasanya Dema akan mengawasi teman-temannya yang dulu, baru mencontoh. Misalnya, pernah dulu tuh, di suatu taman, Dema melihat ada permainan panjat tali. Awalnya Dema enggak tahu fungsinya buat apa. Setelah melihat teman-temannya memanjat, Dema jadi tahu kalau fungsi tali tersebut adalah untuk memanjat. Akhirnya, Dema menirunya deh.

Meningkatkan kekebalan fisik anak

Jangan harap badan dan baju anak bersih kalau main di taman ya parents. Sudah jadi risiko lha kalau anak-anak pasti akan kotor abis bermain di taman. Dema juga kalau di taman biasanya kelesotan di rumput. Seringnya juga lepas sepatu supaya bisa bermain di rumput dengan lebih bebas.

Kalau bermain di taman pasti kotor. Tapi #AktifItuSehat.

Menurut saya kotor dikit enggak masalah sih. Lagipula terlalu clean freak juga enggak bagus. Kalau anak kita fisiknya oke, dalam artian tumbuh kembangnya bagus, justru kotor-kotoran adalah kesempatan untuk menguji ketahanan dan kekebalan fisik anak kita.

Mengurangi stress anak

Kalau anak terlalu sering berada di rumah atau berada di indoor terus, biasanya anak akan mengalami kebosanan. Aktivitas outdoor seperti di taman bermanfaat mengurangi stress anak. Pendek kata #AktifItuSehat. Anak biasanya akan bahagia kalau dibawa ke outdoor seperti taman. Pernah kan memperhatikan betapa happy si kecil saat kita ajak ke taman? ๐Ÿ™‚ .

Hal-hal yang perlu diperhatikan orang tua ketika mengajak si kecil ke taman

Meski bermain di taman banyak manfaatnya buat si kecil, namun parents tetap jangan lupa memperhatikan hal-hal berikut ini ya:

Pilih waktu yang tepat untuk bermain di taman

Kalau saya pribadi biasanya mengajak anak-anak ke taman tuh pagi-pagi banget. Biasanya masih agak sepi. Agak siangan dikit baru deh banyak keluarga lain datang membawa anak-anak mereka.

Tujuannya saya mengajak anak saya ke taman pagi-pagi banget adalah:

  • Supaya anak saya masih merasakan udara yang fresh.

  • Supaya enggak kepanasan. Lumayan juga kan dapat bonus vitamin D dari cahaya matahari pagi.

  • Supaya anak saya bisa memanfaatkan wahana permainan dengan lebih leluasa.

Pakaikan anak pakaian dan alas kaki yang nyaman

Tentu wajib ya hukumnya memakaikan pakaian dan alas kaki yang nyaman untuk anak. Supaya anak bebas bergerak ketika beraktivitas di taman. Trus, kalau bisa bawakan juga tissue, handuk kecil, dan pakaian ganti buat jaga-jaga kalau pakaian anak basah atau kotor.

Awasi anak ketika sedang bermain

Kita enggak tahu pengunjung taman itu siapa saja, khawatirnya kan ada orang โ€œenggak benerโ€, maka jangan sampai mengalihkan perhatian dari anak ketika anak kita tengah bermain di taman. Selain itu, kita juga harus senantiasa waspada, berjaga-jaga kalau anak kita mungkin terjatuh atau terluka.

Ajari anak tentang wahana permainan dan aturan bermain bersama di taman

Ketika berada di taman, kita bisa mengajari anak mengenai wahana permainan yang ada. Kita beri tahu bagaimana cara memainkannya. Jangan lupa untuk sounding anak bahwa yang namanya taman adalah tempat umum, sehingga anak harus mau berbagi atau bergantian memainkan wahan bersama anak-anak lain.

Bawa bekal makanan dan minuman dari rumah

Saat bermain, anak pasti mengeluarkan banyak tenaga, tentu saja biasanya jadi lapar dan haus. Maka, sebaiknya parents bawa bekal makanan dan minuman dari rumah ya? Mengapa sih kok repot-repot bawa bekal sendiri? Menurut saya bawa bekal sendiri tuh:

  • Lebih hemat.

  • Lebih bersih dan sehat.

  • Lebih cocok dengan lidah anak karena kita sudah tahu selera anak kita.

Jangan lupa bawa bekal saat main di taman.

Parents mau tahu tidak bekal apa yang biasanya saya bawakan buat anak saya kalau lagi main ke taman? Biasanya kami bawa makanan berat seperti nasi dengan lauk lengkap. Kalau misalnya pagi-pagi banget enggak sempat masak, kami bawa roti isi. Namun, yang enggak pernah terlupa adalah bekal susu UHT kesukaan anak saya, yakni susu UHT Indomilk Kids Full Cream.

Mengapa selalu bawa bekal susu UHT Indomilk Kids Full Cream?

Simple sih, alasannya, karena praktis dan mudah dibawa. Cara mengkonsumsi susu UHT juga mudah. Tinggal colokin sedotan ke kotak kemasannya, lansgung bisa diminum deh. Takaran susu UHT yang kemasan 125 ml juga saya rasa pas untuk dikonsumsi dan habis dalam sekali minum. Trus, susu UHT tuh saya anggap bisa cepat menambah atau mengembalikan energi anak saya, selepas bermain.

Susu UHT Indomilk Kids Full Cream kesukaan anak saya.

Susu UHT yang disukai anak-anak, seperti yang saya bilang sebelumnya, adalah susu #UHTIndomilkKidsFullCream. Anak saya, Dema, menyukai rasa dan aroma susunya yang seperti susu segar. Sesuai namanya, susu UHT Indomilk Kids Full Cream ini juga gurih dan creamy banget. Padahal, susu UHT Indomilk Kids Full Cream ini enggak ada penambahan gula dan garam lho.

Dema sangat suka minum susu UHT Indomilk Kids Full Cream.

Yup, saya juga mempertimbangkan tidak adanya penambahan gula garam itu sih ketika pertama kali membelikan susu UHT Indomilk Kids Full Cream ini untuk anak saya. Maklum, khawatir, jika anak saya terlalu banyak konsumsi gula dan garam. Soalnya, konsumsi gula dan garam kan sebetulnya enggak boleh terlalu berlebihan.

Kalau melihat keterangan ingridients-nya, susu UHT Indomilk Kids Full Cream juga kaya akan nutrisi, antara lain:

  • Mengandung kalsium yang bagus buat kesehatan gigi dan tulang anak.

  • Mengandung Vitamin D yang bisa membantu penyerapan kalsium.

  • Mengandung Vitamin A untuk mempertahankan keutuhan lapisan permukaan mata.

  • Kaya karbohidrat, protein, dan lemak sehat yang sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.

Kemasan susu UHT Indomilk Kids Full Cream.

Kalau parents suka bawain bekal juga tidak saat mengajak anak bermain di taman? Sharing donk,biasanya bawa bekal apa aja? Apa suka bawa susu UHT juga kayak keluarga kami? ๐Ÿ™‚ .

Yuk, bermain di taman dan jangan lupa bawa bekal susu UHT Indomilk Kids Full Cream yaaa.

Nah, itulah teman-teman sedikit sharing mengenai tips mengajak si kecil bermain di taman. Plus, sedikit sharing tentang bekal anak. Semoga informasi ini bermanfaat yaaa ๐Ÿ™‚ .

April Hamsa

49 Comments

  1. Raisa Hakim 22 Februari, 2019
  2. Yudhistira Eko Wibowo 22 Februari, 2019
  3. Keke Naima 22 Februari, 2019
  4. Rhoshandhayani KT ๐Ÿ’• 22 Februari, 2019
  5. Khoirur Rohmah 22 Februari, 2019
  6. Marfa 22 Februari, 2019
  7. Arda Sitepu 22 Februari, 2019
  8. Ujame Gaja 22 Februari, 2019
  9. indah nuria 22 Februari, 2019
  10. Zefy Arlinda 22 Februari, 2019
  11. Rohyati Sofjan 22 Februari, 2019
  12. Yuni 22 Februari, 2019
  13. Zahra Rabbiradlia 22 Februari, 2019
  14. Lidya 22 Februari, 2019
  15. Ainhy Edelweiss 22 Februari, 2019
  16. Elly Nurul 22 Februari, 2019
  17. Ira Hamid 23 Februari, 2019
  18. Ira 23 Februari, 2019
  19. Susie Ncuss 23 Februari, 2019
  20. Rach Alida 23 Februari, 2019
  21. Kartika Nugmalia 23 Februari, 2019
  22. Farhandika Mursyid 23 Februari, 2019
  23. Yoanna Fayza 23 Februari, 2019
  24. Rani Yulianty 23 Februari, 2019
  25. Mporatne 23 Februari, 2019
  26. Bibi Titi Teliti 23 Februari, 2019
  27. Witri Prasetyo Aji 23 Februari, 2019
  28. Dian Farida Ismyama 23 Februari, 2019
  29. Pertiwi Yuliana 23 Februari, 2019
  30. Siska Dwyta 23 Februari, 2019
  31. Dewi Sulistiawaty 23 Februari, 2019
  32. Natara 23 Februari, 2019
  33. Hidayah Sulistyowati 23 Februari, 2019
  34. Isti Adzah Rohyati 23 Februari, 2019
  35. Yesi Intasari 23 Februari, 2019
  36. lendyagasshi 23 Februari, 2019
  37. Sri Widiyastuti 24 Februari, 2019
  38. Uniek Kaswarganti 24 Februari, 2019
  39. Diyanika 24 Februari, 2019
  40. Farida Pane 24 Februari, 2019
  41. Ida Tahmidah 24 Februari, 2019
  42. Kurnia amelia 24 Februari, 2019
  43. Siti hairul 24 Februari, 2019
  44. Nyi Penengah Dewanti 24 Februari, 2019
  45. Zilqiah Mardiansyah 24 Februari, 2019
  46. merisa putri 24 Februari, 2019
  47. Helena 24 Februari, 2019
  48. Reyne Raea (Rey) 4 Maret, 2019
  49. Nova Violita 8 Maret, 2019

Leave a Reply

Instagram

error: Content is protected !!