Punya dua anak dengan selera “langit dan bumi” pas lagi makan di Richeese Factory itu emang sesuatu banget, lho. Yang satu suka sekali pedas, udah berani nyobain menu Fire Chicken level 1, bahkan sesekali icip-icip level 3 punya ortu-nya. Eh, yang satu lagi ngambek kalau lihat bumbu merah di ayamnya, walau dikit aja. Akhirnya, setia deh dengan level 0. Untungnya, alhamdulillah, tahun ini “drama” ini berakhir, karena Richeese Factory baru saja melaunching RicheeseGPT, menu ayam terbarunya yang non-spicy friendly.

Perdana mencicipi RicheeseGPT.

Yes, jadi buat Cheesemate (sebutan buat pelanggan setia Richeese Factory) yang mendambakan sensasi rasa berbeda di luar cita rasa pedas ikoniknya Richeese Factory selama ini, cobain, deh, RicheeseGPT ini. Harganya pun cukup ramah kantong, lho. Start from Rp22 ribuan aja.

RicheeseGPT menu terbaru Richeese Factory.

RicheeseGPT, menu baru di ultah Richeese Factory ke-15

Inovasi menu terbaru RicheeseGPT ini dirilis dalam rangka merayakan ulang tahun Richeese Factory ke-15. Dalam kurun waktu tersebut, Richeese Factory senantiasa mendengarkan kritik dan saran dari para Cheesemate.

Wah, keren, ya, restoran cepat saji yang cabang pertamanya didirikan di Paris Van Java Bandung ini bisa bersaing selama itu di tengah merek-merek restoran cepat saji dari luar? Bahkan, sejak tahun 2023, Richeese Factory juga sudah punya cabang di luar negeri, lho, antara lain di Malaysia (93 cabang) dan Cina (5 cabang).

Richeese Factory di Jl. Veteran, Bintaro.

Nah, di momen ultah kali ini, Richeese Factory ingin mewujudkan keinginan para Cheesemate yang suka banget keju, tetapi tidak terlalu menyukai rasa pedas. Yeah, selama ini masyarakat memang mengenal Richeese Factory sebagai pionir restoran cepat saji yang menyajikan ayam pedas dengan saus keju khas Indonesia. Meskipun mungkin ada menu level 0, tetapi masih ada yang ragu buat makan ayam Richeese Factory, karena khawatir kepedasan.

Menu terbaru hadir di momen ulang tahun ke-15.

Kini, dengan kehadiran RicheeseGPT, harapannya bisa memperluas segmen pelanggan, terutama mereka yang menyukai keju tetapi tidak suka rasa pedas. Apalagi, konsumen kuliner tidak pedas tuh sebenarnya segmen pasarnya banyak dan stabil, lho. Misalnya, seperti anak saya tidak suka pedas tadi, lalu ada lansia, orang-orang yang lambungnya agak bermasalah kalau makan pedas, juga mereka yang lebih suka rasa manis dan gurih asin.

Menu RicheeseGPT untuk pelanggan yang tidak suka pedas.

Richeese Factory “Berani Explore Rasa” di menu RicheeseGPT

BTW dari tadi saya nyebut menu “RicheeseGPT”, ada yang penasaran nggak, sih, mengapa namanya mengandung “GPT”? Mirip-mirip teknologi kecerdasan buatan (AI) aja, ya? Hehe, sesungguhnya, nama ini nggak ada hubungannya sama sekali dengan AI, kok.

Namun, nama unik ini memang sengaja disematkan di menu terbaru Richeese Factory supaya menarik segmen anak muda juga. Zaman melek digital sekarang, anak-anak muda keknya getol sekali mengumandangkan AI-AI, gitu, kan? Nah, ibaratnya kalau teknologi AI bekerja dengan data, RicheeseGPT ini bekerja dengan indera perasa.

Acara launching RicheeseGPT.

Sebenarnya “GPT” pada “RicheeseGPT” ini merupakan singkatan dari Garlic Permesan Temptation. Menu ini menawarkan perpaduan rasa yang gurih, cheesy, dan aroma garlic (bawang putih).

Mengusung tagline “Berani Explore Rasa”, Richeese Factory berharap menu terbarunya ini bisa menggugah selera Cheesemate sejak gigitan pertama. Juga, menghilangkan kekhawatiran akan rasa pedas yang mungkin kurang disukai sebagian orang.

Corporate Communication Richeese Factory Bapak Candrataruna.

