Another postingan makannya kapan, diceritainnya kapan, wkwk. Eh, tapi, ini nggak lawas-lawas amat, sih, hitungannya, karena makan steak di Go! Steak ini di tanggal tua bulan kemarin 😛 . Oh ya, selanjutnya kita sebut “Go Steak” aja kali ya, biar browser friendly 😛 . Yeah, inilah pengalaman kami makan steak di Go Steak yang ada di Sentraland, Parung Panjang, Kabupaten Bogor.

Go Steak di Sentraland, Parung Panjang.
BTW, FYI, Sentraland tuh kalau di Parung Panjang terkenal sebagai pusatnya kulineran. Sebenarnya, ini tuh perumahan dengan banyak cluster gitu, tetapi jalan boulevard-nya lumayan gedhe. Di sana banyak ruko, sehingga ramai resto, cafe, pedagang kuliner dan macem-macemlah di sana, tuh.
Nah, hari itu, siang menjelang sore, saya dan suami motoran ke Sentraland. Pacaran, ceritanya, *uhuks. Melipirlah kami ke Sentraland. Sambil jalan keinget anak saya Dema bercerita kalau beberapa waktu lalu temannya makan sama keluarganya di Go Steak. Jadi kepengen nyobain kaaaann.
Go Steak di mana-mana?
Sebenarnya, kami udah lama tahu ada resto Go Steak ini. Dahulu lokasinya bukan di tempat yang sekarang, melainkan ada di deretan ruko-ruko yang ada di seberangnya. Kemungkinan mereka pindah lokasi aja. Ruko yang ditempati sekarang pun bangunannya lebih baru.
Dulu, saya mengira kalau Go Steak ini hanya satu saja, di Parung Panjang ini aja. Eh, ternyata Go Steak ini denger-denger nggak cuma ada di Parung Panjang, tetapi juga ada di beberapa tempat lain seperti Poris, Tigaraksa, Citra Raya Tangerang, juga ada di Kemang serta Cibubur.

Area lantai bawah.
Entah ini waralaba atau cabang resto, saya kurang paham ya. Mayan banyak keknya, kalau di tempat teman-teman ada nggak?
Restoran ini katanya terkenal menyediakan steak dengan harga ramah kantong tetapi dengan cita rasa yang enak. Jadi, kalau pas tanggal tua ngidam steak keknya cucok melipir ke Go Steak ini, hehe.
Singkat cerita, suami pun mengarahkan motornya ke Go Steak. Waktu kami sampai di parkiran, ternyata depan resto banyak kendaraan terparkir. Namun, ketika masuk, sepertinya di lantai bawah hanya ada dua orang pelanggan yang menempati satu meja.

Suami menikmati chicken steak-nya.
Entah, kendaraan tadi pemiliknya sedang mengantre donat susu yang kebetulan berjualan di depan resto persis atau di lantai atas, kurang tahu, deh. Iyes, resto ini ada dua lantai gitu.
Didominasi dengan warna hijau yang sepertinya mengarah ke green army, resto Go Steak ini seperti memanjang ke belakang gitu. Kanan kiri mepet temboknya ada meja dan kursi buat dine in. Di salah satu sisi ada cermin besar yang sepertinya memang disediakan buat mirror selfie. Sementara kalau di lantai atas denger-denger konsepnya lesehan. Karena lantai bawah nggak penuh orang juga, saya dan suami memutuskan makan di sana saja.
Saya memesan beef steak.
Secara umum, menurut saya restoran ini cukup resik. AC-nya juga adem. Mungkin, karena lantai bawah tempat kami makan lumayan lowong. Selain dua pelanggan yang saya certain tadi, tak lama setelah kami duduk, kalau nggak salah ada pelanggan lagi masuk. Sepertinya bawa anak kecil juga.
Lalu, di restoran ini juga disediakan mushola. Cuma saya tidak sempat mengintip kayak apa musholanya, hanya melihat sign “mushola” saja.
Bisa makan apa saja di Go Steak?
Cara memesan makanan di Go Steak ini adalah order dulu di meja kasir yang ada di samping mirror selfie tadi. Menu makanannya bisa kita lihat di screen yang ada di sana.
Menu steak yang tersedia di Go Steak ini antara lain beef, chicken, dan fish. Tersedia pilihan original atau crispy. Steak ini disajikan dengan beberapa pilihan saus, antara lain:
- Blackpaper sauce (saus lada hitam)
- Mushroom sauce (saus jamur)
- Brown Sauce (saus BBQ)
- Cheese sauce (saus keju).
Lalu, ternyata selain steak, mereka juga menyediakan makanan lain seperti rice bowl dengan protein chicken, nasi goreng, mie goreng, pasta, kentang goreng dan sosis, dll. Untuk minumannya saya agak lupa-lupa ingat ya, sepertinya ada pilihan es cokelat, es teh, air mineral, lupa hehe. Soalnya, saya dan suami cuma memesan es teh tawar aja, karena memang sedang mengurangi minuman manis.
Makanan dan minuman Go Steak yang kami coba
Eh, udah kespill ya, kalau kami memesan minuman es teh tawar, hehe.

Es teh tawar dengan banyak es batu.
Es teh tawar ini disajikan di dalam gelas beling bening yang ukurannya lumayan besar dengan es batu yang banyak. Lumayan banget buat menghilangkan dahaga, karena saat itu Parung Panjang memang sedang terik banget mataharinya. Itu pun sampai saya selesai makan, es batunya masih banyak sekali, sampai saya kremusin wkwk 😛 .
Untuk makanannya, saya memesan original beef steak dengan blackpaper sauce, sedangkan suami memesan crispy chicken steak dengan mushroom sauce. Kedua makanan yang kami pesan disajikan di wadah hot plate dengan tatakan kayu. Sausnya disajikan terpisah di mangkuk kecil.

Original beef steak dengan blackpaper sauce.
BTW, ternyata walau beef steak yang saya pesan lebih mahal dari chicken steak suami, ternyata harga sausnya lebih mahal punya suami 😀 . Dua kali lipat pula harganya hehe. Kalau blackpaper sauce harganya cuma Rp8.000,-, sedangkan mushroom sauce-nya Rp.17.000,- 😀 .
Penasaran bagaimana rasanya?
Owkey, saya kasi review-nya menurut lidah saya yaaa. Namun, sebelumnya saya mau apresiasi dahulu buat penampilan steak-nya.
Ketika disajikan di meja, walau sayangnya nggak diinfokan dagingnya beratnya berapa “kg” eh “gram” tetapi tampilannya cukup cakep, sih. Buat beef-nya ukurannya sepertinya setebal tangan orang dewasa (minus jari-jarinya). Kecil aja, sih. Ya iyalah namanya juga steak ramah kantong wkwkw, tahu gitu pesan double steak 😀 😛 .
Tapi, tenang, beef steak ini disajikan dengan french fries, kok, plus mix vegetables yang yaaa, mayan lha porsinya. Sayurannya terdiri dari potongan wortel, jagung, dan kacang polong.

Sepertinya ini 100-150 gram kali yee?
Rasa kentang gorengnya asin dan gurih. Gorengannya menurut saya pas, tidak terlalu matang yang sampai kriuk kalau dimakan. Jadi, masih ada lembut-lembutnya, gitu, deh.
Kemudian, sayurannya tuh direbus ya. Lumayan segar sayurannya dan karena tidak dibumbui bisa menjadi penetral rasa daging yang saya makan.
Untuk beef steak-nya cukup empuk, mudah dipotong, lalu bumbunya yang gurih juga cukup meresap baik ke dagingnya. Memang dagingnya tidak terlalu lembut, masih terasa serat kasarnya, tetapi kan jangan kegedhean ekspektasinya kalau makan steak daging ekonomis ini? Hehehe 😀 .
Tak ketinggalan blackpaper sauce-nya. Menurut saya lumayan kok terasa lada hitamnya walau tidak pedas-pedas banget. Cocok sekali cita rasanya dengan dagingnya. Intinya, saat makan saya merasa tidak keliru memilih saus lah, hehe.

Blackpaper sauce-nya menurut saya kurang pedas.
Lanjut, saya juga mencicipi crispy chicken steak dengan mushroom sauce pesanan suami. Menurut saya daging bagian dada ayamnya yang berbalut tepung penampilannya lumayan cakep. Mungkin karena ada baluran tepung sehingga porsinya terlihat lebih besar dari beef steak saya hahaha. Steak ayam crispy ini juga disajikan dengan kentang goreng dan sayuran seperti punya saya tadi.

Crispy chicken steak dengan mushroom sauce.
Crispy chicken steak ini tekstur luarnya garing dan renyah, tetapi dagingnya tetap empuk, sekalipun sudah disiram sausnya. Memiliki rasa gurih asin yang pas.

Tekstur ayamnya crispy.
Kemudian mushroom sauce-nya konsistensinya cukup kental, ada sedikit potongan jamur, rasanya cenderung gurih dari kaldu dan krim/ susu. Ada sedikit sentuhan rasa manisnya, sehingga menyeimbangkan rasa ayam crispy yang asin.

Saus jamur yang creamy dan gurih.
Secara umum, saya puas makan di Go Steak yang ada di Sentraland, Parung Panjang ini. Tempatnya resik, makanannya enak, dan harganya cukup ramah kantong. Untuk dua steak dan dua minuman es teh tadi, kami membayar total Rp139.000,- yang sudah termasuk pajak.
Lumayan kaaaann makan steak di tanggal tua di Go Steak ini? Hehe 😀
April Hamsa


Jadiii tips menjaga kemesraan pada pasangan adalah sering kencan berdua kayak gini ya Mbak? 🙂
Daku malah fokus ke kentang gorengnya (keliatan enak). Bisa pesan terpisah kah french friesnya?
Kalau saus mushroom lebih mihil dan wajar yaa kan karena ada potongan jamurnya.
Hehe iya mbak, aku pikir harga persausan tu samaaa 😀
Ho oh, sesekali keluar berdua ajaaa 😀
Foto2 menunya menggiurkan sekali kak. Aku jadi nelen air liur mulu nih karena ikut laper.
Ga masalah mahalan dikit sausnya tapi yang penting enak rasanya. Hehe. Saus mushroom ini emg nikmat bgt sih. Pas bgt utk cocolan steak/dicelupin gitu. Apalagi ada pilihan beef, chicken atau fish. Komplit nih.
Boleh juga nih kapan-kapan kalo mau cobain steak murah ditanggal tua, bisa mampir kesini.
Sebenernya deket rumah saya tuh pernah ada Cabang GoSteak, cuma gatau kenapa ya.. Sepiiii banget. lagian buka rukonya di depan perumahan dosen ikip, yg jelas-jelas banjir. Sekarang tutup deh 🙁
Kemaren sempet lewat pas pulang dari Jakarta Timur, adaaa ya ternyata cabangnya. Liat sajiannya, mirip-mirip resto steak pada umumnya lah ya.
So far kalo steak, saya seringnya makan di Moen-Moen 😀
Eh aku pernah makan di Moen2 juga mas, tapi menurutku yaa masih enakan di Go Steak buat yang crispy2annya. Tapi lagi2 selera sih yaa hehe.
Lumayan banget itu mbaa…139rb sudah dpt 2 steak sama minuman juga..
Penyajian steak nya jg cukup menarik meski beef steak nya ukuran nya kecil secara yaa harga daging brp hehehe…tapi sayurannya melimpah sie ini..kalo yg chicken steak lumayn tebel ya mbaa mungkin krn ada tepungnya juga ya jd keliatan lebih besar
Tapi menurutku lumayan sie ini mbaa..jajan steak di tanggal tua bisa jadi.pilihan ????
Iya mbak, lumayan nih sayurannya cukup seger dan bikin kenyang 😀
MasyaAllah, ikut senang lihat Mbak April dan suami jalan-jalan berdua. Memang kadang kita perlu waktu bersama pasangan tanpa anak-anak untuk terus menguatkan rasa cinta.. hehe.
Makan di Go Steak bisa jadi alternatif banget, ya. Walau di akhir bulan alhamdulillah masih terjangkau, harganya tak terlalu bikin kantong menjerit. Lihat dari plating-nya juga sepertinya enak, apalagi lihat sausnya, looked yummy.
Iya maasss. Alhamdulillah ya akhir bulan masih bisa makan daging haha 😀
Kok bisa ya harga sauce-nya beda 2x lipat. Mgkn harga mushroom lbh mahal dibandingkan blackpaper kali yak. Hehe.
Tp dgn harga segitu, worthed bgt sih mbak dpt steak premium. Mana lokasinya strategis. Saus jg bs pilih sesuai selera.
Asyik bgt tuh bs cari steak premium, enak dan ramah kantong di Go Steak. Ntar coba ahh ke cabang terdekat.
Kalo Parung Panjang ini jd inget pernah mau beli KPR di situ eh gagal krn di sana dulu banjirnya selutut. Smg banjirnya udh teratasi ya kak. Jd bs ke SSentraland dgn gampang.
MasyaAllah watabarokallah, ikut senang lihat Mbak April dan suami jalan-jalan berdua. Memang kadang kita perlu waktu bersama pasangan tanpa anak-anak untuk terus menguatkan rasa cinta.. hehe.
Makan di Go Steak bisa jadi alternatif banget, ya. Walau di akhir bulan alhamdulillah masih terjangkau, harganya tak terlalu bikin kantong menjerit. Lihat dari plating-nya juga sepertinya enak, apalagi lihat sausnya, looked yummy.
Hehehe iya ya Mas
Aku aja surprises sama harganya
Lumayan bisa berdua
Kalau di sini masih satu orang saja
jadi Parung Panjang itu pusat kuliner juga ya Mbak. soalnya ga pernah ke sana. hanya sering numpang lewat stasiun Parung Panjang hehehe.
tapi dari foto-foto steaknya memang sangat menggoda selera, Mbak. Terus dari segi harga 139 ribu untuk berdua termasuk pas di hati dan kantong.coba saya cari di Depok. penasaran pengin coba hehehe.
Nah kalau Pak bambang ke Parung Panjang bisa ke perumahan Sentraland, banyak ruko2 jualan makanan pak. Deket kok sama stasiun.
ampun dah. berdua makan steak cuma 139rebuan. Padahal, steak ‘kan termasuk makanan mewah ya. Sudah pasti mahal. Tapi, yang ini ekonomis parah. Benar-benar alternatif makan steak kalau lagi kantong pas-pasan dah, Kak. Sayang banget nggak ada yang kayak gini di sekitar rumahku.
Iya mbak ini steak ekonomis itungannya hehe 😀
Nah bener Mbak Yun, bisa jadi andelan sih ini, karena dapat menikmati steak dengan harga yang ramah di hape (eh karena sekarang buat pembayaran lebih banyak pakai hape entah itu e-wallet maupun m-banking wkwkwk).
Yang deket sama lokasi bisa bolak balik dah tuh
Halo Mba salam kenal !
Baru tau nih ada steak semurah itu ya di Parung Panjang hha
Cabangnya udah banyak kyknya mbak hehe. Salam kenal kembali.
Aih bener terjangkau ya harganya gak sampai seratus ribuan perorang udah bisa menikmati steak lengkap plus minumnya juga
Pas baca tanggal tua aja uda langsung melotot deh saya. Langsung cling, ini ide yg dicari kaum penerima nafkah suami haha…
Bis makan enak tapi harga terjangkau itu berkah sekali
Iya ya, Teh. Padahal kan steak tuh kategori makanan mewah banget. Yang harganya pasti mihil kalau menurut kantong atau dompetku. Tapi, yang ini steaknya murce bener ya, Teh. Jadi pingin nyobain steak di Parung Panjang dah akutu.
Yaampun Mbaa, baru banget semalam saya ngomong ke paksu pengen makan steak tapi yang hemat (lagi bokek padahal belum tanggal tua). Eh, hari ini baca artikel Mbak yang lagi makan steak. Wkwk. Apakah pertanda harus cuss ke GoSteak juga? Haha.
Jujurly saya suka tuh jenis steak yang ditepungin gitu, kayak nostalgia aja jaman kuliah suka makan di kedai steak harga mahasiswa yang mana steaknya ditepungin gitu. Biarpun nggak nolak juga sih kalo disodorin wagyu. Wkwk..
Masya Allah bisa we time berdua sambil menikmati go steak, seru ya. Bisa dicopas ini idenya, tapi nanti anak-anak demo apa tidak kalau abi umminya ngedate tanpa mereka he..he…
Aku juga jarang banget mbak makan berdua aja sama suami soalnya kasihan kalau anak-anak ditinggal. Tapi kayaknya kalau anak-anak sudah besar bisa juga ngedate berdua aja sama suami anak-anak belikan oleh-oelh aja hehe
Wah lumayan juga ini lokasi jelajah kulinernya Kak April, tapi menarik sih karena menu ya steak dan kawan-kawan yang menggugah jiwa.
Ada yng kriuk, gurih, dan asin, sepertinya buat makan siang mantul sih. Kalau buat makan malam, daku mengurangi terhadap hal-hal asin hehe
Asyik nih kencan berdua sama suami. Sudah lama aku nggak begitu hehehe…
Steaknya tampak menggoda sekali mbak. Kentangnya juga terlihat enak. Btw harga dua saus itu bisa lumayan selisihnya. Kupikir sudah sepaket, ternyata sausnya bayar terpisah ya?
Aku tergoda yang steak ayam krispinya. Tepungnya kaya kriuk banget. Gede jugaaaa… Pasti puas makan seporsi juga. Soalnya kadang di merk sebelah aku suka pesan yang dobel karena satu rasanya kurang. Tapi kalau ini kayanya pas aja porsinya.
Suka banget sama cocolan saus jamur. Selain creamy, beberapa cocolan saus jamur tuh ada gurih pedas juga. Jadi kadang di rumah suka bikin buat cocolannya kentang gorengg.. hehehe…
Aku baru denger ada resto Go Steak, ini kayaknya cuma ada di parung panjang ya mbak? Kucek di lokasiku masih belum available juga.
Duhh, jadi pengen nyetik lah kalau gini.. ????
Happy banget makan hemat apalagi menunya steak yaah..
Aku suka banget sama daging…
Tapi yang cakepp dari Go Steak itu varian menunya yaah… buat yang lagi ga mood makan steak, bisa pesen rice bowl tuuh..
Btw, aku uda gak di fase bisa ngremus es niih..
Sediih yaah.. huhuhu..
Ciee kencan nih
Asik ya kalau makan di Go Steak
Meski tanggal tua, tetapp bisa menikmati lezatnya steak karena harganya terjangkau ya
Lumayan dong murahnya soalnya pernah sendirian makan steak itu sudah 123K sendiri belum sama minum dan tambahan saus mushroom-nya haha
Tapi ini bisa deh kapan kapan siapa tahu banyak cabang di Surabaya
sepertinya ini cocoknya kalau di awal bulan kalau makan steaknya, he he lumayan menguras dompet. he he. tapi kalau persediannya bagus cukup rekomended tanpa menunggu awal dan akhir bulan sish. apalagi jika di hari libur bersama keluarga pasti lebih seru kayaknya
aku penasaran pengen makan disini, mushroom saucenya keliatan enak 😀
Duhhhh…. terbayang nikmatnya aroma steak yang disiram dengan saus nikmat yang bikin liur mengembang kak April
Pilihan yang cerdas banget nih, pas tanggal tua tapi tetep bisa nge-steak premium tanpa bikin dompet nangis. Total Rp139.000 buat berdua sih beneran ramah kantong, apalagi tempatnya resik dan nyaman. Tampilan beef dan crispy chicken-nya menggoda banget, plus porsi es teh segede gaban itu penyelamat banget pas cuaca lagi terik-teriknya.
Wah murah yaa harga steak di go steak ini. Jujur aku sendiri jarang makan steak yang mahal itu seringnya ya steak modelan begini yang murah meriah. Hihi.
Benrean yaaa versi hemat tapii,,,,kalau rasanya approve sih yaa mantap mbak April. Ternyata Parung Panjang tuh rame juga yaa mbak,,,meski di daerah yang bukan pusat kota. Makan steak sih dijamin kenyaaang, soalnya banyak pelengkapnya. Jadi enak deh.
Jadi ingat, sudah lama tak kencan berdua hihi pengen cobain kafe baru yang tak jauh dari rumah nggak sempat terus.. steaknya kelihatan enak ya mana sayuran dan kentang gorengnya kelihatan seger..
Koyok Kampoemg Steak ya.
Harga bersahabat.
enak nih ramah di dompet kaum mendang mending
keknya klo.lagi ke Jakarta, aku mau ajak adek iparku nyeteakk ahhh.
apalagi ada di Kemang juga ya…
kawasan elit ada resto steak harga segitu sih ajaiiib beuds …
moga ada rezeki bisa coba jugaaaa
Restorannya juga ada di Bandung loh kak. Cuman Terus terang saya juga belum pernah mampir.Entah kenapa. karena lebih ke nggak tahu aja sih tapi setelah baca ini. Ternyata menarik juga kalau rasanya cukup oke ya untuk harga steak yang cukup terjangkau Kapan kamu mau coba deh steak crispy ayamnya
ini mengingatkan ku dengan steak and shake mba :D… sejujurnya aku ga terlalu suka makan steak yg pakai hotplate, krn bisa mengubah level kematangan dari medium rare ke welldone.. sementara aku selalu makan steak medium rare. tapiiiiii kalau steak ekonomis, memang ga mungkin pesan medium rare, jadi sesekali aku oke aja utk pesan yg hotplate.. cuma seringnya kalau pake hotplate gini lebih enak yg chicken 😀 ..
jadi bisa tetep panas, dan lagi ayam kan wajib welldone yaaa.
aku belum lihat yg di jkt, kebetulan cabang jkt nya juga agak jauh sih dr rumahku.. ntr deh kalau lagi main ke selatan. untuk harga memang sesuai bangetttt buat tgl tua tp masih mau makan dedagingan ;D
Beef steak blackpepper sepertinya cocok tuh ditambah es teh tawar yang menyegarkan.
Makan steak spertinya bakal jadi pengalaman baru buat saya, soalnya disini mah ga ada yang jual ginian, hahahaha
dan ga pernah juga makan daging pake lkentang, biasanya pake nasi aja…. ;p
dah beberapa hari ini, aku “sakaw steak” ????????
lihat postingan ini jadi mupeng lagiiii
sirloin steak diguyur mushroom sauce looks sooo yummy…moga kapan2 bisa nyeteak ahhh
mupeng maksimal