Senjakala blogger, senjakala blogger. Helleh, bodo amat, hahaha 😛 . Bagi mereka yang passion-nya ngeblog, yawda, sih, lanjut ngeblog aja di era gempuran media sosial sekarang. Salah satunya “sirkel blogger” yang diinisiasi oleh Mbak Fanny yang punya blog dcatqueen. Blogger-blogger ini masih rajin, lho, update blog-nya. Nah, beberapa waktu lalu tepatnya tanggal 30 Januari 2026, alhamdulillah bisa berkesempatan kopdar blogger dengan mereka di Restoran Ajwad yang berlokasi di area Kebayoran, Jakarta Selatan.
Kok, milih kopdar blogger di Restoran Ajwad?
FYI, Ajwad ini adalah satu resto milik Khalid Basalamah, seorang ustadz kondang di Indonesia yang dikenal dengan gaya dakwahnya yang santun. Cuma, waktu ke sana nggak ketemu sama Pak Ustaz-nya, haha 😛 .
Kok, bisa kepikiran kopdar blogger di Ajwad?

Bagian depan Restoran Ajwad.
Jadi, ceritanya, waktu itu di grup WA ada tebak-tebakan penyanyi lagu. Saya nggak tahu liriknya kayak apa, lupa juga karena tidak terlalu ngikutin lagu-lagu kekinian 😛 , pokoknya tiba-tiba ada yang jawab, “Khalid Basalamah” padahal seharusnya “Nadhif Basalamah”, haha.
Aslinya saya juga nggak tahu Nadhif Basalamah ini yang mana, tapi kalau Khalid Basalamah saya taunya ini pak ustadz, wkwk.
Lanjut, tiba-tiba ada yang nyeletuk, yang intinya, “Eh, Ustaz Khalid punya restoran, lho, namanya Ajwad di daerah Condet.”
Lalu, ada yang menimpali, “Kulineran bareng, yuk! Sebelum Ramadan.”
Eh, kemudian ada yang ngasi info lagi kalau Restoran Ajwad ini juga ada di Kebayoran. Kebetulan lokasinya lebih berada di tengah-tengah, jika dibandingkan dengan Condet, jadi akhirnya janjian deh, kopdar blogger di Restoran Ajwad di Kebayoran.

Teman-teman blogger yang datang kopdaran.
Oh ya, buat yang mau tahu siapa saja yang hadir di kopdar blogger hari itu, blogger-blogger yang datang antara lain:
-Mbak Fanny – dcatqueen.com
-Mbak Nik – niksukacita.com
-Mbak Lendy – lendyagassi.com
-Mbak Isti – momoporuru.com
-Mbak Lala – lalakitc.com
-Mbak Ire – irerosana.com
-Mbak Mei – meimoodaema.com
-Mbak Fenni – fennibungsu.com
-Mas Fajar – fajarwalker.com
-Mbak Maya. Sayangnya blog pribadi Mbak Maya kena hack orang huhu.
Ada yang kenal, nggak?
Kalau belum monggo mengunjungi blog-nya, siapa tahu bisa nambah-nambah networking dan rezeki, yekan? 😀
Sebenarnya ada beberapa blogger lagi yang konfirmasi akan hadir, sayangnya saat hari H mendadak berhalangan.
Rombongan saya dan Mbak Maya.
Saya pun waktu itu maju mundur mau ikutan, karena Hari Jumat waktunya jadi macan ternak alias mamah-mamah cantek anter-jemput anak kaaan? *uhuks 😛 .
Kalau Jumat tuh anak saya yang cowok, Maxy, mesti Jumatan dulu. Biasanya baru bisa dijemput jam 12.45-an. Sementara kopdar blogger-nya jam 1 atau setengah 2 siang, gitu. Bakal nelat, nih, kalau pulang dulu, lalu OTW Kebayoran. Belum lagi, anaknya les, hehe.
Akhirnya, setelah izin bapake, anak-anak saya angkut aja naik KRL menuju Kebayoran, setelah dapat kabar kalau Mbak Lendy dan Mbak Isti juga akan bawa anak-anaknya 😀 .
Kopdar blogger, makan-makan dan ngonten
Yeah, bukan blogger namanya, kalau kopdaran, apalagi di resto, nggak ngonten. Sayang, ciiiiinntt, kalau tidak mengabadikan momen.
Saya yang tidak sengaja barengan sama Mbak Maya (ketemu di stasiun), nelat, jadi teman-teman yang sudah datang lebih awal ngonten duluan, haha. Ada yang poto-poto, ada juga yang memvideokan makanan maupun suasana resto-nya. Kemudian, teman-teman makan duluan, deh.
Waktu saya dan Mbak Maya sampai, teman-teman blogger udah selesai makan. Akhirnya, begitu sampai kami langsung pesan makan aja, supaya nanti bisa segera makan dan nimbrung buat ngobrol.
Sembari menunggu makanan diantar, saya juga mengambil foto maupun video resto-nya. Hari itu pengunjung resto tidak terlalu ramai. Hanya ada rombongan kami yang kopdaran, lalu di meja lain ada anak-anak Mbak Lendy.
Di meja paling ujung tadinya ada pengunjung, tetapi selesai makan mereka langsung cabut. Kemudian, saat saya dan Mbak Maya makan ada satu keluarga dan ibu-ibu dengan satu anaknya datang. Yang, satu keluarga ini juga makannya cepat. Jadi, sampai kami selesai kayaknya hanya ada ibu-ibu dan anaknya itu aja.
BTW, penasaran nggak sih dengan suasana Restoran Ajwad ini?
Suasana Restoran Ajwad
Restoran Ajwad yang ada di Kebayoran ini terdiri dari 3 lantai. Di bagian depan (halaman) terdapat parkir kendaraan. Selain di halaman ini, pengunjung resto juga bisa masuk ke area semacam teras yang menjorok ke dalam. Pintu masuk resto-nya tidak menghadap ke halaman luar yang utama, melainkan ke arah teras ini.
Saya lihat, selain resto, ada juga bangunan toko pakaian atau perlengkapan ibadah, gitu, di sana. Sepertinya, juga ada semacam gang, cuma saya enggak tahu itu menuju ke mana.
Langsung aja, masuk resto-nya, deh, ya.

Bagian depan restoran dekat resepsionis.
Begitu masuk, pengunjung akan langsung disambut dengan semacam meja resepsionis atau customer service di sebelah kiri. Di sebelah kana nada pintu, entah menuju ke mana, sepertinya kayak kantor gitu
Mulanya, saya pikir pintu itu menuju ke kafe, karena ada spanduk nama kafe dipajang di dekat pintu. Ternyata, menurut anak-anak saya, yang sebelum pulang sempat iseng naik lift ke lantai (yes, ada lift-nya), kafenya di atas.
Sejurusan dengan pintu masuk tadi, ada tangga dan lift. Tempat kami kopdaran ada di lantai dua.

Area utama buat dine in.
Kami pun langsung naik ke atas, setelah memasuki resto. Ternyata, teman-teman blogger duduk menyatukan meja, tak jauh dari tangga. Jadi, begitu kami naik ke lantai atas langsung bisa menemukan mereka.
Ruangan di lantai ini didominasi dengan warna gelap, hitam dan cokelat. Lampunya berwarna kuning temaram, sehingga tidak terlalu kejam buat mata.
Mejanya berwarna hitam, tetapi kursi-kursinya berwarna-warni, ada hijau, biru, dan merah. Banyak meja berukuran besar, sehingga cocok sekali kalau datang ke restoran ini rame-rame.

Meja dekat jendela.
Selain itu ada pula meja bundar berwarna putih di bagian dekat jendela yang menghadap ke arah halaman/ jalan raya. Jendelanya besar-besar, sehingga cahaya alami bisa masuk.
Di tembok seberang jendela, terdapat layar TV di bagian tengah yang menampilkan Ustaz Khalid Basalamah yang sedang memberi tauziah.
Oh ya, masih di dekat jendela, terdapat semacam kasur, gitu. Awalnya saya mengira itu bisa buat lantainya solid/ padet. Lha, tibake kasur haha. Mungkin bisa dipakai buat makan bareng dengan konsep lesehan, gitu, kali ya?

Bisa lesehan di sini.
Di lantai 2 ini terdapat fasilitas berupa mushola perempuan, serta dua toilet terpisah untuk laki-laki dan perempuan. Kalau mushola buat laki-laki, kalau tidak salah di lantai bawah atau basement, gitu. Waktu itu anak saya Maxy sholat Ashar diantar ke bawah sama salah satu mas-mas pelayannya.

Toilet.
Toiletnya resik dan besar. Lalu, musholanya, walau tidak terlalu besar tetapi nyaman. Kayaknya bisa menampung 5 orang sholat barengan. AC-nya adem, kek, di kamar-kamar hotel yang kita inapi kalau staycation, hehe. Oh ya, tiap masuk waktu sholat, selalu diingatkan oleh petugasnya lewat speaker.

Mushola.
Makanan yang kami nikmati di Restoran Ajwad
Lanjut mengenai makanannya.
Restoran ini secara umummenyediakan menu dajaj (ayam) dan lahm (kambing). Ada yang bisa dipesan satuan dan ada yang bisa dipesan untuk dimakan bareng-bareng.


Beberapa menu makanan di Restoran Ajwad.
Karena datang bertiga, saya langsung order makanan yang sekiranya bisa buat ramean aja. Tanpa ragu saya langsung memesan menu special ayam yang memang diperuntukkan untuk 2-3 orang. Harganya Rp150.000,-an.

Special ayam.
Pada dasarnya, menu ini berisi nasi dengan potongan dua potong daging ayam besar. Nasinya boleh memilih jenisnya. Kalau tidak keliru, ada pilihan nasi mandi, nasi kabsah, dan nasi briyani. Kami pun memilih nasi briyani saja yang udah sering dimakan oleh anak-anak.
Buat minumannya, anak-anak memesan es cokelat, sedangkan saya order es jeruk. Gelas saji minuman-minuman ini cukup besar. Untuk rasa es jeruknya, manisnya ringan dan cukup menyegarkan. Kalau es cokelatnya teksturnya cukup kental, manis, dan cenderung creamy.


Minuman yang kami pesan.
Kembali ke menu special ayam, makanan ini disajikan dalam wadah loyang yang cukup besar. Tak ketinggalan sambal dan acarnya yang disajikan dalam mangkuk yang berbeda.

Pakai nasi briyani.
Kami mendapatkan dua potongan daging ayam. Daging ayamnya menurut saya lembut, tidak kering. Bumbunya meresap memberikan rasa gurih enak.
Kemudian untuk nasinya, warnanya lebih ke putih dengan sedikit campuran warna kuning dan oranye. Nasinya pun gurih dan kaya rempah. Ada campuran kacang arab juga di nasinya, serta potongan tomat dan mentimun.

Acar.
Kalau mau merasakan pedas sekaligus segar, kita bisa memakan hidangan ini dengan sambal dan acar tadi. Acarnya tidak pedas, karena hanya berupa potongan nanas, timun, dan tomat. Kalau sambalnya, menurut saya enak tetapi kurang pedas. Ini subjektif sih ya, karena bisa jadi menurut orang lain pedas, haha.

Sambal khas Ajwad.
Untuk pesanan teman-teman lain, sayangnya saya tidak sempat memfotonya. Cuma sempat mengabadikan pesanan Mbak Maya yang katanya paketan gitu, jadi dapat khobus, protein berupa ayam, minuman, dan pudding. Lupa apa namanya haha.

Pesanan Mbak Maya. Lupa nama menunya tapi bisa beli paketan gini.
Setelah makanan habis, ternyata ada beberapa teman yang pulang duluan, karena ada agenda lain. Kami kemudian foto bareng-bareng dipotoin tripod dan mas-mas pelayan resto-nya 😀 .
Setelah beberapa orang pergi, kami yang belum balik lanjut ngobrolin apa saja. Mulai dari ngeblog, rate card, hal-hal random seperti obrolan tentang jalur-jalur KRL, dll.
Sambil ngobrol ternyata ada yang memesan kopi. Lupa deh nama menunya apa, tetapi kopi itu mengandung kapulaga, gitu.

Kopi yang mengandung kapulaga.
Saya tidak memesan minuman lagi, tetapi sempat nyicip. Buat yang sebelumnya pernah minum teh anget dengan kapulaga, kayaknya sih lidahnya bisa approve minuman ini. Namun, kalau yang belum terbiasa, akan meras aneh, dikit, hehe. Alhamdulillah, saya nanya teman-teman tuh kopi habis juga setelah diseruput dikit-dikit 😀 .
Itulah teman-teman cerita tentang kopdar blogger yang berlangsung di Restoran Ajwad, Kebayoran, beberapa waktu lalu.
Seneng banget bisa ketemu teman-teman setelah sekian lama, nggak pake nyimak pidato orang, nggak pake ngetwit, nggak perlu poto/ videoin buat kerjaan, haha. Murni ketemu dan ngobrol-ngobrol aja 😀 .
Melalui postingan ini, saya juga menyampaikan terima kasih kepada teman-teman yang hadir, khususnya Mbak Fanny yang sudah memfasilitasi teman-teman untuk tetap rajin update blog-nya selama ini. Semoga silaturahmi kita semua selalu terjalin, aamiin.
Oh ya, balik ke Restoran Ajwad, barangkali teman-teman ada yang mau bukber di sana saat Ramadan nanti, alamat lengkapnya di sini ya:
Semoga postingan ini bermanfaat ya 😀 .
April Hamsa


Akhirnya yang ditunggu pun release mbak.. hehehhe. .
Sayang banget akikes ndak bisa ikutan, jaraknya nooonnn jauh di mata. Padahal ya bisa seru²an di meja ajwad ya.. ?
Jadi inget postingannya mbak lala, yang pada pepotoan makanan di meja. Hehehe..
Sehat² buat kalian yaaa.. ??
Hehe iya, kalau kumpul blogger pasti ada acara ngontennya 😀
Aamiin terima kasih Mbak Dinda. Semoga suatu hari nanti bisa kopdaran juga ya 😀
Tempatnya cakep Mba, aku blm pernah coba menu-menunya, buat Bukber keluarga cocok bgt ini
Kocak memang dari bahasan Nadhif Basalamah ke Khalid Basalamah sampai ke restonya Ajwad. Eh keterusan jadi kopdar teman-teman blogger di restonya Ustadz Khalid ini.
Alhamdulillah hikmah dari hangatnya komunikasi di grup blogger Mbak Fanny bisa lanjut ke ketemuan langsung, ya. Mudah-mudahan di lain kesempatan bisa gabung juga kalau ada momen ketemuan seperti ini
Yeay, akhirnya tayang juga nih cerita mendadak meet up di Ajwad Resto. Untungnya ada Ajwad Resto Kebayoran Baru ya, lebih ramah dengan rute KRL.
Ambience nya enakeun banget sih Ajwad ini, teduh. Apalagi ada TV yang setel ustadz Khalid tausyiah. Lalu ada pengingat ketika akan memasuki waktu shalat. Is the best pisan kan.
Menu di Ajwad, terpantau emang lumayan mantap porsinya. Aku pesan nasi Mandhi dan Kambing bakar madu, lalu minumnya tamarin menyegarkan. Cocok klop banget.
Nah, kalau kopi nya ajib sih. Sangat mendominasi sekali kapulaga nya.
Cocok buat tempat bukber, makin rame kian seru. Mantepnya, tempat shalat luas dan nyaman. Rekomen banget kalau kata aku yang suka makanan Timur Tengah hehehe.
Aku dateng paling akhir banget yaaa ahaha. Udah mau nyerah, soalnya 14.30 baru berangkat dari sekolah anak-anak, wkwkwk.
Alhamdulillah belom pada pulang dan bisa ngobrol2 juga. Ya tapi gak kebagian ikut foto2 makanannya sih yaa. Aku aja akhirnya pesen takeaway aja, takut kalau makan di sana malah kebanyakan dan kelamaan, wkwkwk.
Anw, setuju sambelnya kurang pedes, ahaha. Tapi nasinya enak banget dan berbumbu banget. Kapan2 ajak anak-anak ke sini aah.
Aku termasuk yang batal datang karena Aisyah mendadak gak bisa ditinggal. Pagi itu dia kedatangan tamu bulanan, badannya jadi ga enak, ga nyaman, sampe ga sekolah. Udah info ke Fanny sih ga jadi datang. Aku lebih rela ga jadi kumpul daripada ninggalin anak 😀
Semoga bisa join di lain waktu.
Bagus restonya ya. Tampak nyaman, luas, dan betahin buat kumpul dan berlama-lama. Jadi keinget obrolan di WAG, ada menu kambing 3 jutaan hihi. Ternyata buat paket ramean ya. Aku belum pernah ke sana. Kalau nanti pas pengen nyobain, udah bisa dapat gambaran makanannya dari postingan April ini.
Rejeki terbaik di akhir Januari 2026. Ketemu kalian. Agak berlarian sih dirimu ya April. Belum sempat ngobrol secara dekat, karena tempat kita berjauhan. Apalagi dirimu datang lebih akhir dan pulang lebih awal hihi. Sempat seru obrolan jalur green dan red kereta yak hihi. Semoga nanti lain waktu lebih bisa santai dan lama ya.
Soalnya setelah kalian pergi, kita lanjut dan terasa menyenangkan sekali bisa bertukar pikiran dan membawa energi baik. Sehat-sehat ya semuanya. Dan aku tuh melek banget waktu itu setelah minum kopi yang ada kapulaganya wwkwkwwk
Tempatnya nyaman dan masih penasaran dengan kafe yang diatas, sepertinya lebih nyaman karena berada lebih tinggi dan tentunya bisa lebih santai karena konsepnya lebih untuk chill.
Wah.. seru.. seru. Yang biasanya cuma interaksi di grup, saling rebutan temoat BW, sekarang bisa bertemu dan kumpul. Saling sharing juga. Bahkan Mbak Lendy yang di Bandung juga menyematkan diri datang ya. Sering-seringlah salah menebak orang yang punya restoran ya, Mbak hehehe. Semoga next bisa ikutan nih acara kumpulnya.
Beneran lho pak bamss. Awalnya gara² salah sebut, lha kok langsung ada ide buat makan di Ajwad. Tapi seru banget, dari kita yang hanya interaksi lewat WA, ngewar nomer list sampe akhirnya ngewar beneran di restonya. Hihihi..
Moga next bisa ikutan gabung ya pak bams.. ??
Asikk jadi pengen ikutan aja, hhehehe. Kapan kapam kopdar lagi daerah bogor atau sekitarnya ?
Aku suka ulasan yang nggak cuma bahas rasa, tapi juga suasana dan pengalaman makannya. Jadi kebayang cocoknya buat acara apa, datang sama siapa, dan kapan waktu paling pas buat berkunjung
Tempatnya asyik yaa sangat cocok untuk mumpul-kumpyl komunitas, sayangnya jauuuh
Wah saya ketinggalan kopdar, huhuuu… Soalnya sekarang kayaknya udah jarang banget ya blogger ngadain kopdar atau event offline . Gak kayak dulu yang sering banget. BTW, nasi mandi itu kayak gimana ya?! Baru denger juga sih. Atau nasinya basah luber airnya, hahahaha….
Saya boleh ikutan kopdar juga kah? Udah jarang ikut komunitas blogger gitu deh saat ini. Asyik sih kalo bisa kopdar sesama blogger, biar tetap awet. Very nice article
Yang dadakan malah kejadian ya, padahal awalnya cuma dari tebak-tebakan..
Serunya, aku familiar dengan beberapa, ada juga yang belum pernah ketemu. Duhh, para blogger yang rajin ini, aku iriiii
Menu-menu Ajwad cocok nih di lidah orang rumah, kapan-kapan bisa disinggahi. Unik juga tempatnya yaaa, ada kasurnya:)
Aku sukaaaa ih rasa makanannya. Kambing madu awalnya kupikir bakal manis, tp ternyata ga. Apalagi dimakan dengan nasi dan sambal, jadi balance. Emang ga terlalu pedes, cuma at least masih adalah rasa nyelekit cabenya hahahhahhaa.
Akhirnya ya mbaaaa, bisa ketemu juga ??. Selama ini cuma komen2 di blog. Beneeer kan, kalau dadakan mah, selalu jadi ?
Seruu banget kopdarnya ya Mbak April. Berawal dari Salah tebak malah jadi makan bareng di resto yg trrkenal. Harga segitu Masih affordable yaa apalagi porsi juga mengenyangkan. Tempatnya bagus dan bersih. Btw menu yg non nasi apa aja ya?
Wah, khusus tulisan bahas kopdar ini.. saya jauh banget detailnya dibanding mbak April. Saking keasyikan ngobrol ngalor-ngidul kali ya, jadi lupa buat dokumentasi berbagai sudut ruangan resto seperti biasanya. Abis gimana ya, momen langkaaa ini, hahaha
Moga next time bisa diadain lagi deh yaa. Di Tangerang mungkin? Biar mbak April lebih deket hehehe
Siapa menyangka dari celetukan bait lirik, bersambung ke obrolan nyambung utk kopdar ke dunia nyata. Lgsg ke resto pemilik lagunya lagi. Keren2 bgt nih anggota blogger group WA kak Fanni ini. Militan banget dan semangat sekali buat ngonten. Semangatnya ini loh yg perlu ditiru.
Smg anggota blogger kak Fanni bs ngadain kopdar blogger di daerah lain jg yak. Biar makin seru nih.
Part baca khalid basalamah yang wa grup aku juga sempet ngakak sih , kok kepikiran kata aku teh dasar kang fajar mah emng jago bikin suasana ngakak , smapai akhirnya tmn2 blogger meet up aku hanya nyimak di hp ka hehe
Kang Fajar memang jagonya bikin suasana WA grup jadi hidup, ya. Eh, malah keterusan, dari becandaan lirik lagu sampai bisa ketemuan. Berkah sih ini, positif banget komunikasi di grup WA Mbak Fanny ini, bikin kita jadi betah
Asyik, hari ini saya membaca banyak tulisan tentang kopdar blogger di resto Ajwaad,,,,mupeng banget pengen ikutan dan jadinya pengen nyicip makanan di resto Ajwad ini. Seruuu ya mbaak April bertemu sesama teman blogger
Seru banget kopdarnya. Biasanya kalau acara kopdar begini bisa bikin lupa waktu dan bahkan kadang bisa pindah tempat buat lanjut obrolannya. hihi. Alhamdulillah ya silaturahmi sesama blogger tetap terjaga meski katanya sekarang blog sudah mulai redup popularitasnya
Dulu aku juga ga tau Nadhif Basalamah, malah kukira ini apa anaknya Pak Ustadz Khalid Basalamah yaaaa
Ternyata bukan. kwkwk
Ustadz Khalid lengkap nih,ya pendakwah, punya travel travel umrah, media digital, restoran…
Menu-menunya favorit keluargaku, sampai saking sukanya aku beli beras yang termasuk ada bumbunya itu. Tapi pasti bedalah, makan langsung dari olahan chef aslinya, seperti di Ajwad ini pasti lebih mantaaaap ya
random banget ya, dari tebak lagu lanjut kopdar. Seru kok. Amazing deh dengan kalian.
Btw dimanapun berada, bagi blogger konten tetap nomer satu ya. Pepotoan dulu makanan dan minuman yang datang baru deh dinikmatin.
Serunya bisa kopdaran, banyak cerita dan jadi lebih mengenal satu sama lain
Saya udah lama tertarik ke resto ini. Tapi, agak males-malesan begitu tau ke daerah Condet. Mungkin karena jarang banget saya ke daerah sana, ya. Kalau ternyata ada di Kebayoran, jadi makin pengen deh ke sini.
Enak nih, sambil ngonten nulis sekalian kopdar sesama blogger untuk bertukar pengalaman dan informasi
berarti bukan aku doang ya yang nyangka nadhif basalamah itu keluarganya khalid basalamah, hihi…
suka banget sama kopdar-kopdar gini, mantep buat saling sharing,
kalo sebelum ramadhan, berarti munggahan dong ya, hehe
Sebelum mulai baca tulisannya sudah gak asing sama nama restonya, resto ajwad. Kayak pernah denger gitu tiap ada podcast yang ngundang Ustadz Khalid Basalamah. Masya Allah, bener milik beliau ternyata. Padahal ya saya belum pernah ke sana, tapi senang aja lihat foto-foto menunya. Masya Allah lagi toilet dan musholanya senyaman itu. Aihh bener-bener terjaga kebersihannya
Aduh turut prihatin atas blog mbak Maya yang kena hack ?
Ajwad Resto ini proper banget buat ketemuan ramean, tempatnya luas sekali dan nyaman. Banyak menu yang paketan juga ya. Jadi misal kayak mbak April bawa anak, cus pesan yang buat bertiga. TOS nasinya kita sama, aku pun suka makan nasi Mandhi. Emang enak sih buatku, light.
Makasih sudah meluangkan waktu buat silaturahmi sambil kulineran dan ngonten bareng. Sehat selalu mbak April dan keluarga. Met menyambut ramadan.
Restoran Ajwad ini kelihatannya cocok banget buat kumpul keluarga karena tempatnya nyaman dan pilihan menunya beragam. Jadi makin penasaran sama cita rasa masakannya yang katanya autentik dan bikin nagih.
Ahai, saya suka lagunya Nadhif Basalamah ??? Tapi apa dia sodaraan sama Pak Ustaz pemilik Ajwad? BTW tempo hari saya baca acara kopdar kalian ini di blog Mbak Lala.
Kopdar yang terlaksana berkat keisengan Mas Fajar ini. Hahahaha… Alhamdulillah seru dan bisa menjalin silaturahmi.
Makanannya kayanya enak-enak ya. Ala timur tengah gitu ya? Suasana restonya juga nyaman, walaupun warnanya cukup mencolok hehehe…
Ah seru kebayangnya. Kapan ya di Bandung? ?
Seru bangeeeettt. Ya ampun baru tau kalo Ajwad juga ada di Kebayoran. Selama ini yang berseliweran di timeline tuh, si resto milik Pak Ustadz ini ya adanya di Condet.
Apik yaaaa konsepnya. Kursinya meuni warna-warni gitu. Tapi jadi cakep.
Nah yang kasur, beneran buat makan? Empuk dong. Lha kalo makanan nggak sengaja tumpah, gimana ceritanya ya? Waduduuuu … kan gawat.
Asik banget kalau mushola dipisah gini. Beda lantai pula. Tapi dari foto-fotonya, bukan cuma menunya yang bikin penasaran, tapi tempatnya juga nih.
Btw, aku kapan yaaaa bisa ikut meet up sama mentemen blogger. Saking weekday selalu nggak dapat ijin deh aku ini, Mba.
Horeeee, tayang juga artikel Ajwad Basalamah, hehe. Seru banget yaa ketemu temen-temen blogger tanpa ada SOW, wkwkwkwk. Pengen banget someday bisa kumpul-kumpul blogger lagi.
Btw, ngileerr banget masakan timur tengah tuh banyak varian yang bisa dicobain dan bikin kenyang, jadi nggak rugi pesan. Juga karena rasanya berempah jadi nggak terlalu asing atau bland di lidah gituuu, terutama kebanyakan bikin hangat di perut dan tasty di mulut.
Saya jadi semakin penasaran ingin mencoba nasi kebulinya yang autentik langsung di Restoran Ajwad. Terima kasih sudah berbagi pengalaman makan yang tampak sangat nyaman untuk keluarga ini.
Aku baru tahu lho mbak kalau Ustadz favoritku punya resto, haha
Maklum karena aku ikuti ceramahnya bukan kehidupannya
Pas tahu ini resto beliau, aku jadi nungguin foto foto teman blogger yang meet up di sana
Alhamdulillah ya kalau memamg worth it makanan dan suasananya
Ah cabang di Surabaya semoga segera buka deh ya
Seru banget bisa kopdar blogger seperti ini ya mbak
Next klo mbak april mudik, bikin yuk
Kopdar dengan blogger surabaya
Berawal tebak lagu berujung kopdar… aih seru banget ya grup blogger ini. Mbaaa aku pengen banget makan di Ajwad yang ini belum pernah. Vibesnya beda ya ternyata. Tapi rasa harusnya sih sama yaaa..