“Aarghh, aduh, perih banget!” Saya hampir berteriak. Gimana, nggak, lagi asyik-asyiknya berlari, tiba-tiba angin membawa benda asing masuk ke dalam kelopak mata saya. Seketika kaki saya berhenti, karena saya merasakan sensasi perih yang tidak nyaman di mata. Lalu, saya reflek ingin menguceknya pakai tangan. Namun, sebelum menggesekkan punggung tangan ke mata, saya tiba-tiba ingat kalau di kantong celana olahraga saya ada INSTO DRY EYES.

Lari di outdoor berisiko kelilipan.
Saya pun langsung merogoh saku celana, mengeluarkan botol kecil berwarna biru, kemudian menepi ke pinggiran track. Setelah menemukan tempat duduk, saya meneteskan dua tetes cairan Insto Dry Eyes ke mata yang terasa perih. Tak lama kemudian, cairan itu bekerja membilas keluar benda asing yang ada di mata dengan lembut dan tanpa rasa perih.

Untung selalu membawa Insto Dry Eyes.
Fyuuhh, untung tadi saya tidak jadi mengucek mata pakai tangan. Hampir aja lupa, kalau sepanjang rute berlari tadi, saya banyak menyentuh benda-benda yang kemungkinan besar ada jutaan bakteri nempel di sana. Bisa-bisa kalau maen kucek gitu aja, mata saya tambah parah iritasinya.
Gejala Mata SePeLe Jangan Disepelein!
Saya begidik, teringat pengalaman mengalami iritasi mata yang cukup parah beberapa tahun lalu. Sampai-sampai saya harus dibawa ke rumah sakit mata. Mana waktu itu penyebabnya sama lagi. Kelilipan debu, doank.
Meski begitu, terpaksa ke rumah sakit mata gara-garanya nggak hanya mata yang sakit belekan parah, tapi sekujur badan juga ikut sakit.
“Kok iso? Masa hanya karena mata kelilipan, badan ikutan sakit?”
Jawabannya, “Yo iso, gaes!”
Jadi, menurut dokter spesialis mata kala itu, sebenarnya mata manusia itu bukan indra yang berdiri sendiri, melainkan terhubung dengan banyak jaringan saraf dan juga sistem kekebalan tubuh. Jadi, apabila mata kita terkena infeksi, maka sistem imun tubuh akan melepaskan zat kimia yang akan melawan infeksi tersebut secara sistemik (keseluruhan).

Kalau mata perih kemasukan debu sebaiknya jangan menguceknya.
Itulah sebabnya, walau yang sakit adalah mata, tetapi kalau iritasi atau infeksinya parah, kadang badan juga ikut pegel-pegel. Bahkan, ada yang merasakan nyeri hebat di sekujur badannya, lho, seperti kasus saya dulu.
Kalau dipikir-pikir lagi, dulu saya sampai sakit kek gitu, badan nyeri-nyeri, sampai susah bangun dari Kasur, karena menyepelekan iritasi mata. Nggak cuma menderita kesakitan, saya juga kehilangan waktu produktif karena “tidak bisa melihat” plus keluar uang tidak sedikit untuk biaya pengobatan mata ☹ .
Sejak itu saya lebih aware kalau Mata SePeLe Jangan Disepelein. Mata SePele di sini maksudnya Mata SEpet, PErih, LElah, ya, gaes. Nah, Gejala Mata SePeLe Jangan Disepelein supaya tidak mengalami iritasi berat sebagaimana yang pernah saya alami dulu.
Iritasi mata, tantangan pelari outdoor
Ngobrolin tentang Mata SePeLe, kondisi begini tuh memang risiko yang sering dihadapi oleh pelari outdoor.
Oh ya, buat teman-teman yang belum tahu, belakangan ini saya lagi seneng-senengnya menekuni olahraga lari. Sayangnya, rute lari outdoor di sekitar tempat tinggal saya (daerah Kabupaten Bogor yang mepet ke BSD City) sangat menantang.
Pasalnya lingkungan di sini tuh padat polusi. Mulai dari polusi asap dari truk-truk besar yang sering lewat hingga asap hitam dari pembakaran pabrik di sekitar pemukiman. Belum lagi, masih ada saja orang-orang tidak bertanggung jawab yang suka bakar-bakar sampah, hiks.
Kadang, kalau sedang lari pagi, sudah ada asap tebal menghiasi track lari saya. Orang-orang yang nggak paham mungkin seneng, karena mengira itu kabut pagi yang sejuk, padahal sebenarnya seringnya itu adalah asap dari polusi udara yang demikian parah.
Nah, berlari menembus “kabut palsu” ini tentu tantangan berat buat kesehatan, salah satunya kesehatan mata. Seperti kejadian saya omongin di atas tadi, pas lagi asyik-asyiknya berlari, eh, angin membawa, entah debu, entah kotoran, masuk ke mata saya. Akibatnya Mata SEpet, PErih, LElah banget, deh ☹ .

Lingkungan yang terkena polusi udara berisiko pada kesehatan mata.
Eh, BTW, walaupun lagi “nggak apes” kelilipan debu, polusi udara terutama dari asap-asap itu tuh juga berpotensi membuat mata kering, lho. Kalau tidak salah ada istilahnya, tuh, disebut sebagai sindrom mata kering.
Sindrom mata kering terjadi karena ada ketidakseimbangan pada sistem air mata. Jumlah air mata yang diproduksi biasanya sedikit, buruk, dan cepat menguap, sehingga mata menjadi gatal dan kering.
Penyebab sedikitnya jumlah air mata itu tak lain tak bukan ya sumbatan debu dan partikel/ kotoran dari polusi tadi. Walaupun ada kalanya juga disebabkan karena faktor usia dan hormonal. Namun, hal yang umum terjadi adalah pengaruh lingkungan eksternal yang buruk. Polusi udara dan asap pekat makin memperburuk kondisi itu.
Satu lagi yang biasanya membuat mata pelari outdoor mengalami iritasi, yakni paparan sinar ultraviolet (UV) dari matahari. Sinar UV ini bisa merusak jaringan permukaan mata dan stabilitas air mata. Maka, tak heran, kalau larinya siang-siang, ketika matahari sedang terik, pelari berisiko punya Mata SEpet, PErih, LElah (SePeLe).
Gejala mata kering yang muncul akibat aktivitas lari di outdoor tentu saja sebaiknya jangan dianggap sepele. Wajib banget segera diobati, supaya tidak menimbulkan iritasi mata yang lebih berat, sebagaimana yang pernah saya alami dahulu.
Menyadari kondisi lingkungan yang cukup buruk tersebut, maka ketika berlari di outdoor, saya melakukan hal-hal berikut untuk antisipasi:
-Memilih waktu lari yang tepat
Biasanya, saya memilih start lari pukul 05.00 atau 06.00 pagi. Selesainya maksimal jam 09.00. Kalau tidak pagi, saya memilih sore hari start jam 17.00 hingga waktu Maghrib. Saya menghindari berlari di outdoor di jam-jam antara 10.00 hingga 14.00 karena pada saat itu pancaran radiasi sinar UV dari matahari sedang tinggi-tingginya.
-Memakai perlengkapan pelindung
Apabila membutuhkan, saya melindungi mata ketika berlari dengan memakai kacamata dan running cap. Khusus, kacamata sangat dianjurkan menggunakan sport sunglasses dengan perlindungan anti sinar UV.
-Mengantongi Insto Dry Eyes
Tak ketinggalan, selalu mengantongi Insto Dry Eyes untuk berjaga-jaga supaya kalau kelilipan debu/ kotoran atau perih terkena asap bisa langsung mengatasinya. Kemasan botol Insto Dry Eyes ini Cuma berukuran 7,5 ml. Mungil, mudah dikantongi, tetapi botolnya solid, tidak gampang penyok maupun mudah pecah, sehingga tidak akan mengganggu aktivitas berlari.

Kemasan Insto Dry Eyes mudah dikantongi.
Mumpung gejala iritasinya masih ringan memang sebaiknya gercep Tetesin Insto Dry Eyes supaya Mata SEpet, PErih, LElah (SePeLe) dan Gejala Mata Kering bisa segera diredakan. Pokoknya #MataSePeLeJanganSepelein ya.
Mengapa meredakan iritasi pakai Insto Dry Eyes?
Iyes, sekali lagi, sebaiknya jangan mengucek mata, tapi atasi, salah satunya langsung Tetesin Insto Dry Eyes saja.
Tetesin Insto Dry Eyes.
#InstoDryEyes sudah terkenal selama bertahun-tahun sebagai obat tetes mata andalan keluarga Indonesia yang ampuh membuat mata menjadi #BebasMataKering. Insto Dry Eyes ini mengandung bahan aktif yang ampuh meredakan Mata SEpet, PErih, LElah (SePeLe) dan Gejala Mata Kering. Bahan-bahan tersebut antara lain:
-Hydroxypropyl Methylcellulose (HPMC / Hypromellose) 3,0 mg
Bahan aktif ini memiliki karakteristik mirip air mata alamai yang diproduksi oleh mata. Memiliki manfaat sebagai pelumas buatan yang mampu mengikat kelembaban, membuat permukaan cairan bertahan lama di mata, serta mampu mengurangi gesekan saat mata berkedip.

Insto Dry Eyes mengandung bahan aktif yang memberi efek pelumas seperti air mata untuk mengatasi mata kering.
-Benzalkonium Chloride 0,1 mg
Merupakan bahan tambahan yang memastikan cairan di dalam botol kemasan Insto Dry Eyes tetap steril dan terbebas dari pertumbuhan bakteri dan virus selama masa pemakaian.
-Larutan Isotonik Steril
Yakni larutan yang bisa menyesuaikan tingkat kepekatan cairan Insto Dry Eyes supaya mirip cairan alami mata manusia, sehingga tidak menimbulkan rasa menyengat/ perih saat diteteskan.
Dapat disimpulkan, bahwa pada dasarnya bahan aktif dari Insto Dry Eyes memiliki manfaat:
- Membilas atau membersihkan debu dan benda-benda asing lainnya yang masuk ke mata.
- Memberikan efek pelumas seperti air mata untuk mengatasi mata kering.
- Meringankan iritasi mata yang disebabkan oleh kekurangan produksi air mata.
Cara pakainya, jika memungkinkan cuci tangan, maka cuci tangan dahulu ya sebelum Tetesin Insto Dry Eyes. Kemudian, dongakkan kepala dan tarik kelopak mata yang perih menggunakan jari telunjuk. Lalu, Tetesin Insto Dry Eyes dengan cara memencet botolnya. Tetesi sebanyak satu hingga dua tetes. Tahan supaya ujung penetes botol tidak mengenai mata, kulit, maupun bulu mata supaya aman dari kontaminasi bakteri. Setelah ditetesi Insto Dry Eyes, kedip-kedipkan mata beberapa kali, dan hindari mengucek mata.

Insto Dry Eyes mudah dibeli di apotek maupun minimarket.
Dengan begitu, maka cairan Insto Dry Eyes akan membilas atau membersihkan mata dengan sempurna, sehingga Mata SEpet, PErih, LElah (SePeLe) dan Gejala Mata Kering pun lekas reda, deh.
Untuk informasi lebih lengkap mengenai Insto Dry Eyes teman-teman bisa follow media sosialnya di:
- Instagram Feed: @insto.id
- Facebook: Buka Mata Buka Insto
Jadi, teman-teman yang suka berlari di outdoor tetap harus waspada ya. Salah satunya dengan berupaya melindungi kesehatan mata kita, karena aktivitas lari bukan hanya soal kekuatan kaki dan nafas, tetapi juga kenyamanan pandangan mata kita sepanjang lintasan lari.
Semoga artikel ini bermanfaat ya. Sekali lagi, jangan lupa, Gejala Mata SePeLe Jangan Disepelein!
April Hamsa


Niat hati lari pagi buat nyegerin badan, apa daya kita bertemu dengan asap pabrik dan bakaran sampah tetangga, yang awalnya pengen sehat, eh malah bikin perih mata.
Memang kadang kita mengalami kalau realita tak sesuai dengan ekspektasi, tapi bukan berarti kita menyerah terus milih tak olahraga saja, ya. Olahraga tetep jalan, terus kita bisa bawa perintilan-perintilan kecil untuk preventif bila ada hal-hal di luar dugaan kita, seperti Insto yang bermanfaat buat nanganin mata perih kalau lagi jogging gini.
Iya bener. Yang keliatannya sepele, cuma perih atau kelilipan di mata doang, ternyata kalau sampai iritasi parah bisa berdampak ke kondisi tubuh juga. Ngeri sih, Pril. 😅 Jadi memang benar, selain kudu hati-hati saat berkegiatan di luar dan sebisa mungkin melindungi mata dari debu, polusi, dan sinar UV, kita juga perlu siap sedia tetes mata seperti Insto Dry Eyes ini ya.
Apalagi kalau aktivitasnya banyak dilakukan outdoor, ya. Mau lari, traveling, jalan-jalan, atau kegiatan lainnya, rasanya memang perlu punya “senjata” kecil buat berjaga-jaga.
Jakarta ini memang polusiny ampun deh yaaa…klo naik pesawat trus liat langit jakarta tu kayak menyedihkan sekali..langitnya ada sampai tertutup asap polusi yang lumayan pekat kadang bahkan aku berpikir ini polusi atau awan yaa saking tebalnya hehe…
Dan bener banget lari pagi sepertiny akan lebih aman dan tentu dengan harapan udara yang lebih segar dibandingkan siang dan sore hari serta jgn lupa bawa insto di tengah polusi uudara jakarta yang memprihatinkn ini ;(
Akhir akhir ini suka ga mood kalo nyalain laptop atau kelamaan liat layar HP, awalnya dikira karena efek ngantuk tapi belakangan diketahui bahwa ternyata mata kita yang lelah, meski tubuh dirasa masih fit tapi tetap saja jika mata lelah aktivitas kita jadi ga fokus.
memang seharusnya apalagi bagi kita yang tiap hari bekerja menggunakan laptop atau HP untuk selalu siap sedia Tetes mata, seperti insto supaya ketika mata kita terasa Sepet perih dan lelah bisa langsung tetesi mata kita supaya bisa kembali segar.
baru tahu kepanjangannya Sepet, Perih Lelah mbaa hahahaha… 😀
sekarang ini, aku selalunya bawa insto juga kemana2.. trutama traveling yaaaa… krn pernah ngalamin mata iristasi kena salju pas ada angin kencang… jangan tanya pedihnya, berair bangetttt. sialnya aku waktu itu blm kepikir bawa insto, jd mata lgs iritasi merah… sementara pas cari apotik itu juga susah negaranya.. nyeseeel ga bawa sendiri dari rumah..
makanya skr ga ada alasan utk ga bawa insto… ditambah pula mataku kan dah makin sensitif yaaa… kena debu, asap , mudah bgt keiritasi. kalau dibiarin malah makin gatal dan pedih, yg bawaan pgn digaruk ampe puas, padahal ujungnya malah makin merah 🙁 . dah paling bener dtetesin insto. pernah pake merk lain, tapi pediiih ;p
Untung bawa Insto Dry Eyes ya, Mbak. Jadi acara lari tidak terganggu. Soalnya masalah sekali ini. malah kadang ga sadar langsung mengucek mata yang malah membuat mata semakin iritasi. Saya juga kalau ke mana-mana bawa Insto yang jadi penolong pertama. Ukurannya kecil, simpel dibawa dan dimasukkan di mana saja. Kalau saya sukanya di saku kecil celana jins. Namanya debu dan angim bisa menerpa kita di mana-mana.
Bahkan saat lari di outdoor pingin sehat pun masih saja ada hambatan ya, Kak. Urusan mata memang penting banget. Secara indera penglihatan tuh. Bagi pelari di outdoor nggak boleh banget ada yang menghambat.
Makanya, aku setuju kalau gejala mata sepele emang nggak boleh kita sepelein. Bukannya apa. Kalau dibiarin atau disepelein, ntar gejala mata kering bisa semakin parah.
Tentu saja, kondisi mata sepele yang semakin memburuk bukan sesuatu yang baik buat kita yang demen lari di outdoor ya, Kak.
Sedia Insto Dry Eyes memang bisa banget jadi jalan pintas. Bisa meredakan gejala mata kering tuh.
Lari menuju kemenangan ini mah bukannya lari dari kenyataan. Beberapa tahun ini lari jadi viral lagi ya Mbak. Sampean hebat deh jadi runner idola dan …kudu sedia Insto Dry Eyes biar mata gak iritasi saat berlari.
Bener mbak keliatannya sepele tapi bisa jadi besar lo kalau salah penanganan.
Apalagi kelilipan itu kan ga tahu yang masuk apa kan, semisal dicek bisa jadi efeknya fatal karena bisa melukai retina.
Insto pertolongan pertama untuk mengatasi mata SePeLe
teringat trauma lama waktu kelilipan debu pas olahraga outdoor! Bener banget, reflek pengen mengucek mata itu emang susah ditahan, padahal kuman di tangan justru bikin makin bahaya. Untung kamu sigap langsung tetesin obat tetes mata yang pas.
Rute lari daerah Bogor emang lumayan menantang ya kalau sudah kena asap polusi. Edukasi soal singkatan SePeLe (SEpet, PErih, LElah) ini insightful banget. Mulai sekarang wajib banget bawa tetes mata mungil ini di kantong celana pas running.
Musim kemarau ini waktu libur sekolah kami selalu ke kebun buat babat alas. Asap pembakaran ilalang campur debu dan keringat ditambah panas sinar matahari bikin mata sepet dan merah juga
Kami juga bekal insto. Supaya saat mata terasa kering bisa segera melembabkan nya dengan obat tetes mata kemasan baru itu
Udah sebel ya mbak, niat hati lari pagi biar seger badannya termasuk matanya nih. Apalagi larinya di tempat yang teduh-teduh gitu. Lha malah mata kering. Tapi syukurnya ada Insto yang nyelametin.
Di tasku selalu ada kotak obat mini mbak di dalemnya ada beberapa perlengkapan P3K darurat, slah satunya ya insto ini. Mana mataku juga minus dan kalau pas musim kemarau yang debu gini sering banget kemasukan debu jadi nggak nyaman. Tapi untungnya ada Insto, jadi mata yang nggak nyaman bisa beres sekali tetes aja. 😀
Di Kalsel sekarang mulai ada kabut asap nih huhu. Beneran bahaya buat kondisi mata kalau kabutnya mulai menebal. Perlu banget nih Insto Dry eyes di rumah
Di luar ruangan banyak sesuatu memang yang bisa mengiritasi mata. Padahal kan lagi asik-asiknya olahraga, lah bisa aja itu kena gangguan mata juga.
Bisa diikutin ini caranya Kak April, dan menyimpan Insto Dry Eyes yang minimalis buat dibawa-bawa, praktis pula buat digunakan. Bebas deh sama yang namanya mata kering.
Bahaya banget ya kak kalo mata kita kemasukan debu atau benda asing lainnya. Udah mata bakal jadi perih, sepet dan memerah lagi. Makanya emg jgn pernah sepelein gangguan pada mata. Untungnya ada Insto Dry Eyes yang siap kapan aja memanjakan mata kita. Bebas deh mata sepet, perih dan lelah.
Suka nggak sadar kalau tangan refleks mau ngucek mata pas kelilipan, padahal kuman sama bakterinya itu yang bikin makin bahaya. Pengalaman Mbak April sampe harus ke rumah sakit mata jadi pelajaran banget sih buat kita semua biar #MataSePeLeJanganDisepelein. Pas banget ukurannya mungil 7,5 ml jadi gampang diselipin di saku pas lari.
Wah salut euy sama mbak April, masih rajin dan suka berlari pagi ria nih. Beda sama saya, yang meskipun udah lumayan sering bangun pagi, tapi lari paginya masih senen kemis. Heuheuheu
Pengennya sih, bulan-bulan ini udah mulai rajin lari pagi lagi biar makin gaspol nih fisik dan juga staminanya.
Kalo urusan mata, saya pun dari dulu selalu percaya sama insto mbak. Secara, dia kan udah merek legendaris ya. Turun temurun, dari dulu kalo ada masalah mata, kering, dan lain-lain.. udah paling cakep mah ditetesin insto segera. Selalu ada di kotak p3k saya, hihihih
Sepakat banget sih mbak. Kalau gejala mata SEPELE itu nggak boleh di sepelein. Apalagi buat pelari atau yang hobi olahraga di outdoor. Resiko kelilipan debu, kotoran, polusi, gede banget kan.
Nah, baiknya pake kacamata atau pelindung mata yang aman dan nyaman. Meski nggak bisa setiap saat dikenakan juga ya.
Bersyukur banget ada Insto Dry Eyes nih. Si mungil yang khasiatnya jempolan. Bisa diandalkan dan disimpan di saku celana pun muat.
Kalau kena gejala mata kering nggak usah ragu atasi sama Insto Dry Eyes. Packaging nya cakep banget deh.
Mata kemasukan debu tuh kliatan sepele tapi ngaruhnya g cuma k krsehatan mata doang y mb? Sampe mood juga ngaruh banget..
sehat-sehat mb april😊
Kalau di perkotaan begini ya mbak tantangannya yautu susah menemukan ruang terbuka yang bersih,fresh dan segar jauh dari polusi. Apalagi sekarang kan udah lama banget nggak ada hujaan jadinya banyak debuu banget.
Saya baru paham abis baca artikel mba April nih kalau salah satu penyebab mata kering dan volume air mata berkurang itu salah satu penyebabnya adalah sumbatan debu…
Pantesan sy sering juga tuh mata kering niiih karena tiap hari menyusuri jalanan pake motor kali yaa jadi banyak debu.
Emang udah bener banget ini sih resepnya harus membawa insto kemana pun biar aman terkendali. Mata jadi gak kering lagi.
Sepakat mata sepele memang tidak boleh kita sepelekan karena kalau telat penanganan bisa fatal. Bukan hanya mata yang merah dan pedih tapi badan ikut meriang. Sepertinya kita memang harus selalu siap insto mengingat cuaca akhir-akhir ini panas dan berdebu, jangankan untuk olahraga outdoor kita jemur pakaian atau bersih-bersih halaman saja tiba-tiba wush angin menerbangkan butiran debu. Otomatis mata langsung pedih karena debu masuk mata. Kita memang harus mulai aware dengan hal-hal yang dianggap kecil namun dampaknya bisa fatal
Jadi inget anak sulungku mbak. Dia juga pernah infeksi mata parah gara-gara kelilipan pas jalan-jalan keluar sama papanya. Mungkin dikucek-kucek gitu ya. Nah itu sampai bengkak. Terus belekan berhari-hari.
Aku baru tahu kalau bisa pakai insto dry eyes gini kalau kelilipan. Nggak pernah kepikiran lho…
Selalu merasa kalau ada orang yang komit sama sebuah aktivitas itu KEREEENN…
terutama olahraga yaa..
Aku kayaakk “anget anget tai ayam”
Huhuhu.. awalan hobi banget yaa.. apalagi part ngumpulin outfit dan printilannya.
Tapi pas olahraganya, bertahan seminggu full aja uda uyuhan…
Jadi memang selain masalah fisik, masalah kesehatan mata juga jangan disepelein yaah..
Kudu berniat kuat dan selalu bawa Insto Dry Eyes kemasan biru yang cocok untuk mata kering.
wahh iya nih, obat tetes mata macem insto dry eyes ini emang penting banget buat mereka-mereka yang aktivitasnya banyak di outdoor. wajib ada di kantong! 😁