Senjakala blogger, senjakala blogger. Helleh, bodo amat, hahaha 😛 . Bagi mereka yang passion-nya ngeblog, yawda, sih, lanjut ngeblog aja di era gempuran media sosial sekarang. Salah satunya “sirkel blogger” yang diinisiasi oleh Mbak Fanny yang punya blog dcatqueen. Blogger-blogger ini masih rajin, lho, update blog-nya. Nah, beberapa waktu lalu tepatnya tanggal 30 Januari 2026, alhamdulillah bisa berkesempatan kopdar blogger dengan mereka di Restoran Ajwad yang berlokasi di area Kebayoran, Jakarta Selatan.

Kok, milih kopdar blogger di Restoran Ajwad?

FYI, Ajwad ini adalah satu resto milik Khalid Basalamah, seorang ustadz kondang di Indonesia yang dikenal dengan gaya dakwahnya yang santun. Cuma, waktu ke sana nggak ketemu sama Pak Ustaz-nya, haha 😛 .

Kok, bisa kepikiran kopdar blogger di Ajwad?

Bagian depan Restoran Ajwad.

Jadi, ceritanya, waktu itu di grup WA ada tebak-tebakan penyanyi lagu. Saya nggak tahu liriknya kayak apa, lupa juga karena tidak terlalu ngikutin lagu-lagu kekinian 😛 , pokoknya tiba-tiba ada yang jawab, “Khalid Basalamah” padahal seharusnya “Nadhif Basalamah”, haha.

Aslinya saya juga nggak tahu Nadhif Basalamah ini yang mana, tapi kalau Khalid Basalamah saya taunya ini pak ustadz, wkwk.

Lanjut, tiba-tiba ada yang nyeletuk, yang intinya, “Eh, Ustaz Khalid punya restoran, lho, namanya Ajwad di daerah Condet.”

Lalu, ada yang menimpali, “Kulineran bareng, yuk! Sebelum Ramadan.”

Eh, kemudian ada yang ngasi info lagi kalau Restoran Ajwad ini juga ada di Kebayoran. Kebetulan lokasinya lebih berada di tengah-tengah, jika dibandingkan dengan Condet, jadi akhirnya janjian deh, kopdar blogger di Restoran Ajwad di Kebayoran.

Teman-teman blogger yang datang kopdaran.

Oh ya, buat yang mau tahu siapa saja yang hadir di kopdar blogger hari itu, blogger-blogger yang datang antara lain:

-Mbak Fanny – dcatqueen.com

-Mbak Nik – niksukacita.com

-Mbak Lendy – lendyagassi.com

-Mbak Isti – momoporuru.com

-Mbak Lala – lalakitc.com

-Mbak Ire – irerosana.com

-Mbak Mei – meimoodaema.com

-Mbak Fenni – fennibungsu.com

-Mas Fajar – fajarwalker.com

-Mbak Maya. Sayangnya blog pribadi Mbak Maya kena hack orang huhu.

Ada yang kenal, nggak?

Kalau belum monggo mengunjungi blog-nya, siapa tahu bisa nambah-nambah networking dan rezeki, yekan? 😀

Sebenarnya ada beberapa blogger lagi yang konfirmasi akan hadir, sayangnya saat hari H mendadak berhalangan.

Rombongan saya dan Mbak Maya.

Saya pun waktu itu maju mundur mau ikutan, karena Hari Jumat waktunya jadi macan ternak alias mamah-mamah cantek anter-jemput anak kaaan? *uhuks 😛 .

Kalau Jumat tuh anak saya yang cowok, Maxy, mesti Jumatan dulu. Biasanya baru bisa dijemput jam 12.45-an. Sementara kopdar blogger-nya jam 1 atau setengah 2 siang, gitu. Bakal nelat, nih, kalau pulang dulu, lalu OTW Kebayoran. Belum lagi, anaknya les, hehe.

Akhirnya, setelah izin bapake, anak-anak saya angkut aja naik KRL menuju Kebayoran, setelah dapat kabar kalau Mbak Lendy dan Mbak Isti juga akan bawa anak-anaknya 😀 .

Kopdar blogger, makan-makan dan ngonten

Yeah, bukan blogger namanya, kalau kopdaran, apalagi di resto, nggak ngonten. Sayang, ciiiiinntt, kalau tidak mengabadikan momen.

Saya yang tidak sengaja barengan sama Mbak Maya (ketemu di stasiun), nelat, jadi teman-teman yang sudah datang lebih awal ngonten duluan, haha. Ada yang poto-poto, ada juga yang memvideokan makanan maupun suasana resto-nya. Kemudian, teman-teman makan duluan, deh.