“Kami selalu ingin membangun kedekatan emosional dengan Cheesemate. Dengan begitu, kami bisa memberikan pilihan yang lebih dekat. Melalui Richeese Chicken dengan Garlic Parmesan atau RicheeseGPT ini, kami mengajak siapa pun untuk ‘Berani Explore Rasa’ dan merasakan harmoni antara kelezatan keju parmesan dan keharuman garlic yang otentik,” kata Bapak Chandrataruna, Corporate Communication Richeese Factory saat launching menu RicheeseGPT, pada Sabtu, 14 Februari 2026 di outlet Richeese Factory Jl. Veteran, Bintaro, Jakarta Selatan.

Sesi Q & A.

Yup, jadi menu RicheeseGPT ini masih baru banget, ya, teman-teman. Masih anget atau hype, kalau kata anak muda zaman now 😀 . 

Perdana nyicipin RicheeseGPT

Di acara launching RicheeseGPT tersebut, saya yang hadir menjadi salah satu undangan mendapatkan kesempatan untuk nyicipin menu RicheeseGPT.

RicheeseGPT bisa dipesan paket lengkap.

Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, RicheeseGPT ini merupakan menu yang menghidangkan daging ayam tanpa rasa pedas sama sekali. Tekstur ayamnya dibuat crispy di luar, tetapi juicy di bagian dalam. 

Kemarin, tuh, saat saya coba menggigit ayamnya, karena dagingnya lembut, sehingga mudah terlepas dalam sekali gigit. Keju parmesan yang ditaburkan di kulit ayamnya memberikan rasa asin yang cukup kuat, tetapi terasa creamy di lidah.

Richeese Garlic Parmesan Tempation.

Yup, kekayaan rasa menu RicheeseGPT ini memang berasal dari bumbu ayam khas Richeese Factory, dibalut dengan seasoning keju parmesan yang melimpah, serta aroma garlic yang lembut di lidah. Aroma garlic ini cukup membantu membangkitkan selera makan. Lalu, makannya dicocol dengan saus keju, menambah sentuhan rasa gurih asin di lidah.

Richeese Parmesan Chicken Bites.

Oh ya, sepulang dari acara launching RicheeseGPT kemarin, saya sempat bawain oleh-oleh makanan terbaru Richeese Factory ini buat anak saya di rumah. Ternyata, approve, deh, rasanya, karena bebas pedas dan katanya gurih kejunya kerasa banget. Lalu, ketika saya tanya pendapatnya mengenai aroma garlic-nya, katanya sih tidak mengganggu hidungnya sama sekali. Mungkin, karena aroma garlic-nya memang dibuat smooth ya #imho.

Richeese Parmesan Fried Fries.

Sengaja bertanya ke anak saya, karena kalau pendapat anak-anak, apalagi yang bukan penyuka pedas sepertinya lebih otentik ya. Sesuai, lha, dengan harapan dari kehadiran menu RicheeseGPT ini 😀 .

Kabar baiknya, menu RicheeseGPT ini sudah bisa kita pesan di seluruh outlet Richeese Factory di seluruh Indonesia. FYI, per tahun 2025 lalu, Richeese Factory memiliki total 422 lokasi restoran yang tersebar di seluruh Indonesia, lho.

Menu RicheeseGPT ini bisa kita pesan ala carte atau di-combo dengan beberapa pilihan menu pelengkapnya seperti Richeese Chicken Bites dan Richeese Fried Fries. Tak ketinggalan minuman berwarna pink andalan Richeese Factory, yakni Pink Lava yang manis dan creamy.

Saya saat menghadiri event launching RicheeseGPT.

Mengenai status kehalalan makanannya, jangan khawatir, restoran cepat saja ini sudah lama  mengantongi sertifikat HALAL, ya. Bahkan, sertifikat ini telah ada semenjak awal-awal resto ini berdiri.

Richeese Factory yang merupakan bagian dari Nabati Group ini memang concern dalam menghasilkan makanan dan minuman yang aman, bergizi, berkualitas, dan halal sesuai regulasi pemerintah dan kepuasaan konsumen.

Berfoto bersama perwakilan Richeese Factory dan teman-teman blogger.

Berkat upaya dan inovasinya, restoran ini juga telah memenangkan beberapa penghargaan, seperti Youth Choice Awards 2023, Shopee Super Award Top Favorite F&B Merchant, Marketing Award, dan WOW Brand. Inilah yang kemudian membuat brand resto ini menjadi salah satu restoran lokal, asli Indonesia, favorit masyarakat.

Bersama teman-teman dari Komunitas Food Blogger Indonesia.

Teman-teman ada yang sering makan di Richeese Factory juga? Cobain yuk, menu terbarunya, RicheeseGPT yang non-spicy friendly ini. Untuk informasi lebih lengkap mengenai menu ini, teman-teman bisa cek di akun Instagram-nya @richeese_factory.

Nanti, kalau udah nyicipin RicheeseGPT, share pendapatmu di kolom komentar, yak! Thank you 😀 .

April Hamsa

Categorized in: