Kabar baik jelang momen mudik lebaran datang dari BPJS Kesehatan. BPJS Kesehatan memastikan bahwa layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap bisa diakses secara optimal selama periode libur lebaran. Bahkan, ketika peserta JKN sakit ketika sedang mudik pun, yang artinya tidak berada di daerah sesuai KTP, layanan JKN ini tetap bisa dipakai.

Ketika mendadak sakit saat mudik lebaran

Yeah, siapa sih ya, yang mau sakit ketika mudik/ libur lebaran? Namanya juga penyakit, datangnya tiba-tiba.

Saya pun pernah mengalaminya ketika mudik lebaran beberapa tahun lalu. Lupa, tahun berapa, yang pasti puyeng, lebaran-lebaran kok malah sakit. Sakitnya bermula dari sakit mata, kemudian infeksi, yang sakitnya menjalar ke seluruh tubuh. Alhasil, saya kudu bed rest, deh.

BPJS Kesehatan buka saat lebaran 1

Menghadiri konferensi pers pelayanan BPJS Kesehatan saat libur lebaran 2026.

Kalau yang saya alami itu salah satu contoh penyakit yang datang dadakan, lalu, gimana misalnya kalau yang mudik tiba-tiba komorbidnya, seperti hipertensi, penyakit jantung, asma, dll, kumat? Padahal, biasanya kalau sedang tidak libur atau mudik lebaran, bisa dengan mudah kontrol ke dokter/ rumah sakit?

Nah, BPJS Kesehatan ingin meringankan masalah-masalah semacam itu selama libur lebaran 2026 ini.

BPJS Kesehatan pastikan layanan Program JKN bisa diakses selama libur lebaran

Kemarin (10/3/2026), saya berkesempatan hadir ke acara press conference BPJS Kesehatan yang membahas bagaimana mekanisme layanan Program JKN selama libur lebaran. Acara yang berlangsung di kantor pusat BPJS Kesehatan di bilangan Cempaka Putih menghadirkan beberapa narasumber, antara lain:

  • Direktur Utama BPJS Kesehatan Bapak Prihati Pujowaskito;
  • Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan Bapak Akmal Budi Yulianto;
  • Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan Bapak Abdi Kurniawan Purba;
  • Kepala Seksi Kumpul, Olah, dan Kaji Data Kecelakaan Lalu Lintas Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia (RI) Bapak Sandhi Wiedyanoe;
  • Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia Bapak Bambang Wibowo;
  • Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia Bapak Tulus Abadi.

Narasumber yang hadir untuk menjelaskan pelayanan BPJS Kesehatan saat lebaran.

Dalam kesempatan itu, Bapak Prihati Pujowaskito menegaskan bahwa momentum mudik lebaran tidak boleh menjadi penghalang bagi peserta JKN untuk memperoleh pelayanan kesehatan. Maka, BPJS Kesehatan akan membuka layanan di kantor cabang pada tanggal 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026 mulai pukul 08.00 hingga 13.30 waktu setempat, supaya masyarakat bisa mengakses layanan administrasi secara offline atau tatap muka.

Menyimak pemaparan narasumber.

Selain itu, BPJS Kesehatan juga akan membuka Posko Mudik BPJS Kesehatan pada tanggal 13-16 Maret 2026 di sejumlah titik strategis, antara lain di:

  • Pelabuhan Merak, Banten;
  • Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur;
  • Rest Area Tol 166A Cipali di Majalengka;
  • Rest Area Tol 429A Ungaran di Semarang;
  • Rest Area Tol 519A Masaran di Sragen;
  • Terminal Purabaya di Sidoarjo;
  • Pelabuhan Soekarno-Hatta di Makassar.
  • Kehadiran Posko Mudik BPJS Kesehatan tersebut diharapkan bisa memberikan kenyamanan bagi para pemudik, sekaligus mempermudah peserta Program JKN memperoleh informasi terkait layanan Program JKN selama libur lebaran.

 

Direktur Utama BPJS Kesehatan Bapak Prihati Pujowaskito.

“Momentum mudik Lebaran tidak boleh menjadi penghalang bagi peserta untuk memperoleh pelayanan kesehatan. BPJS Kesehatan memastikan layanan Program JKN tetap dapat diakses dengan mudah, sehingga masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan tenang karena perlindungan kesehatannya tetap terjamin,” kata Bapak Prihati Pujowaskito

Nah, supaya masyarakat bisa memanfaatkan layanan tersebut dengan optimal, Bapak Prihati Pujowaskito berharap supaya masyarakat tidak lupa mengecek status kepersertaan Program JKN/ BPJS Kesehatan. Apabila, sudah pasti aktif, maka harapannya masyarakat bisa lebih merasa nyaman ketika mudik. Kalau misalnya terjadi kasus tiba-tiba sakit seperti yang saya tulis sebelumnya tadi, maka tidak perlu khawatir lagi, karena BPJS-nya bisa langsung digunakan.

Layanan BPJS Kesehatan juga bisa diakses secara online

Selain layanan BPJS Kesehatan secara tatap muka, BPJS Kesehatan juga menyediakan layanan, khususnya layanan adminsitrasi secara online. Hal ini akan memudahkan peserta Program JKN yang membutuhkan layanan ini bisa memgakses berbagai layanan administrasi tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan.

Bapak Akmal Budi Yulianto menjelaskan bahwa BPJS Kesehatan memiliki beberapa layanan online yang bisa diakses oleh masyakarat, antara lain:

  • Aplikasi Mobile JKN;
  • WhatsApp (PANDAWA) melalui nomor 0811-8-165-165;
  • Care Center 165.

Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan Bapak Akmal Budi Yulianto.

Berbagai layanan mobile tersebut bisa untuk mengakses berbagai layanan administrasi kepesertaan, mulai dari mengecek status kepesertaan, perubahan data peserta, perubahan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), hingga berbagai layanan adminsitrasi lainnya.

“Kami mengimbau peserta untuk memastikan status kepesertaannya aktif sebelum melakukan perjalanan mudik. Peserta juga dapat memanfaatkan berbagai kanal pembayaran yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk membayar iuran maupun melunasi tunggakan, sehingga kepesertaan tetap aktif dan layanan kesehatan dapat diakses tanpa hambatan,” kata Bapak Akmal Budi Yulianto.

Bisakah berobat dengan layanan BPJS Kesehatan di luar domisili?

Kembali ke mendadak sakit ketika sedang berada di luar domisili, karena mudik atau bepergian, Bapak Abdi Kurniawan Purba menyampaikan bahwa peserta Program JKN tetap bisa mengakses layanan kesehatan meskipun sedang berada di luar domisili. Hal ini juga berlaku buat masyakarat yang tidak mudik, tetapi puskesmas atau klinik atau rumah sakit yang biasa didatangi untuk memeriksa penyakitnya tutup saat libur lebaran. Peserta bisa tetap mendapatkan pelayanan kesehatan di FKTP mitra BPJS Kesehatan lain yang beroperasi selama libur lebaran.

Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan Bapak Abdi Kurniawan Purba.

Hal ini tentu saja sangat memudahkan, terutama buat peserta Program JKN yang memiliki penyakit kronis seperti komorbid, yang selama ini terdaftar sebagai peserta Program Rujuk Balik (PRB). Peserta ini bisa memperoleh obat kronis maupun terapi di klinik atau rumah sakit manapun  di FKTP mitra BPJS Kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku.

BPJS Kesehatan juga mengeluarkan pernyataan berupa 6 Janji Layanan Fasilitas Kesehatan, yakni:

  • Berobat cukup pakai KTP/ NIK;
  • Tidak perlu berkas fotokopian;
  • Tidak ada iur biaya;
  • Lama perawatan sesuai indikasi medis;
  • Melayani peserta dari luar daerah;
  • Pelayanan ramah tanpa diskriminasi.

Jadi, jangan ada keraguan mendapatkan akses layanan BPJS Kesehatan apabila teman-teman membutuhkan selama mudik atau libur lebaran, asalkan itu tadi, pastikan status kepersertaan teman-teman aktif ya.

BPJS Kesehatan tanggung kecelakaan lalu lintas saat lebaran

Nah, apabila status kepesertaan Program JKN aktif, maka risiko dari kejadian mendadak sakit ketika mudik atau libur lebaran bisa diminamilisir. Termasuk juga apabila terjadi kecelakaan lalu lintas ketika mudik lebaran.

Yup, tak hanya menanggung biaya pengobatan karena penyakit tertentu, BPJS Kesehatan juga menjamin pelayanan kesehatan bagi peserta Program JKN yang mengalami kecelakaan lalu lintas, ya, teman-teman. Tentu saja wajib sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Bagaimana ketentuannya?

Bapak Abdi Kurniawan Purba menjelaskan bahwa kecelakaan lalu lintas ada tiga jenis, antara lain:

  • Kecelakaan lalu lintas tunggal: Yakni kecelakaan yang tidak melibatkan pihak manapun. Apabila mengalami kecelakaan ini maka harus lapor polisi agar mendapatkan surat dari pihak kepolisian supaya bisa meminta layanan BPJS Kesehatan untuk menanggung biaya pengobatan akibat kecelakaan ini.
  • Kecelakaan lalu lintas ganda: Misalnya, terjadi tabrakan antara dua kendaraan, maka biaya pelayanan pengobatan pertama kali akan dijamin oleh Jasa Raharja hingga batas maksimal Rp20 juta. Apabila biayanya melebihi nilai tersebut, maka selisihnya akan dijamin oleh BPJS Kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku.
  • Kecelakaan tenaga kerja di tempat kerja: Untuk kecelakaan jenis ini, BPJS Kesehatan sudah pasti siap membantu pengobatannya.

Kepala Seksi Kumpul, Olah, dan Kaji Data Kecelakaan Lalu Lintas Korps Lalu Lintas Kepolisian RI Bapak Sandhi Wiedyanoe.

Masih terkait kecelakaan lalu lintas, perwakilan dari Kepolisian RI Bapak Sandhi Wiedyanoe  memaparkan data kecelakaan yang kerap terjadi pada saat mudik atau libur lebaran. Menurut Bapak Sandhi Wiedyanoe, tahun-tahun sebelumnya, kecelakaan saat lebaran banyak terjadi di area Jawa Tengah.

Kecelakaan tersebut tidak hanya terjadi di jalan tol saja, melainkan juga di jalan arteri. Maka, Bapak Sandhi Wiedyanoe berpesan supaya pemudik tetap berhati-hati pada saat melintas di jalan arteri. Jangan sampai lengah ketika mengemudi di jalanan Ini, karena jalan arteri biasanya juga makin ramai kala libur lebaran.

Rumah sakit buka walau libur lebaran

Sementara itu, Bapak Bambang Wibowo menyatakan bahwa saat ini rumah sakit di seluruh Indonesia tengah mempersiapkan pelayanan bagi masyarakat, peserta Program JKN, selama libur lebaran nanti.

Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia Bapak Bambang Wibowo.

Bapak Bambang Wibowo mengatakan bahwa rumah sakit akan tetap beroperasi 24 jam dengan menyediakan berbagai pelayanan, seperti rawat jalan, rawat inap, bahkan layanan cuci darah selama periode libur lebaran.

Kemudian, Bapak Tulus Abadi berharap tidak ada peserta Program JKN yang tertolak secara administrative ketika mengakses layanan kesehatan di fasilitas-fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan. Bapak Tulus Abadi juga berharap semua pihak bisa memastikan layanan kesehatan untuk peserta Program JKN berjalan lancar tanpa hambatan.

Tak ketinggalan, Bapak Tulus Abadi juga mengingatkan supaya masyarakat memastikan status kepesertaan Program JKN-nya dalam keadaan aktif. Bapak Tulus Abadi juga mengingatkan supaya masyarakat menjaga kesehatan fisik maupun mental, supaya kondisinya senantiasa prima selama perjalanan mudik nanti.

Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia Bapak Tulus Abadi.

Begitulah, teman-teman, intinya BPJS Kesehatan memastikan layanan kesehatannya tetap buka selama periode libur lebaran. Rumah sakit pun siap buka 24 jam untuk pelayanan kesehatan masyarakat. Namun, penuhi dahulu syaratnya, yakni pastikan kepesertaan Program JKN teman-teman aktif.

Berfoto bersama teman-teman blogger dan bapak dari Kepolisian.

Semoga informasi mengenai layanan BPJS Kesehatan selama libur lebaran ini bermanfaat. Buat teman-teman yang mau mudik, selamat mudik, hati-hati selama di perjalanan, supaya bisa sampai tujuan dan kembali ke kota asal tanpa kurang sesuatu apapun ???? .

April Hamsa

Categorized in: