Pernahkah kamu berpapasan dengan seseorang dan seketika merasa ditarik masuk ke taman bunga, karena aroma parfum yang dikenakannya? Itulah yang saya alami, ketika beberapa waktu lalu mengambil rapor TPA anak-anak. Eits, bukan saya yang ketarik, melainkan wangi saya yang menarik ibu-ibu di sana, lho, #uhuks. Ada applause? Makasiiihh 😀 Padahal, tak ada yang berubah dari penampilan saya hari itu. Sama saja kok seperti sebelum-sebelumnya, kecuali satu hal, yakni hari itu saya memakai parfum Skin to Skin with Ussy Pratama. Menurut ibu-ibu lain, alamaaakk, wanginya berasa berada di antara bunga-bunga 😀 .
Makna parfum bagi seorang Ussy Pratama
Memang, kebanyakan, begitulah kesan pertama ketika mencium wangi parfum terbaru karya Ussy Pratama ini. Oh ya, buat yang belum tahu, sebagai informasi, sudah sejak lama Ussy Pratama menekuni bisnis parfum. Sebelum Skin to Skin ini, dia telah menghadirkan serangkaian produk parfum. Parfum-parfum tersebut antara lain In Bed (2021), In Love (2023), dan In Extase (2024).
BTW, saya nggak ngecap lho kalau Skin to Skin ini merupakan parfum kreasi Ussy Pratama, sebab selama ini aktris sekaligus pengusaha ini dikenal selalu terlibat langsung dalam setiap proses pembuatan parfumnya. Mulai dari proses kreatif, seperti pembuatan konsep dan karakter aromanya, hingga memastikan produknya diterima baik oleh penggemar parfumnya.

Ussy Pratama dengan parfum terbarunya.
Ussy Pratama memang serius sekali menggarap parfumnya ini. Rupanya, ibu lima anak ini telah terpesona dengan wangi parfum sejak masih duduk di bangku SMA.
Kala itu, ada satu momen kecil yang hingga sekarang membekas di memori Ussy Pratama. Ada seorang temannya yang memakai parfum. Menurutnya wangi parfum itu luar biasa dan membuatnya berpikir, “Suatu hari aku harus punya banyak parfum juga.”
Dari kekaguman itu, akhirnya Ussy Pratama jatuh cinta kepada parfum. Mulai dari mengkoleksi beraneka macam parfum, hingga, bertahun-tahun kemudian memutuskan untuk membuat parfum sendiri.
Parfum Skin to Skin with Ussy Pratama
Kembali ke parfum Skin to Skin. Kalau diliat-liat, produk parfum Ussy Pratama sebelumnya, selalu menggunakan kata “in” ya, namun berbeda dengan yang terbaru, Skin to Skin ini. Tentu saja, hal unik tersebut, membawa kita kepada dugaan bahwa terselip sebuah makna spesial yang ingin dihadirkan oleh Ussy Pratama dalam parfum terbarunya ini.
Daaan, benarlah. Ternyata, Ussy Pratama memilih kata “Skin to Skin” sebagai tanda koneksi atau hubungan antar personal, yang harapannya mampu membangun kedekatan yang intim. Ussy Pratama meracik Skin to Skin ini dengan pendekatan yang sangat personal. Membuat parfum ini terasa lembut, hangat, tetapi selalu membekas.

Parfum yang menciptakan koneksi intim.
Ussy Pratama menginginkan jejak halus dari aroma parfumnya yang tertinggal di kulit seseorang bisa meninggalkan kenangan untuk diri mereka sendiri dan orang lain. Walaupun, mungkin, momen orang-orang yang terkoneksi tersebut sudah berlalu.
“Parfum ini tentang koneksi yang intim — jejak halus yang tertinggal di kulit seseorang dan dalam ingatannya. Lewat Skin to Skin, aku ingin menangkap daya tarik yang tenang namun kuat, yang tetap terasa lama setelah momen itu berlalu.” — Ussy Pratama.
Menurut Ussy Pratama, pembuatan Skin to Skin ini merupakan beautiful journey. Dia mengerjakan segalanya sendiri, mulai dari mengirim ide, feeling, kasi notes apa saja yang diinginkan, hingga diskusi panjang dengan perfumer di Paris, Jerman, Madrid. Bahkan, sampai revisi berkali-kali, hingga akhirnya mendapatkan aroma seperti yang dinginkannya, yang diyakininya bakal disukai banyak orang juga.

Diracik oleh master perfumer Eropa.
FYI, Skin to Skin with Ussy Pratama ini diracik di Eropa bersama master perfumer, ya. Maka, tak heran kalau produk ini mencerminkan kemewahan dan seni yang tinggi. Tentu saja, hal yang tak boleh dilupakan adalah sentuhan pribadi dari Ussy Pratama yang tercermin di parfum ini.
Ussy Pratama menegaskan bahwa parfum ini harus tahan lama, harus elegan, dan harus meninggalkan kesan. Ussy Pratama menginginkan orang yang memakainya merasa confident dan diingat oleh mereka yang mencium wanginya.
Jadi, bagi Ussy Pratama, Skin to Skin ini lebih dari sekadar parfum, melainkan ekspresi puitis tentang sebuah hubungan di mana aromanya tak hanya melekat di kulit, tetapi juga di dalam ingatan.
Ah, siapa sih yang tak ingin diingat wanginya? Saya sih mau, ya, karena saat aroma seseorang terus teringat, itu adalah pertanda bahwa dia adalah sosok yang spesial banget bagi yang mengingatnya.
Aroma Skin to Skin with Ussy Pratama
Mengenai aroma atau wangi parfum Skin to Skin, rasanya nggak berlebihan kalau saya menyebutnya seolah-olah berada di taman bunga, sebab salah satu aroma yang paling menonjol adalah bunga melati (jasmine).
Namun, sebenarnya bukan hanya wangi jasmine yang menjadi daya tarik parfum Skin to Skin ini, melainkan juga ada aroma segar dari ylang-ylang, bergamot, dan orange blossom. Kesan awalnya tercium aroma manis dan ringan yang langsung menarik perhatian.

Memiliki wangi floral.
Namun, setelah agak lama, hadir aroma tuberose, jasmine, dan lily of the valley. Ini merupakan perpaduan bunga-bunga putih yang melambangkan feminin, sensual, serta elegan.
Tak ketinggalan, wangi patchouli, amber, dan cedarwood yang mampu melapisi kulit dengan kehangatan lembut dan wangi yang tahan lama. Menarik bukan?
Review jujur tentang parfum Skin to Skin with Ussy Pratama
Kalau menurut saya pribadi, karakter parfum Skin to Skin lebih ke sweet dan lembut. Lalu, parfum ini bukan tipe parfum yang akan langsung tercium wanginya dari jarak agak jauh gitu. Sesuai namanya, “Skin to Skin”, parfum ini baru akan tercium apabila sudah dekat dengan pemakainya.
Hal ini enggak terlalu mengganggu saya, sih. Justru, menurut saya ini adalah kelebihan parfum Skin to Skin ini.
Sebenarnya ini soal selera saja kali ya? Kebetulan saja, kalau saya menyukai aroma yang tidak terlalu menarik perhatian banyak orang, saat kita agak berjauhan dari mereka. Sebaliknya, buat orang-orang yang lebih suka aroma wangi langsung menyeruak, walau masih agak jauh jaraknya, mungkin kurang cocok dengan parfum ini.
Nah, kalau buat saya, parfum Skin to Skin ini tuh seolah memberikan saya kepercayaan diri tanpa “mengintimidasi” banyak orang dengan aroma tubuh saya 😀 . Wanginya membantu saya menciptakan kesan perempuan yang matang, elegan, tetapi tetap ramah.
Meski demikian, walau tergolong sweet, wangi Skin to Skin ini tuh termasuk berkualitas long lasting, kok. Saya sempat memakai parfum ini setelah mandi pagi, lalu aromanya bertahan sampai sore. Maka, apabila ada pertanyaan, “Parfum ini tahan berapa lama wanginya?” Saya bisa pastikan bisa nyampek lebih dari 8 jam. Namun, perlu diingat, ketahanan wangi parfum ini menurut saya juga tergantung kondisi kelembaban kulit dan juga aktivitas masing-masing, ya.
Wangi yang elegan nan mewah.
Mengenai harganya, parfum Skin to Skin with Ussy Pratama ini dibandrol seharga 1,5 juta Rupiah untuk satu kemasan cantik berukuran 100 ml. Mungkin bagi sebagian orang, harga ini tergolong agak pricey. Namun, buat penggemar parfum premium, Skin to Skin ini masih terhitung harga yang miring.
Pertimbangan penggemar parfum premium adalah karena Skin to Skin with Ussy Pratama ini diracik oleh master perfumer asal Eropa, dengan standar bahan Eropa yang kualitasnya diakui oleh internasional. Jangan lupa, harga rata-rata parfum buatan Eropa sudah di atas 3 jutaan semua, sedangkan Skin to Skin ini sekitar setengahnya saja.
Selain bahan baku berstandari internasional, menurut saya Skin to Skin with Ussy Pratama ini juga memiliki packaging yang eksklusif, dengan botol yang kokoh, dan ketahanan aroma yang long lasting. Maka, kalau boleh menyimpulkan, harga 1,5 juta ini masih termasuk worth it.
Nah, kalau menurut teman-teman bagaimana?
Adakah yang mau mencoba parfum Skin to Skin ini juga untuk menunjang penampilan sehari-hari? Apabila iya, teman-teman bisa mendapatkan parfum Skin to Skin with Ussy Pratama ini di:
- Shopee: Beautynow Official
- Tiktok Shop: @beautynowofficial

Cocok juga untuk dijadikan hadiah untuk orang spesial.
Bisa juga menjadikan Skin to Skin with Ussy Pratama ini sebagai kado spesial, mumpung suasananya masih Hari Ibu dan jelang Natal dan Tahun Baru.
Skin to Skin with Ussy Pratama ini saya rasa akan menjadi kado paling manis, deh. Sesuai dengan makna kreatornya, yang menginginkan parfum ini menjadi jembatan sebuah koneksi yang intim.
Semoga postingan parfum Skin to Skin with Ussy Pratama ini bermanfaat, ya 😀 .
April Hamsa


Keren banget. Kalau sampe paham notes/essence fragrance, mengenali, kemudian mengolah sembari berdiskusi dengan para perfumer dari berbagai negara, ini berarti SKIN TO SKIN “dilahirkan” dari tangan dan proses yang gak main-main. Apalagi jika jika konsepnya bukan untuk “menyamai” bahkan meniru jenama lain yang sudah atau sedang populer.
Jadi pengen ikutan nyium dan mencoba. Meski saya bukan penggemar konsep bebungaan, baca rincian di atas benar-benar bikin penasaran.
Nama parfumnya aja udah menggoda banget, Skin to Skin. Pastinya wanginya lembut tapi terkenang dalam ingatan. Aku juga suka euy wewangian. Biasanya aku beli sample aja dulu yg 2-5cc an gitu. Kalau cocok baru deh beli ukuran besar. Skin to Skin ada ga yaaa dijual ukuran sample? Penasaran cocok engga…
Soalnya aku biasanya sukanya wangi rempah atau fruity…
Eh beneran berarti kita samaan. Saya juga jarang pakai parfum. Jadi kalau mau coba beli yang mini banget kadang yang ukuran kecil juga bukan habis dipakai, tapi habis karena nguap kelamaan disimpan. Hehehe
Saya juga tim yang jarang pakai Parfum Teh. Hehehe.. Pakai parfumnya kalau ada acara penting doang sih lebih tepatnya. Terus menarik banget lho namanya brand parfum ussy, skin to skin artinya kok semwriwing kalau di denger. 🙂
Udah gitu tempatnya parfumnya cantik. Jadi keinget alm. kakak yang suka koleksi botol parfum di rumah. 🙂
wah wajib punya nih
Apalagi sebagai kolektor parfum, saya paling suka aroma sweet, gak nyegak
saking sukanya dengan parfum, saya gak bisa keluar rumah tanpa pakai parfum
Aku juga suka aromanya nih. Ngga terlalu manis tapi awet dan bikin terasa tenang.
Packaging-nya ini keren ya.
Ada kesan mewah, cantik dan minimalis. Rasa-rasanya kalau dapat hadiah ini jadi bahagia, begitupun ketika akan memberikannya kepada seseorang.
Ah keren deh Ussy Pratama dengan parfumnya ini, bikin penasaran dengan wanginya
Penasaran sama wangi parfumnya. Bikin awet seharian nggak ya
Dari tampilannya aja elegan dan mewah banget mbak. Apalagi wangi parfumnya beuh bikin perempuan mau repeat order lagi nih. Jujur nih buat kado pun serasa eksklusif banget.
Kalau aku membaca kesannya dari nama parfumnya. Skin to Skin. Emang kayak lebih intim gitu lho. Menyenangkan
Perempuan elegan, matang dan ramah, uhuy mau juga dong meninggalkan kesan seperti itu bagi yang pernah berinteraksi dengan saya, dengan di bantu skin to skin dengan wangi aneka macam bunga tentunya ya.
Aku kok merasa, keserusan Ussy menggarap dan menghadirkan parfum ini adalah “dendam” nya dari jaman SMA ya. Tapi dendam yang baik ini, memotivasi untuk berkarya
Berbekal dari pengalaman masa silam, jadi semangat untuk mengubah keadaan lebih baik, yaitu bikin jadi wangi. Motivasi seperti ini apik juga ya, karena arahnya jadi lebih bermanfaat
Bener, kak. Aku juga lumayan ngikutin Ussy sejak dia bikin parfum yang pertama.
Emang dendamnya tersalurkan untuk potensi yang baik.
waah wanginya udah kebayang wangi seger nih, dan pasti bawa kesan mendalam bagi yang nyiumnya.. tapi emang pricey juga yaa mbak untuk kaum mendang-mending ini, hehehe
Pas lihat harganya wow juga ya hehehe, penasaran wanginya pasti harum dan pasti awet. Semoga bisa kebeli parfum ini amin
Parfum dari ussy pratama belum tahu ini. Dari segi harga mayan juga 1.5 jt. Apalah aku yang kaum mendang mending, hehehhe
Selama ini ada brand favorit aku untuk parfum. Karena aromanya lembut..
Tapi kayaknya mau coba Skin to Skin ini deh, jadi penasaran 🤭
Kebayang sekali proses di balik pembuatan parfum itu, sampai bisa sampai di tangan pengguna. Akupun begitu, sampai sekarang masih dalam proses nyari wangi parfum yang cocok buatku sendiri. Terlebih, aku punya kondisi sendiri seperti pekerjaan di luar ruangan dan tubuh yang gampang banget berkeringat. Jadi, memang butuh waktu untuk nyari parfum yang ccok. Seperti inspirai Teh Ussy yang teringat dengan parfum temannya di bangku SLTA.
Parfum yang Brand Artis biasanya gak ada yang gagal sih yaaa. Mungkin karena untuk RND nya pun dia gak sembarangan, sehinggal produk akhirnya bisa melebihi ekspektasi. Dan valuenya pun okeee banget.
Nama parfumnya lumayan bikin penasaran mbak, Nganu, Skin to Skin, hehehe. ini kalo aku pake pas ambil rapot, kira-kira bakal pada salfok ke saya semua ga ya? hahahaha
Nah iya bener setuju banget sama mas Fajar nih. Selalu oke ya kalau produk parfum artis, apalagi Ussy keliatan banget doi pencinta parfum.
Dan aku pun mikir lha namanya kok hahhaa. Tapi ternyata emang filosofis sekali ya. Packagingnya juga cakep maksimal.
Harganya lumayan juga ya. Tapi rombongan pencari wewangian pasti ketagihan untuk balik lagi membeli dan memakainya
Terbayang bagaimana dia datang mengucapkan salam tapi gak ada yang menjawab dan cara pemulihan nya mudah bisa kita tiru
Kesannya mewah banget ya mba, cocok dipakai di depan suami. Aroma yang lembut dan kuat
termasuk parfum yang premium juga ya ini kalau di aku. Hehe. Tapi aku salut sih sama Ussy ini dia di setiap lini usahanya selalu benar-benar terjun langsung dalam proses kreatif dan pembuatan produknya
Skin to Skin parfum punya Ussy secantik ini ya, mulai dari kemasan hingga semuanyaaaa 🙂 Menarik banget, aku jadi penasaran sama keharumannya 😀 Oh, ternyata Ussy suka parfum sejak dia di bangku SMA ya. Sekarang tercapai sudah cita2nya punya brand parfum sendiri. DIbawa bepergian cocok nih, wanginya kalem kayaknya ya dan tahan lama juga.
1-1 nya parfum artis yg pernah aku beli, itu pas Olla Ramlan ngeluarin parfum duluuuu, dan ntah kenapa skr udh ga produksi. Naah yg Ussy ini aku belum cobain semua parfume dia.
Jadi tertarik pas tahu aroma bunga. Cuma memang utk harga segitu, aku pasti berharap SPL (Sillage, Projection, Longevity) nya tahan lama . Terutama sillage, jejak aroma yg tertinggal setelah pengguna nya lewat. Kalau masih tercium, nah aku suka. Tapi kalau baca review mba, ini jenis yg baru tercium dari jarak dekat yaaa..
Semoga ada vial parfume nya juga yg dijual yaa, jadi sebelum memutuskan beli full size, bisa tahu dulu cocok atau ga. Mengingat harganya juga lumayan ☺️
Ussy ini keren sekali ya Mbak. Banyak usaha yang dia lakoni. Selain bisnis kuliner, juga membuat parfum juga. Sebelum parfum Skin tp Skin ini saya tahu Ussy sudah mengeluarkan beberapa produk Parfum.
San Skin to Skin ini tampak menonjolkan pesona perempuan. Apalagi warnanya sangat khas Perempuan. Sesuai namanya, aroma harumnya akan lebih tercium setelah berdekatan ya Mbak.
Aku kok suka sama kemasannya ya Mbak. Pinky² seger trus elegancy nya tuh dapet banget. Mana ada aroma jasmine-nya lagi.
Aku sampe search harga e lho mbak saking kepo gara² kemasannya. Wkwkwk.. dan luar biasa memang seworth it itu sih. Di tambah lagi review positifnya jadi menguatkan brandnya. 😍😍
Lucu ya sampai bikin ibu-ibu di TPA penasaran. Jadi makin penasaran sama wangi Skin to Skin ini, apalagi ada sentuhan white floral seperti melati dan lily of the valley yang memang kesannya elegan banget. Meskipun harganya lumayan, tapi kalau kualitasnya setara parfum Eropa dan tahan 8 jam sih, sepertinya worth it untuk investasi rasa percaya diri
Saya baru tahu Ussy mengeluarkan produk parfum. Kemana aja saya?
Parfum terbaru skin to skin ini menarik ya, baik secara tampilan maupun aroma yang digambarkan oleh Mbak April. Wajar jika dibandrol dengan harga yang cukup tinggi bagi orang kebanyakan. Tapi parfum yang bener-bener parfum emang mahal sih ya. Kalau yang KW ya murah 😂
Parfum itu memang memberi kesan mendalam. Mirip sama musik. Saat mencium parfum yang sama, makan memori yang tersimpan dan telah berlalu bisa terpanggil kembali.
Saya juga baru tahu kalau ussy itu punya brand parfum mbak.. huehuehue..
Tapi kalau lihat parfumnya tuh relresentatifnya si Ussy sih menurutku. Which is doi itu cakep dan elegan, pas dengan design dan aroma parfumnya.. 🥰🥰🥰
Harga membawa rupa mungkin adalah kalimat yang pas untuk menggambarkan kualitas produk yang ditulis ini.
Waah, ini sih fix wanginya jaminan mutu. Pasti seger bangeet wanginyaa. Kemasan botolnya juga maniiis bangeet cantiiik. Saya tuh yaa kalau beli parfum terus botolnya bagus gitu suka dipajang aja hehe..gak dibuang.
Kalau wanginya tahan 8 jam dan kualitas parfumnya bagus, harga segitu sangat worth it. Apalagi kemasannya cantik dan elegan.
Ussy cakep bener yaa dan happy lihat dia pakai nama belakang suaminya.
Baru tahu doski bisnis parfum juga, sebelumnya hanya tahu doski bisnis nasi bejeg. Pinter nih marketingnya.
Aku membaca nama parfumnya aja langsung rasa-ku melayang. Karena makna dari skin to skin itu sangat intim. Sebuah kebutuhan manusia secara utuh. Dan seperti yang di tulis olehmu, sepakat sekali kalau ini lebih ‘personal’
Aku salah satu penggemar wewangian termasuk parfum, dan dari ulasanmu ini, jadi tertarik untuk mencobanya. Nanti cek aah wanginya kira-kira cocok ga. Karena kembali lagi soal parfum kembali pada aroma pribadi masing-masing. Semoga cocok.
harga nya worth it juga ya ,tapi memang ka ussy itu koleksi parfum sampai lebih dari 1000 botol , tekahkhir beliau bagi2 ini parfumnya , Kecintaan kita akan sesuatu ternyata di tngann ka ussy jadi karya dan menghasilkan , skin to skin bukan sekedar parfum tapi soal cinta dan dedikasi
Parfum yang tahan lama memang biasanya harganya ya pricey sih mbak. Beneran tahan 8 jam keharumannya? Awet juga. Aku tuh senang parfum yang baunya lembut dan baru bisa tercium jika jarak dekat. Entahlah saya kurang suka parfum yang harumnya sudah menguar kemana padahal jauh dari penggunanya
Wow Ussy punya parfum juga ya ternyata. Penasaran mau coba aromanya. Harganya pricey buatku (karena belum tau sewangi dan setahan lama apa).
Karena kalau dua itu approve, harusnya harga segitu masih worth to buy ya Mbaa..
Apalagi packagingnya cakeupp.. Luxury kesannya 😍
Mba, aku pas lihat packagingnya aja tertarik lho, cakep banget eye cathing. Skin to skin ini konsepnya lebih personal ya, suka deh pasti aroma nya istimewa. Salut banget sama mba Ussy, artis yang satu ini pinter bisnis dan beneran terlibat di setiap momen skin to skin di produksi ya. Keren sekali, aku jadi penasaran pengen cium langsung wangi nya. Dan bener emang cocok buat ngado, terutama ke orang yang suka pake parfum nih.
Bakalan jadi kado terindah tuh parfum girly yang wangi kyk taman surga penuh bunga ini. Lagi bayangin nih aroma bunga macem2 yg udh diracik susah payah di Eropa. Pasti prosesnya rumit dan ngasilin wangi yang unik. Jd saat dipake, pasti selalu keinget trs tuh wangi parfumnya.
Jadi penasaran pgn beli jg nih buat kado temen yang mau nikah. Smg mereka bs smkn intim dlm berkehidupan. Dan langgeng kyk Ussi dan Andika Pratama ini. Btw, mereka produktif jg yak sampe pny 5 anak. Hehe.
Percaya banget sama Ussy karena beliau memang pecinta parfum sekaligus kolektor.
Jadi beneran gak main-main buat menciptakan sebuah produk yang memiliki deep meaning.
Suka juga sama kemasannya yang “cewe” banget gitu yaa…
Terinspirasi dari kemasannya parfum black opium wai-es-el..
Huhu jadi penasaran deh sama wanginya
Sepertinya bakalan lama nempel di baju
Saya suka parfum seperti ini karena tidak mengganggu meski sedang berkeringat
Tak hanya buat kado untuk orang tersayang, buat diriku sendiri ini harus sepertinya
Dari awal tahu Ussy punya brand kosmetik aku belum pernah coba mbak hahaha. Tau-tau udah launching parfum aja deh. Dari packaging ini beneran elegan, warnanya cantik dan ada kesan mewah. Pas baca kalau aroma paling menonjol itu jasmine, aku tertarik coba nih skin to skin with ussy. Secara aku kan pecinta aroma “kunti core” hahaha!
Saya juga suka parfum yang tidak begitu nyengat. Gak bikin pusing. Unik ya parfum dari Ussy Sulistiawaty ini, bisa terasa wanginya kalau berdekatan. Tapi jarak jauh juga udah tercium wanginya. Parfum artis emang gak kaleng-kaleng ya…
Skin to skin terasa punya peran besar dalam membangun kedekatan emosional antara ibu dan bayi sejak awal. Dampaknya juga terlihat nyata pada kenyamanan bayi dan proses adaptasi setelah lahir. Gak heran sih kalau Andhika Pratama lengket banget sama si Ussy walau beda umur cukup jauh
sewangi itukah parfumnya, jadi pengen beli…., produk artis biasanya emang dipertimbangkan komposisinya, karena namanya dibawa kemana2 kalo sampai ga enak,,,taulah netizen indonesia
Pernah banget! Bahkan waktu itu kejadiannya di jalan berpapasan dengan orang gak dikenal. Tapi begitu papasan langsung nengok ke arahnya. Bukan karena wajahnya, bahkan saya gak ingat sama sekali. Tapi, yang saya ingat adalah wangi parfumnya. Beneran enak banget dan bikin saya makin yakin wangi parfum yang wnak tuh penting banget
Aku baru tahu kalau parfum Skin to Skin milik Ussy Pratama ini punya makna sedalam itu, ya. Filosofi hubungan intim yang meninggalkan jejak di memori benar-benar bikin penasaran sama aromanya. Apalagi diracik langsung oleh master perfumer Eropa, pasti kualitasnya nggak main-main. Kayaknya perpaduan jasmine dan amber-nya pas banget buat bikin kesan elegan tapi tetap lembut.
Sepertinya setiap tahun Ussy mengeluarkan produk parfum, ya. Semakin menunjukkan keseriusan Ussy berbisnis di dunia kecantikan, khususnya parfum. Mana parfumnya juga premium semua. Keren sih ini.
Kesukaanku banget parfum yang wanginya sweet dan lembut, tapi suka juga wangi fruity kalau masih lembut wanginya. Skin to skin ini botol dan kemasannya cantik dan mewah banget. Parfumnyapun diracik master perfumer Eropa. Worth it banget sih dengan harganya.
wangi floral pasti fresh banget c di badan
aku penasaran pengen nyoba perfume by ussy ini tapi packaging nya aku kurang sreg hehe
kalau melihat dari beberpaa review memang ini katanya enak banget sih harumnya, meskipun pricey. ya ada harga ada rupa lah, semua ada plus minusnya, tapi memang worth it kok parfum ini