Waktu saya dan Mbak Maya sampai, teman-teman blogger udah selesai makan. Akhirnya, begitu sampai kami langsung pesan makan aja, supaya nanti bisa segera makan dan nimbrung buat ngobrol.

Sembari menunggu makanan diantar, saya juga mengambil foto maupun video resto-nya. Hari itu pengunjung resto tidak terlalu ramai. Hanya ada rombongan kami yang kopdaran, lalu di meja lain ada anak-anak Mbak Lendy.

Di meja paling ujung tadinya ada pengunjung, tetapi selesai makan mereka langsung cabut. Kemudian, saat saya dan Mbak Maya makan ada satu keluarga dan ibu-ibu dengan satu anaknya datang. Yang, satu keluarga ini juga makannya cepat. Jadi, sampai kami selesai kayaknya hanya ada ibu-ibu dan anaknya itu aja.

BTW, penasaran nggak sih dengan suasana Restoran Ajwad ini?

Suasana Restoran Ajwad

Restoran Ajwad yang ada di Kebayoran ini terdiri dari 3 lantai. Di bagian depan (halaman) terdapat parkir kendaraan. Selain di halaman ini, pengunjung resto juga bisa masuk ke area semacam teras yang menjorok ke dalam. Pintu masuk resto-nya tidak menghadap ke halaman luar yang utama, melainkan ke arah teras ini.

Saya lihat, selain resto, ada juga bangunan toko pakaian atau perlengkapan ibadah, gitu, di sana. Sepertinya, juga ada semacam gang, cuma saya enggak tahu itu menuju ke mana.

Langsung aja, masuk resto-nya, deh, ya.

Bagian depan restoran dekat resepsionis.

Begitu masuk, pengunjung akan langsung disambut dengan semacam meja resepsionis atau customer service di sebelah kiri. Di sebelah kana nada pintu, entah menuju ke mana, sepertinya kayak kantor gitu

Mulanya, saya pikir pintu itu menuju ke kafe, karena ada spanduk nama kafe dipajang di dekat pintu. Ternyata, menurut anak-anak saya, yang sebelum pulang sempat iseng naik lift ke lantai (yes, ada lift-nya), kafenya di atas.

Sejurusan dengan pintu masuk tadi, ada tangga dan lift. Tempat kami kopdaran ada di lantai dua.

Area utama buat dine in.

Kami pun langsung naik ke atas, setelah memasuki resto. Ternyata, teman-teman blogger duduk menyatukan meja, tak jauh dari tangga. Jadi, begitu kami naik ke lantai atas langsung bisa menemukan mereka.

Ruangan di lantai ini didominasi dengan warna gelap, hitam dan cokelat. Lampunya berwarna kuning temaram, sehingga tidak terlalu kejam buat mata.

Mejanya berwarna hitam, tetapi kursi-kursinya berwarna-warni, ada hijau, biru, dan merah. Banyak meja berukuran besar, sehingga cocok sekali kalau datang ke restoran ini rame-rame.

Meja dekat jendela.

Selain itu ada pula meja bundar berwarna putih di bagian dekat jendela yang menghadap ke arah halaman/ jalan raya. Jendelanya besar-besar, sehingga cahaya alami bisa masuk.

Di tembok seberang jendela, terdapat layar TV di bagian tengah yang menampilkan Ustaz Khalid Basalamah yang sedang memberi tauziah.

Oh ya, masih di dekat jendela, terdapat semacam kasur, gitu. Awalnya saya mengira itu bisa buat lantainya solid/ padet. Lha, tibake kasur haha. Mungkin bisa dipakai buat makan bareng dengan konsep lesehan, gitu, kali ya?

Bisa lesehan di sini.

Di lantai 2 ini terdapat fasilitas berupa mushola perempuan, serta dua toilet terpisah untuk laki-laki dan perempuan. Kalau mushola buat laki-laki, kalau tidak salah di lantai bawah atau basement, gitu. Waktu itu anak saya Maxy sholat Ashar diantar ke bawah sama salah satu mas-mas pelayannya.

Toilet.

Toiletnya resik dan besar. Lalu, musholanya, walau tidak terlalu besar tetapi nyaman. Kayaknya bisa menampung 5 orang sholat barengan. AC-nya adem, kek, di kamar-kamar hotel yang kita inapi kalau staycation, hehe. Oh ya, tiap masuk waktu sholat, selalu diingatkan oleh petugasnya lewat speaker.

Mushola.

Makanan yang kami nikmati di Restoran Ajwad

Lanjut mengenai makanannya.

Restoran ini secara umummenyediakan menu dajaj (ayam) dan lahm (kambing). Ada yang bisa dipesan satuan dan ada yang bisa dipesan untuk dimakan bareng-bareng.

Beberapa menu makanan di Restoran Ajwad.

Karena datang bertiga, saya langsung order makanan yang sekiranya bisa buat ramean aja. Tanpa ragu saya langsung memesan menu special ayam yang memang diperuntukkan untuk 2-3 orang. Harganya Rp150.000,-an.

Special ayam.

Pada dasarnya, menu ini berisi nasi dengan potongan dua potong daging ayam besar. Nasinya boleh memilih jenisnya. Kalau tidak keliru, ada pilihan nasi mandi, nasi kabsah, dan nasi briyani. Kami pun memilih nasi briyani saja yang udah sering dimakan oleh anak-anak.

Buat minumannya, anak-anak memesan es cokelat, sedangkan saya order es jeruk. Gelas saji minuman-minuman ini cukup besar. Untuk rasa es jeruknya, manisnya ringan dan cukup menyegarkan. Kalau es cokelatnya teksturnya cukup kental, manis, dan cenderung creamy.

Minuman yang kami pesan.

Kembali ke menu special ayam, makanan ini disajikan dalam wadah loyang yang cukup besar. Tak ketinggalan sambal dan acarnya yang disajikan dalam mangkuk yang berbeda.

Pakai nasi briyani.

Kami mendapatkan dua potongan daging ayam. Daging ayamnya menurut saya lembut, tidak kering. Bumbunya meresap memberikan rasa gurih enak.

Kemudian untuk nasinya, warnanya lebih ke putih dengan sedikit campuran warna kuning dan oranye. Nasinya pun gurih dan kaya rempah. Ada campuran kacang arab juga di nasinya, serta potongan tomat dan mentimun.

Acar.

Kalau mau merasakan pedas sekaligus segar, kita bisa memakan hidangan ini dengan sambal dan acar tadi. Acarnya tidak pedas, karena hanya berupa potongan nanas, timun, dan tomat. Kalau sambalnya, menurut saya enak tetapi kurang pedas. Ini subjektif sih ya, karena bisa jadi menurut orang lain pedas, haha.

Sambal khas Ajwad.

Untuk pesanan teman-teman lain, sayangnya saya tidak sempat memfotonya. Cuma sempat mengabadikan pesanan Mbak Maya yang katanya paketan gitu, jadi dapat khobus, protein berupa ayam, minuman, dan pudding. Lupa apa namanya haha.

Pesanan Mbak Maya. Lupa nama menunya tapi bisa beli paketan gini. 

Setelah makanan habis, ternyata ada beberapa teman yang pulang duluan, karena ada agenda lain. Kami kemudian foto bareng-bareng dipotoin tripod dan mas-mas pelayan resto-nya 😀 .

Setelah beberapa orang pergi, kami yang belum balik lanjut ngobrolin apa saja. Mulai dari ngeblog, rate card, hal-hal random seperti obrolan tentang jalur-jalur KRL, dll.

Sambil ngobrol ternyata ada yang memesan kopi. Lupa deh nama menunya apa, tetapi kopi itu mengandung kapulaga, gitu.

Kopi yang mengandung kapulaga.

Saya tidak memesan minuman lagi, tetapi sempat nyicip. Buat yang sebelumnya pernah minum teh anget dengan kapulaga, kayaknya sih lidahnya bisa approve minuman ini. Namun, kalau yang belum terbiasa, akan meras aneh, dikit, hehe. Alhamdulillah, saya nanya teman-teman tuh kopi habis juga setelah diseruput dikit-dikit 😀 .

Itulah teman-teman cerita tentang kopdar blogger yang berlangsung di Restoran Ajwad, Kebayoran, beberapa waktu lalu.

Seneng banget bisa ketemu teman-teman setelah sekian lama, nggak pake nyimak pidato orang, nggak pake ngetwit, nggak perlu poto/ videoin buat kerjaan, haha. Murni ketemu dan ngobrol-ngobrol aja 😀 .

Melalui postingan ini, saya juga menyampaikan terima kasih kepada teman-teman yang hadir, khususnya Mbak Fanny yang sudah memfasilitasi teman-teman untuk tetap rajin update blog-nya selama ini. Semoga silaturahmi kita semua selalu terjalin, aamiin.

Oh ya, balik ke Restoran Ajwad, barangkali teman-teman ada yang mau bukber di sana saat Ramadan nanti, alamat lengkapnya di sini ya:

Semoga postingan ini bermanfaat ya 😀 .

April Hamsa

Categorized in: